Balita dan Anak

21 Juli 2020

Gejala dan Penanganan Multisystem Inflammatory Syndrome, Yuk Cari Tahu!

MIS-C sering dikaitkan dengan COVID-19
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Pernahkah Moms mendengar tentang Multisystem Inflammatory Syndrome (MIS-C)? Ini merupakan suatu kondisi di mana berbagai bagian tubuh kita dapat meradang, termasuk jantung, paru-paru, ginjal, otak, kulit, mata, atau organ pencernaan.

Menurut Centers for Disease and Prevention (CDC), belum diketahui apa yang menyebabkan MIS-C. Namun, Moms mungkin pernah mendengar tentang sindrom inflamasi serius pada anak-anak, termasuk beberapa remaja, yang tampaknya terkait dengan COVID-19, sindrom MIS-C lah yang dimaksud.

Baca Juga: Kenali 5 Tanda Peradangan Usus Besar, dari Diare Sampai Kelelahan

Sindrom ini jarang terjadi, dan sebagian besar anak-anak yang mengalaminya bisa membaik dengan perawatan medis yang tepat. Tetapi pada beberapa anak gejala dapat memburuk dengan cepat.

Apa saja gejala yang muncul jika seorang anak menderita Multisystem Inflammatory Syndrome? Yuk kita lihat di bawah ini Moms.

Gejala Multisystem Inflammatory Syndrome (MIS-C)

Multisystem Inflammatory Syndrome

Foto: hackensackmeridianhealth.org

Gejala-gejala Multisystem Inflammatory Syndrome pada anak di antaranya adalah demam yang terjadi selama empat hari atau lebih, nyeri perut tanpa penjelasan penyebab lain, kedua mata kemerahan, pembesaran kelenjar getah bening di salah satu sisi leher, bibir atau lidah yang memerah dan pecah-pecah, ruam pada kulit, dan/atau pembengkakan pada tangan dan kaki.

Baca Juga: Setelah Demam Tinggi Muncul Ruam Merah di Kulit Anak, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Lalu Moms juga memperhatikan tanda-tanda peringatan darurat jika Si Kecil menderita MIS-C termasuk:

  • Ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga
  • Sulit bernapas
  • Mengalami nyeri dada atau tekanan yang tidak hilang
  • Kebingungan
  • Bibir atau wajah kebiruan
  • Nyeri perut parah

“Saat ini belum ada data mengenai siapa saja yang lebih berisiko mengalami kondisi MIS-C,” ujar dr. Caessar Pronocitro, Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Namun, pasien-pasien dengan kondisi ini adalah anak-anak yang sebelumnya telah terinfeksi dan sembuh dari COVID-19.

Saat masih menderita COVID-19, umumnya anak-anak tersebut tidak menunjukkan gejala yang berat, dan juga tidak memiliki penyakit lain sebelumnya.

Penanganan Multisystem Inflammatory Syndrome (MIS-C)

Multisystem Inflammatory Syndrome

Foto: hopkinsmedicine.org

Sebagian besar anak-anak dengan MIS-C perlu dirawat di rumah sakit, dan beberapa akan membutuhkan perawatan di unit perawatan intensif anak.

Baca Juga: Mengenal Sindrom Nefrotik, Ini Penyebab dan Gejalanya

Perawatan biasanya melibatkan berbagai jenis terapi yang menargetkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. Tergantung pada gejala dan kondisi anak Moms, Si Kecil mungkin menerima obat anti inflamasi dan obat lain untuk mengurangi peradangan pada organ vital yang terkena, seperti jantung atau ginjal, dan melindunginya dari kerusakan permanen.

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait