Kesehatan

8 Oktober 2021

Kenali 8 Gangguan Sistem Pencernaan dan Gejalanya

Gejalanya sering kali sama, namun butuh penanganan berbeda
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Gangguan sistem pencernaan pada manusia ada banyak jenisnya dan bisa terjadi pada siapa saja.

Melansir WebMD, kondisi gangguan sistem pencernaan dapat disebabkan bakteri dalam makanan, infeksi, stres, obat-obatan tertentu.

Bisa juga merupakan gejala kondisi medis kronis seperti kolitis, penyakit Crohn, dan irritable bowel syndrome (IBS).

Mengetahui berbagai gangguan sistem pencernaan yang umum terjadi, bisa membantu Moms untuk mengidentifikasi kondisi yang dialami dengan lebih mudah.

Berikut ini adalah beberapa jenis gangguan sistem pencernaan beserta gejalanya yang sudah dirangkum oleh Orami. Yuk disimak, Moms!

Baca Juga: Diare pada Anak, Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Berbagai Gangguan Sistem Pencernaan

Dalam pencernaan, makanan dan minuman dipecah menjadi bagian-bagian kecil yang dapat diserap tubuh dan digunakan sebagai energi dan bahan pembangun sel.

Saluran pencernaan terdiri dari kerongkongan (tabung makanan), lambung, usus besar dan kecil, hati, pankreas, dan kantong empedu.

Oleh karea itu, gangguan sistem peencernaan adalah masalah kesehatan yang terjadi pada saluran pencernaan.

Ada banyak jenis gangguan sistem pencernaan yang bisa terjadi pada manusia. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

gangguan sistem pencernaan

Foto: Orami Photo Stock

Gangguan sistem pencernaan yang pertama dan sering ditemui adalah GERD.

Ketika asam lambung naik ke kerongkongan, kondisi ini yang disebut dengan GERD atau refluks asam.

Alhasil, Moms mungkin merasakan sakit yang membakar di tengah dada.

Gangguan pada sistem pencernaan ini terjadi akibat katup antara esofagus dan lambung tidak bisa menutup dengan baik (longgar).

Kondisi GERD bisa menyebabkan asam dari lambung memicu iritasi pada esofagus.

Saat GERD kambuh, penderita dapat mengalami sensasi panas di dada (heartburn), nyeri dada, mual, muntah, kesulitan menelan, suara menjadi parau, dan batuk.

Perubahan gaya hidup seperti meninggikan kepala tempat tidur, tidak berbaring setelah makan, menghindari pakaian ketat, dan berhenti merokok dapat mengatasi kondisi ini.

Namun, beberapa kasus GERD memerlukan perawatan yang lebih intensif, seperti pengobatan atau pembedahan.

2. Diare

Diare adalah gangguan sistem pencernaan yang diakibatkan oleh banyak faktor.

Beberapa penyebab diare yang paling umum di antaranya keracunan makanan (kontaminasi bakteri), alergi makanan tertentu, atau makan pada saat yang tidak tepat.

Moms bisa didiagnosa diare bila mengalami buang air besar (BAB) lebih dari 3 kali dalam sehari dengan tekstur feses yang encer.

Gejala gangguan sistem pencernaan ini juga dapat disertai dengan:

  • Rasa ingin segera BAB
  • Mual dan/atau muntah
  • Sakit perut melilit
  • Perut terasa tidak nyaman

Diare dapat menyerang segala kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Penyakit ini sebenarnya sangat umum dan mudah diobati.

Namun, diare parah yang tidak ditangani dengan baik dapat berakibat fatal, terutama pada anak-anak.

Diare yang parah dapat mengakibatkan demam, turunnya berat badan, hingga feses berdarah.

Jika Moms tidak mendapatkan asupan cairan selama diare, buang air besar terus-menerus juga dapat membuat dehidrasi dan kehilangan nutrisi.

Baca Juga: Ternyata Banyak Macamnya, Ini 4 Jenis Diare pada Anak yang Perlu Moms Ketahui

3. Batu Empedu

gangguan sistem pencernaan

Foto: Orami Photo Stock

Batu empedu adalah tumpukan material keras yang terbentuk di kantong empedu.

Kantong berukuran kecil dan berbentuk mirip buah pir ini berfungsi melepaskan empedu untuk fungsi pencernaan.

Melansir Medline, batu empedu bisa terbentuk karena cairan empedu mengandung terlalu banyak kolesterol dan limbah sisa metabolisme.

Gangguan sistem pencernaan ini juga bisa terjadi bila pelepasan empedu terhambat.

Adanya batu dalam kantung empedu dapat menyebabkan nyeri hebat pada perut bagian kanan atas.

Namun kondisi ini bisa diatasi dengan pemberian obat-obatan hingga langkah operasi.

4. Crohn’s Disease/Penyakit Crohn

Crohn’s disease atau penyakit Crohn adalah bagian dari sekelompok kondisi gangguan sistem pencernaan yang disebut penyakit radang usus.

Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit di perut, tubuh terasa lemah, bahkan dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam nyawa penderitanya.

Berikut ini adalah gejala-gejala umum yang muncul akibat Crohn’s disease, dilansir dari Mayo Clinic, yaitu:

  • Sakit perut
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Tidaknafsu
  • Penurunan berat badan
  • Tinja bercampur lendir dan darah
  • Sariawan
  • Demam
  • Gejala Anemia
  • Munculnya saluran lain yang abnormal di sekitar dubur (fistula ani)

Sebagai penyakit kronik yang terjadi dalam jangka waktu panjang dan dapat kambuh kembali, penderita kondisi ini perlu rutin kontrol kesehatan ke dokter.

Ini guna memantau perkembangan penyakit dan mencegah terjadinya komplikasi.

Baca Juga: Kolik pada Bayi, Yuk Cari Tahu Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya!

5. Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Ini adalah gangguan sistem pencernaan kronis pada usus besar.

Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi sejumlah faktor memengaruhi risiko seseorang untuk mengalaminya, seperti kontraksi otot usus, peradangan, infeksi berat, hingga perubahan bakteri di usus.

Gejala IBS yang umum terjadi adalah nyeri atau kram perut, kembung, diare atau sembelit, dan adanya lendir pada feses.

Gejala-gejala tersebut umumnya dipicu oleh konsumsi makanan tertentu, stres, maupun perubahan hormon.

6. Sembelit

gangguan sistem pencernaan

Foto: Orami Photo Stock

Konstipasi atau sembelit adalah perubahan frekuensi BAB menjadi lebih jarang dan disertai dengan kesulitan BAB.

Hal ini bisa disebabkan oleh menurunnya pergerakan usus.

Umumnya seseorang dianggap mengalami sembelit ketika frekuensi buang air besarnya kurang dari 3 kali dalam seminggu.

Di samping frekuensi buang air besar yang menurun, gejala gangguan sistem pencernaan ini lainnya meliputi:

  • Feses keras
  • Harus mengejan saat buang air besar
  • Merasa ada penyumbatan di rektum, sehingga tinja sulit dikeluarkan
  • Merasa tidak tuntas setelah buang air besar
  • Perlu bantuan untuk mengeluarkan feses, misalnya menekan perut atau menggunakan jari tangan untuk mengeluarkan feses dari anus

Sembelit bukan termasuk gangguan sistem pencernaan yang serius, tapi kondisi ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman.

Moms bisa mencegah dan mengatasi sembelit dengan memperbanyak konsumsi makanan berserat, minum air, dan berolahraga.

Baca Juga: Cegah Sembelit dengan 6 Makanan dan Minuman Ini

7. Radang Usus Buntu (Apendisitis)

Mengenal Radang Usus - gejala radang usus.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Radang usus buntu atau apendisitis adalah gangguan sistem pencernaan yang ditandai dengan peradangan pada apendiks alias usus buntu.

Hal ini bisa disebabkan karena usus buntu tersumbat oleh tinja, benda asing, kanker, atau infeksi.

Gejala umum dari radang usus buntu meliputi:

  • Nyeri di dekat area pusar
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Susah kentut
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Perut kram
  • Tidak nafsu makan

Apendisitis perlu ditangani dengan operasi pengangkatan usus buntu. Tanpa usus buntu, Moms tidak akan mengalami masalah berarti.

Apendisitis yang dibiarkan justru berbahaya karena dapat pecah dan menyebabkan infeksi pada selaput rongga perut (peritoneum).

8. Ambeien

Ambeien adalah peradangan pada pembuluh darah di akhir saluran cerna (area anus). Kondisi ini juga disebut wasir atau hemoroid.

Penyebab gangguan sistem pencernaan ini meliputi sembelit kronis, diare, kebiasaan mengejan terlalu keras saat BAB, dan kurangnya serat dalam menu makan harian.

Ambeien bisa ditandai dengan adanya darah saat BAB, proses BAB terasa nyeri, dan gatal pada area dubur atau anus.

Penyakit pencernaan ini dapat diatasi dengan menjalani pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan kaya serat.

Baca Juga: Waspada! Gangguan Pencernaan Bisa Hambat si Kecil Tumbuh Hebat

Itu dia Moms 8 jenis gangguan sistem pencernaan yang harus segera diatasi baik ringan maupun serius.

Semoga sehat selalu ya, Moms!

  • https://www.webmd.com/digestive-disorders/features/daily-tips
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/crohns-disease/symptoms-causes/syc-20353304#:~:text=Crohn's%20disease%20is%20a%20type,digestive%20tract%20in%20different%20people.
  • https://www.nhs.uk/live-well/eat-well/common-digestive-problems-and-how-to-treat-them/
  • https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-health-tips
  • https://www.everydayhealth.com/digestive-health/common-digestive-conditions-from-top-bottom/
  • https://www.chiropractor-schaumburg.com/6-root-causes-of-digestive-problems/
  • https://medlineplus.gov/ency/article/007447.htm
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait