Di atas 5 tahun

DI ATAS 5 TAHUN
20 Maret 2019

Huntington Disease Pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Huntington’s Disease menyebabkan perubahan perilaku, kepribadian, dan fisik
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Intan Aprilia
Disunting oleh Intan Aprilia

Di antara begitu banyak penyakit dan kondisi kesehatan yang namanya masih asing di telinga, Huntington’s disease mungkin adalah salah satu yang belum pernah Moms dengar.

Huntington’s disease umumnya memang terjadi pada orang dewasa berusia 30-40 tahun, namun sekitar 10 persen dari jumlah penderitanya ternyata sudah menunjukkan gejala Huntington’s disease saat masih anak-anak.

Yuk Moms, baca sampai habis untuk tahu lebih banyak tentang penyakit Huntington’s disease!

Gejala Huntington’s Disease

huntington disease pada anak gejala, penyebab, dan pengobatannya 1

Foto: barnsley.gov.uk

Penyakit yang terbilang langka ini bukan hanya mempengaruhi kemampuan fisik, tapi juga menyebabkan perubahan dalam kepribadian, koordinasi tubuh, perilaku, kemampuan belajar, serta bicara anak.

Gejala Huntington’s Disease yang paling umum terlihat adalah:

- Ada sejarah Huntington’s Disease dalam keluarga, biasanya dari pihak ayah.

- Kekakuan di kaki sehingga menyebabkan kesulitan berjalan.

- Gerakan tangan dan kaki yang tampak ceroboh dan tidak terkendali.

- Perubahan kepribadian, perilaku, dan pengambilan kesimpulan.

- Lambat merespon dan tampak perubahan pada fungsi motor oral.

- Prestasi sekolah yang menurun.

- Kesulitan menyerap informasi baru.

- Tidak bisa melakukan hal yang sebelumnya sudah dikuasai atau dipelajari.

- Perilaku yang tidak bisa ditebak.

- Chorea atau gerakan tersentak berulang yang tidak bisa dikendalikan.

Saat memasuki masa puber, anak penderita Huntington’s Disease seringkali mengalami perubahan mood drastis, lebih agresif, dan terkadang kesulitan mengendalikan dorongan seksual yang normal.

Baca Juga: Sebabkan Kelumpuhan, Kenali Gejala dan Penyebab Botulisme Pada Balita

Penyebab Huntington’s Disease

huntington disease pada anak gejala, penyebab, dan pengobatannya 2

Foto: scarymommy.com

Huntington’s disease terjadi saat anak mewarisi DNA abnormal dari orang tuanya, atau lebih tepatnya mutasi gen Huntington yang disebut dengan “CAG repeat expansion.”

Mutasi tersebut menyebabkan degenerasi saraf bertahap di area basal ganglia otak, yang berperan dalam koordinasi gerakan, pikiran, serta emosi anak.

Saat Huntington’s Disease bertambah parah, area otak lain juga mengalami degenerasi saraf serius yang setara dengan tingkat akhir penyakit Alzheimer.

Baca Juga: Balita Rewel? Bisa Jadi Akibat Overstimulasi, Yuk Kenali Tanda-tandanya!

Pengobatan Huntington’s Disease

huntington disease pada anak gejala, penyebab, dan pengobatannya 3

Foto: hiveminer.com

Sayangnya sampai saat ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan Huntington’s disease, Moms. Hanya ada perawatan terpisah untuk menangani setiap gejala Huntington’s disease.

Misalnya saja, psikiater anak akan mengurusi masalah gangguan perilaku dan ahli gizi akan memberikan rekomendasi pola makan terbaik sesuai dengan kondisi anak.

Anak penderita Huntington’s disease juga mungkin harus menggunakan alat keselamatan seperti helm atau kursi roda agar bisa lancar beraktivitas.

Lembaga Huntington’s Disease Association menyarankan Moms untuk segera berkonsultasi ke dokter bila melihat perubahan perilaku yang diiringi dengan kemampuan kognitif dan penurunan fisik.

Bicara soal kemampuan kognitif, apa Moms tahu cara menjaga fungsi otak anak agar tetap maksimal?

(WA)

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait