Kesehatan

KESEHATAN
28 November 2020

Takut Bertemu Orang? Bisa Jadi Gejala Kecemasan Sosial saat Pandemi

Perbanyak aktivitas fisik adalah kuncinya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Daftar isi artikel

Tidak bisa dipungkiri, virus corona (Covid-19) yang mulai ada sejak akhir tahun lalu, memperngaruhi hampir semua bidang kehidupan kita. Bahkan sejak dinyatakan sebagai pandemi sejak Maret lalu, hingga sekarang belum nampak ada perbaikan, khususnya di Indonesia.

Pandemi Covid-19 tidak hanya berpengaruh pada bidang ekonomi setiap negara saja, namun untuk setiap masyarakatnya, hal ini juga berdampak pada kesehatan mental dari masing-masing individu, hingga muncul yang namanya kecemasan sosial.

Baca Juga: 5 Aktivitas di Dalam Rumah Saat Pandemi Corona, Anti Bosan!

Moms mungkin pernah mengalaminya, hanya saja tidak mengetahui bahwa hal tersebut disebut juga dengan kecemasan sosial.

Nah, agar Moms bisa lebih mengerti dan paham tentang kecemasan sosial yang bisa menyerang kapan pun dan di mana pun, berikut gejala kecemasan sosial yang perlu dikenali.

Gejala Kecemasan Sosial

Gejala kecemasan sosial

Foto: mygbhp.com

Kecemasan sosial adalah kondisi ketika seseorang merasa cemas dan takut ketika harus bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain atau dikenal dengan istilah demam panggung.

"Gejala kecemasan sosial ditandai dengan timbulnya benjolan di tenggorokan, berkeringat, gemetar, jantung kerap berdebar kencang, ketegangan otot, nyeri, mual, atau pusing. Ada juga perasaan ingin melarikan diri, dirundung perasaan bersalah, dan selalu ingin menghindar ketika harus tampil di depan umum atau ketika harus menjadi pusat perhatian," jelas dr Andri, Psikiater dan ahli psikosomatis RS Omni Hospital Alam Sutera, dalam virtual talk show SuperYou bertajuk #SuperONEderful, Sabtu (7/11/2020).

Menurut dr Andri, siapa pun yang mengalami kecemasan sosial juga kerap menghindari orang-orang yang mereka anggap tidak dekat dengan mereka atau kedudukan lebih tinggi dari dirinya, sekalipun orang tersebut adalah keluarga sendiri.

Baca Juga: 5 Inspirasi Kegiatan Akhir Pekan di Rumah Bersama Si Kecil

Awalnya mungkin terdengar seperti hal yang sepele, namun kecemasan sosial yang terjadi secara terus menerus dari penderita kecemasan sosial dapat mempengaruhi kesehatan fisik.

Gangguan kesehatan fisik ini dikenal juga dengan istilah psikosomatik, yaitu keluhan fisik yang timbul atau dipengaruhi oleh pikiran atau emosi, bukan oleh alasan fisik, seperti luka atau infeksi.

Penyebab kecemasan sosial saan pandemi Covid-19 ini sendiri dikatakan dapat disebabkan oleh berita yang berselancar di media sosial. Hal ini juga terjadi karena adanya perubahan sosial yang terjadi secara mendadak dan terus-menerus.

Penggunaan media sosial yang berlebihan dan tidak pada tempatnya saat pandemi memicu berkurangnya interaksi fisik dengan orang di sekitar,” tutur dr. Andri.

Terlebih lagi media sosial seringkali menyajika berita-berita yang mungkin belum tentu kebenarannya, sehingga membuat kita semakin merasa cemas di rumah, saat yang kita lakukan hanyalah bermain media sosial untuk menghibur diri dan kurang melakukan aktivitas yang dapat mendukung kesehatan fisik maupun mental kita.

Tentu Moms tidak ingin mengalami hal ini kan? Nah, untuk menghindari gejala kecemasan, dr Andri menyarankan beberapa tips, seperti mencoba membiasakan diri untuk menghadiri meeting tepat waktu sehingga dapat melihat satu per satu audience yang datang, membekali diri dengan update mengenai situasi terkini, sehingga memiliki topik untuk menjadi bahan diskusi dengan orang lain.

Baca Juga: 5 Tips Mengatasi Separation Anxiety untuk Working Moms, Yuk Coba!

"Selain itu, menghindari minuman beralkohol, mengonsumsi makanan sehat, mengikuti pola makan sehat, dan rutin berolahraga juga bisa membantu," ujarnya.

Sedangkan Dimas Alwin, content creator kesehatan mental yang juga menjadi salah satu pembicara, menyarankan agar sebaiknya pengguna media sosial dapat lebih bijak berselancar di internet dan lebih banyak berinteraksi secara nyata dengan orang di sekitar.

Jadi Moms, jaga terus kesehatan mental kita ya, jangan sampai gangguan kecemasan sosial ini menghampiri kita. Banyak berolahraga dan melakukan aktivitas fisik yang bermanfaat bisa membantu.

Artikel Terkait