Kesehatan

11 Oktober 2021

Gegar Otak: Gejala, Penyebab, Tingkat Keparahan, dan Cara Mengatasinya

Jangan anggap remeh jika kepala terbentur
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Secara tidak sadar, kepala kita bisa saja terbentur dengan benda padat. Terlihat baik dari fisiknya, tapi ini bisa memicu kondisi serius seperti gegar otak, lho.

Kalau luka pada fisik bisa terlihat dengan kasat mata, bagaimana dengan perdarahan yang terjadi di dalam tubuh?

Apalagi kepala merupakan salah satu organ yang sangat vital dan memiliki jutaan saraf penting di dalamnya.

Tak menunjukkan tanda-tanda serius pasca kecelakaan bukan berarti otak tidak mengalami masalah, Moms.

Yuk, ketahui serba-serbi dari gegar otak dan cara mengatasinya!

Baca Juga: Kepala Anak Terbentur? Segera Lakukan 3 Tindakan Ini!

Gejala Gegar Otak

Waspada-Ancaman-Gegar-Otak.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tanda dan gejala concussion atau gegar otak bisa tidak kentara dan mungkin tidak langsung muncul.

Gejala dapat berlangsung selama berhari-hari, berminggu-minggu atau bahkan lebih lama.

Melansir Mayo Clinic, tanda dan gejala fisik seseorang yang mengalami ini mungkin termasuk:

Untuk kasus gegar pada otak yang parah, seseorang bisa mengalami kejang-kejang. Segera konsultasi ke dokter apabila mengalami salah satu gejala di atas ya, Moms.

Penyebab Gegar Otak

penyebab-gegar-otak.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Disebut juga sebagai concussion, penyebab hal ini terjadi seringnya karena cedera atau benturan keras.

Otak kita memiliki tekstur seperti gelatin. Ini adalah senyawa cairan yang berada di dalam tulang tengkorak setiap orang.

Pukulan keras ke bagian kepala, leher atau tubuh bagian atas, dapat menyebabkan otak 'bergeser' di dalam tulang tengkorak.

Adapun ini dipicu karena kecelakaan atau guncangan keras secara tiba-tiba.

Melansir Cleveland Clinic, cedera ini mempengaruhi fungsi otak dan mengakibatkan tanda dan gejala gegar otak.

Jenis cedera otak ini dapat menyebabkan perdarahan di organ bagian dalam. Jika tidak segera diatasi, bisa berakibat fatal yang mematikan.

Baca Juga: 12 Tanda Proses Pembuahan Sedang Terjadi, Salah Satunya Sakit Punggung

Jenis Gegar Otak Ketika Kepala Terbentur

Gegar otak terbagi dalam 3 tingkat keparahan yang perlu Moms waspadai.

Diperlukan diagnosis yang tepat untuk dapat menentukan penanganan atas tingkat gegar otak yang dialami untuk membantu proses penyembuhannya.

“Hal terpenting dalam menangani gegar otak adalah diagnosis yang tepat dan awal penanganan yang perlu dilakukan,” jelas Joseph C. Maroon, MD, Profesor bedah neurologi seperti dikutip pada situs Healio Primary Care.

Cari tahu jenis gegar otak setelah kepala terbentur di bawah ini:

1. Gegar Otak Ringan

Kepala Anak Sering Terbentur, Waspada Gegar Otak Moms.jpg

Foto : medicalnewstoday.com

Gegar otak ringan merupakan dampak akibat kepala terbentur yang sering terjadi.

Seperti dijelaskan pada situs Kids Health, gegar otak ringan merupakan keadaan trauma otak ringan yang diakibatkan adanya goncangan di area kepala.

Umumnya, disebabkan karena kecelakaan atau guncangan dengan keras.

Kejadian ini menyebabkan adanya perubahan kimia pada otak dan terkadang merusak sel di dalamnya.

Ciri-ciri saat mengalami gegar otak ringan antara lain:

  • Sakit kepala atau pusing
  • Penglihatan kabur
  • Badan tidak seimbang
  • Bingung dan sering berucap hal-hal yang tidak masuk akal
  • Muntah
  • Lambat dalam menjawab pertanyaan
  • Tidak mengingat apa yang telah terjadi

Biasanya gejala dialami kurang dari 15 menit setelah kepala kita terbentur.

Dalam kasus ini, penderita masih dapat sadar dan bisa berinteraksi meski sedikit terbata-bata.

Saat kita menderita gegar otak ringan, kurangi kegiatan fisik dan kegiatan yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Beristirahat setidaknya 2 hari tanpa akses layar handphone atau TV akan membantu proses pemulihan.

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Benjol di Kepala Balita Akibat Terbentur

2. Gegar Otak Sedang

Kepala Anak Sering Terbentur, Waspada Gegar Otak Moms 2.jpg

Foto: washingtontimes.com

Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun sering kepalanya terbentur saat sedang bermain.

Kepala anak terbentur keras juga dapat menyebabkan gegar otak sedang. Ini merupakan tahapan yang lebih serius dari concussion ringan.

Gejala yang ditimbulkan umumnya sama dengan gegar otak ringan, namun berlangsung lebih dari 15 menit.

Hentikan aktivitas sejenak setelah terbentur ini, ya. Dudukkan anak dan coba untuk membuatnya tenang.

Ajak bicara perlahan dan berikan pertanyaan ringan dan mudah untuk dijawab. Hal ini untuk mendiagnosis apakah anak masih sadar dan mampu menjawab pertanyaan atau tidak.

Observasi dan segera konsultasikan ke dokter jika keadaan tidak kunjung membaik.

3. Gegar Otak Berat

Kepala Anak Sering Terbentur, Waspada Gegar Otak Moms 1.jpg

Foto: ctfassets.net

Jika kita sampai kehilangan kesadarannya setelah terbentur, ini merupakan tanda yang serius dan perlu penanganan khusus.

Seringkali juga, otak menjadi kehilangan keseimbangan bahkan hilang ingatan.

Jangan tunda, segera konsultasi ke klinik atau rumah sakit terdekat setelah Moms mendapati gejala ini.

Baca Juga: Mengenal Afasia Pada Anak, Gangguan Bahasa Akibat Cedera Otak

Cara Mengatasi Gegar Otak

Gejala gegar otak dapat memengaruhi tubuh dalam berbagai cara, termasuk penglihatan, keseimbangan, dan bahkan perubahan mood.

Berikut beberapa cara dalam mengatasi gegar otak:

1. Banyak Istirahat

Manfaat tidur siang bagi anak gegar otak.jpeg

Foto: Orami Photo Stocks

Sebenarnya, pengobatan sederhana dalam mengatasi concussion adalah perbanyak istirahat.

Istirahat yang cukup dapat mengurangi gejala yang kita rasakan seperti sakit kepala dan pusing.

Aturlah waktu untuk tidur siang guna meningkatkan kualitas tidur.

Hindari menggunakan barang elektronik ketika ingin beristirahat, ya.

2. Minum Obat Sakit Kepala

Gegar otak membuat kepala terasa sakit dan 'nyut-nyutan'.

Untuk mengatasinya, bisa dengan minum obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau parasetamol.

Adapun ini bisa diminum apabila Moms telah mendapatkan konsultasi dari dokter, ya.

Karena, sejumlah obat tertentu memiliki efek samping pengencer darah, di mana ini dapat meningkatkan risiko perdarahan pada otak.

Jangan lupa untuk selalu memantau gejala dari concussion setiap harinya dengan rutin ya, Moms.

Baca Juga: 10 Vitamin Agar Cepat Hamil Setelah Haid, Bisa Dicoba!

3. Konsumsi Herbal

9+ Manfaat Konsumsi Teh Panas untuk Kesehatan, Sudah Tahu?

Foto: Orami Photo Stocks

Diketahui, sejumlah teh herbal dapat mengatasi gegar otak atau concussion. Ini meliputi ekstrak teh hijau, kunyit, dan minyak ikan.

Adapun ini juga dibarengi dengan meningkatkan makanan sehat dan seimbang. Seperti buah-buahan, sayuran, dan makanan rendah lemak.

Kurangi makanan cepat saji jika sedang mengalami sakit kepala ya, Moms.

4. Perbanyak Cairan Tubuh

Satu hal yang perlu diketahui adalah orang yang mengalami gegar otak mungkin tidak merasa lapar atau haus seperti sebelumnya.

Meski ini terjadi, perbanyaklah untuk minum air setiap harinya. Setidaknya 8 gelas per harinya, Moms.

Ini bisa diperoleh dari air putih, jus buah, ataupun makanan yang mengandung banyak air.

Dehidrasi dapat memperparah gejala dari concussion seperti sakit perut, mudah marah, dan kepala sakit.

5. Terapi Membaca Buku

buku self improvement

Foto: Orami Photo Stocks

Untuk mencegah kerusakan pada sel otak, cobalah untuk melakukan kegiatan sederhana di rumah. Salah satunya dengan membaca buku.

Membaca buku dapat merangsang fungsi sel otak dengan lebih baik.

Tak harus buku yang sulit, bisa dengan membacakan buku cerita anak. Ini termasuk dalam mengatasi gejala dari concussion satu ini, Moms.

Namun, jika gejala tak juga membaik, dokter akan melakukan pengobatan lebih lanjut.

Itulah beberapa informasi mengenai gegar otak atau concussion dari gejala ringan hingga berat yang perlu Moms ketahui.

Untuk anak-anak, selalu pantau aktivitas bermainnya di rumah, ya. Pastikan mereka menggunakan helm saat berkendara agar terhindar dari berbagai risiko kecelakaan.

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/concussion/symptoms-causes/syc-20355594
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15038-concussion
  • https://www.healio.com/primary-care/sports-medicine/news/online/%7B7da9b7b9-1cae-4b2a-9c86-aa458faa8982%7D/experts-provide-tips-on-diagnosing-treating-concussions
  • https://kidshealth.org/en/parents/concussions.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait