2-3 tahun

2-3 TAHUN
30 Oktober 2020

Gejala Flu Singapura pada Anak, Ketahui Cara Pencegahannya

Penyakit menular yang disebabkan oleh virus, inilah gejala dan penyebab flu Singapura pada anak.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Orami
Disunting oleh Amelia Puteri

Flu Singapura atau biasa disebut dengan Hand-Foot-and-Mouth-Disease (HFMD) merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Flu Singapura disebabkan oleh virus coxsackievirus a16 dan enterovirus 71.

Semua orang bisa terkena penyakit ini, tetapi anak-anak di bawah usia 10 tahun lebih besar risikonya untuk terjangkit flu Singapura pada anak.

Virus tersebut hidup di dalam cairan hidung, tenggorokan, ludah, dan tinja. Anak-anak yang menderita flu Singapura, biasanya ditularkan oleh orang lain melalui kontak langsung, atau dari benda yang terkontaminasi.

Dilansir dari Web MD, mainan, meja, dan gagang pintu merupakan beberapa benda yang mudah terkontaminasi oleh penderita flu Singapura. Virus ini lebih mudah ditularkan pada saat musim panas dan gugur.

Lalu, seperti apa gejala dan pencegahan yang bisa dilakukan? Cari tahu lebih lanjut penjelasannya berikut ini, Moms.

Baca Juga: Awas! 4 Tempat Main di Area Publik Ini Berpotensi Tularkan Virus dan Penyakit Lainnya pada Anak

Gejala Flu Singapura pada Anak

image-6337302-dc0c328cdb7bc3360deee470efe98be5-babies---what-you-need-to-know-about-hfmd_4.jpg

Foto: smartparents.org

Mengutip Centers for Disease Control and Prevention (CDC), flu Singapura dikategorikan sebagai penyakit umum yang disebabkan oleh virus dan bisa terjadi di seluruh dunia, kapan saja, tetapi lebih sering di musim panas.

Gejala awal flu Singapura pada anak adalah demam, tenggorokan sakit, dan hilang nafsu makan. Setelah beberapa hari, akan muncul sariawan atau luka di sekitar gusi, lidah, dan pipi.

Tentu saja hal ini membuat Si Kecil merasa tidak nyaman dan kesakitan. Tidak hanya itu, ruam pada beberapa bagian kulit pun akan muncul, seperti terdapat ruam di telapak tangan dan kaki Si Kecil.

Berikut ini adalah beberapa gejala flu Singapura pada anak yang bisa Moms perhatikan atau amati sebagai bahan antisipasi dini pada Si Kecil.

1. Demam dan Lemas

Gejala flu Singapura pada anak yang pertama dan cukup mudah dikenali, yakni demam dan kondisi tubuh yang lemas.

Demam merupakan tanda awal Si Kecil mengalami sesuatu yang tidak beres dalam tubuhnya. Oleh karena itu, Moms harus terus memantau bagaimana suhu tubuhnya.

2. Sakit Tenggorokan

Pada gejala flu Singapura, luka lepuh di dalam mulut, lidah, gusi, bahkan tenggorokan biasanya akan mulai muncul pada satu atau dua hari setelah terjadinya demam.

Luka mulut bisa membuat Si Kecil sakit untuk menelan, sehingga memastikannya mendapat cukup air dan kalori adalah sesuatu hal yang wajib dilakukan.

Baca Juga: Usia Berapa Anak Bisa Diajarkan Cuci Tangan Sendiri? Perhatikan Cara yang Benar!

3. Tidak Nafsu Makan

Luka di tenggorokan tentu saja akan membuat Si Kecil tidak memiliki nafsu makan yang baik. Terlebih lagi dengan kondisi tubuh yang kurang fit (malaise).

Perlu Moms ketahui bahwa beberapa orang, terutama Si Kecil yang mengalami gejala flu Singapura pada anak mungkin juga mengalami dehidrasi jika mereka tidak mampu menelan cairan yang cukup.

Jika terjadi kondisi ini, Moms harus mencari perawatan medis agar Si Kecil bisa ditangani sesuai dengan masalahnya.

4. Ruam pada Tangan dan Kaki

Pada saat mengalami luka pada mulut, Si Kecil mungkin juga mengalami ruam pada telapak tangan atau telapak kakinya.

Bintik-bintik kecil atau mungkin muncul luka pada lutut, siku, dan bokong juga merupakan tanda gejala flu Singapura. Ruam ini bisa berubah menjadi lepuh.

“Penyakit ini memiliki nama yang bagus karena menggambarkan bagaimana gejalanya. Anda bisa mendapatkan lesi di mulut dan juga luka kecil di tangan bahkan bokong. Biasanya luka ini agak merah, dan disertai dengan demam. Kadang-kadang luka di mulut bisa menjadi cukup buruk di mana Anda perlu menemui dokter untuk mendapatkan sedikit pereda nyeri untuk luka tersebut, ” kata Dr. Kelly Campbell, ob-gyn di West Bloomfield, Michigan.

Perlu Moms ketahui bahwa flu Singapura sebenarnya bukanlah suatu penyakit yang berat. Tidak semua orang akan mendapatkan empat gejala tersebut.

Beberapa orang, terutama dewasa, dapat terinfeksi dan tidak menunjukkan gejala flu Singapura sama sekali. Namun, orang dewasa yang terinfeksi ini masih dapat menularkan virus kepada orang lain.

Baca Juga: Jangan Sampai Tertular! Ini yang Harus Moms Lakukan Jika Ada Teman Si Kecil yang Terkena Flu Singapura

Pengobatan Flu Singapura pada Anak

flu Singapura pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Jonathan Auth, MD, dokter anak di CHOC Children Hospital di California, menjelaskan ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai langkah pengobatan flu Singapura pada anak di rumah, yaitu:

1. Siapkan Obat Penghilang Rasa Sakit

Untuk pengobatan flu Singapura pada anak di rumah, Moms bisa menanyakan kepada dokter anak tentang obat penghilang rasa sakit yang tepat seperti ibuprofen atau asetaminofen, dan ikuti prosedur dosis sesuai usia anak.

Professor pediatric di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Baltimore, Adam Spanier, MD, mengatakan bahwa minum obat penghilang rasa sakit sebelum waktu makan dapat membuat anak nyaman untuk mengunyah serta menelan dengan baik.

Tak lupa, beritahu juga dokter anak Moms dan Dads bila suhu tubuh anak tetap tinggi setelah mengonsumsi obat penghilang rasa sakit tersebut.

2. Jaga Anak Tetap Terhidrasi

Selain itu, disarankan agar Si Kecil tetap terhidrasi, baik dengan ASI atau susu formula, atau jika ia sudah berusia lebih tua maka minum banyak air putih.

“Pantau terus produksi urine anak. Jika anak memiliki kurang dari tiga popok basah dalam satu hari, atau jika sedang dilatih toilet, pergi ke toiler kurang tiga kali, maka hubungi dokter anak," tegasnya.

Cara lain untuk memastikan Si kecil terhidrasi adalah produksi air mata basah. Jika Ia menangis tanpa air mata itu pertanda dia mungkin mengalami dehidrasi dan perlu segera menemui dokternya.

Baca Juga: Kenali Gejala Hepatitis B Pada Anak dan Penanganannya

3. Pasok Makanan Dingin atau Makanan Lunak

Dalam pengobatan flu Singapura pada anak di rumah, Moms tentu perlu memerhatikan asupan makanan anak. Siapkan makanan yang dingin atau makanan lunak yang mudah dikonsumsi.

Ini karena makanan yang dingin serta mudah dimakan akan membantu redakan sakit tenggorokan dan mulut yang menyakitkan. Tak ada salahnya membuat es susu, puding, saus apel, sup dingin, atau smoothie.

4. Lindungi Bagian Kulit yang Melepuh

Beberapa orang tua mempersiapkan salep seperti zinc oxide atau petroleum jelly, untuk melindungi serta menyembuhkan lepuh yang mengganggu aktivitas buah hati selama pengobatan flu singapura berlangsung.

Tapi, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter anak untu jenis obat yang terbaik dan sesuai dengan Si Kecil.

5. Pastikan Anak Beristirahat

Penyakit flu Singapura pada anak ini cenderung membuat Si Kecil merasa uring-uringan, terutama saat suhu tubuhnya sedang naik, jadi Moms dan Dads siapkan diri untuk memeluknya agar ia bisa istirahat dengan tenang dan nyaman.

Baca Juga: Jangan sampai Terkecoh, Yuk Kenali 6 Gejala Penyakit DBD pada Anak

Cara Mencegah Flu Singapura

washing-hands.jpg

Foto: parenthub.com.au

Ada beberapa tindakan yang bisa Moms lakukan sebagai bentuk pencegahan penularan flu Singapura pada anak. Tentu saja tindakan-tindakan ini bisa mengurangi risiko Si Kecil tertular penyakit flu Singapura.

1. Cuci Tangan

Mengajak Si Kecil untuk rajin cuci tangan dengan tepat adalah langkah pencegahan flu Singapura pada anak yang bisa dilakukan.

Pastikan untuk mencuci tangan dengan menyeluruh, terutama setelah menggunakan toilet, bermain di luar ruangan, dan saat mau makan. Ketika tidak ada sabun dan air, Moms bisa menyiapkan tisu basah.

Dalam jurnal American Society for Microbiology, disebutkan bahwa mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun lebih efektif daripada menggunakan setetes gel hand sanitizer yang belum digosokkan.

Baca Juga: 8 Obat Alami untuk Menyembuhkan Flu pada Anak

2. Disiplin Menjaga Kebersihan

Mengajarkan menjaga kebersihan kepada Si Kecil juga merupakan cara pencegahan flu Singapura pada anak yang bisa dilakukan.

Tunjukkan kepadanya cara Moms membersihkan berbagai macam benda yang ada di sekitar serta cara menjaga kebersihan diri sendiri. Jelaskan juga, mengapa lebih baik tidak meletakkan atau memasukkan jari tangan ke dalam mulut.

3. Hindari Penderita Flu Singapura

Apabila ada orang-orang di sekitar Si Kecil yang terkena flu Singapura, pastikan Moms menghindari orang tersebut sebab penyakit ini sangat menular. Moms harus membatasi kontak antara Si Kecil dan penderita.

Jika ada temannya yang terserang penyakit ini, sebaiknya hindari dulu menitipkan Si Kecil ke daycare atau masuk sekolah hingga penyakit tersebut hilang dan temannya sembuh total.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait