Rupa-rupa

31 Januari 2021

Chef dan Koki Ternyata Tidak Sama, Apa Bedanya?

Siapa yang pantas disebut chef dan siapa yang disebut koki?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Sejak acara kuliner mulai populer di televisi, titel “chef” sepertinya mudah disematkan kepada orang yang dinilai pandai memasak. Gelar ini dinilai lebih bergengsi daripada “koki”.

Memasak dengan chef adalah untuk mengetahui gaya makan sehat dengan mengenal nutrisi dasar dan keterampilan dalam menyiapkan makanan. Beberapa profesi yang seringkali disebut chef atau mengklaim diri sebagai chef adalah guru memasak, pembawa acara memasak di TV, atau penulis buku resep.

Semakin banyaknya profesi chef di depan televisi ini memengaruhi gaya memasak kita saat di rumah. Dapur bukan lagi tempat chef atau koki berkreatif dalam memasak.

Baca Juga: 4 Resep Frozen Food yang Mudah untuk Dimasak

Saat ini, kita bisa menemukan chef atau koki di media, supermarket, dan dalam tempat pelayanan makanan. Melansir dari penelitian yang dilakukan oleh Journal of Extension di Amerika Serikat, majalah, situs web, dan acara televisi populer menyajikan tips memasak dari koki dan chef terkait teknik memasak di dalam rumah tangga.

Chef juga bekerja di komunitas untuk berbagi pengetahuan, kreativitas, dan minat mereka terhadap makanan. Exposure chef di berbagai tempat ini yang semakin membuat gelar chef ini semakin dikenal orang.

Apakah semua orang yang jago mengolah bahan makanan dapat kita sebut “chef”?

Mungkin sebagian Moms masih bingung apakah ada perbedaan antara chef dan koki. Mari simak penjelasannya di bawah ini ya.

Pengertian Chef dan Gelarnya

Chef adalah seseorang yang memiliki tanggungjawab memasak dan memimpin dapur.jpg

Foto: Freepik

Istilah chef adalah seseorang yang memiliki keterampilan memasak di suatu tempat dan dipercaya untuk memimpin dapur dan membuat racikan menu. Ia juga seseorang yang suka memberikan pelatihan dan teknik memasak kepada koki atau orang biasa.

Jika Moms ingin mengenali, salah satu contohnya adalah Gordon Ramsay. Ia adalah seorang chef asal Inggris yang menjadi juru masak selebriti dan juga memiliki restoran di beberapa tempat.

Menjadi chef tidak serta merta, ia harus menempuh pendidikan formal atau gelar sarjana, termasuk juga di Indonesia. Untuk di Indonesia untuk meraih gelar chef, perlu mengambil studi tata boga.

Baca Juga: 4 Kreasi Resep Oreo Cheese Cake, Mulai dari Kue Sampai Es Krim!

Tata boga adalah ilmu pengetahuan mengenai seni mengolah makanan yang meliputi persiapan pengolahan hingga menghidangkan makanan itu, baik menggunakan gaya tradisional atau standar internasional.

Tata boga atau Culinary Arts di Indonesia dapat diampu secara formal pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), ataupun program studi di Sekolah Tinggi, Akademi, dan Universitas.

Gelar sarjana chef di Indonesia adalah program studi S-1 Pendidikan Tata Boga, D4 dan D3 ada Program Studi Tata Boga. Sebagai lulusan pendidikan D3 Tata Boga, ia akan menyandang gelar A.Md. Untuk gelar D4 adalah S.Tr.Par. Jika ia adalah gelar sarjana S-1 maka mendapatkan gelar sarjana S.Pd, karena menempuh jalur Pendidikan Tata Boga. Namun ini semua tergantung pada instansi pendidikannya.

Perbedaan Chef dan Koki

Gelar sarjana chef adalah Sarjana Pendidikan (S1) dan (D3) adalah A.md.jpg

Foto: Freepik

Dulu istilah koki (cook) lebih dikenal luas untuk menyebut juru masak. Namun, setelah bidang kuliner banyak diekspos di media, istilah chef sering dipakai dan “koki” mengalami pergeseran makna.

Sebenarnya tidak ada organisasi profesional yang menentukan secara pasti siapa yang berhak disebut “chef” dan mana yang pantas dikatakan “koki”. Namun, secara umum, jabatan, gaji, prestise, dan pengembangan karier koki dianggap lebih rendah dibanding chef.

Menurut kamus Cambridge, juru masak atau koki adalah seseorang yang menyiapkan dan memasak makanan, sedangkan chef adalah juru masak yang terampil dan terlatih yang bekerja di hotel atau restoran.

Baca Juga: 6 Tips Aman Anak Memasak, Bebas Khawatir!

Definisi ini menyiratkan bahwa koki adalah sejenis juru masak, tetapi perbedaannya adalah bahwa chef telah mengembangkan keterampilan yang dipelajari, dan telah menjalani pelatihan.

Berikut adalah kualifikasi chef dan koki seperti dicantumkan oleh laman reluctantgourmet.com, agar Moms lebih mudah membedakannya:

Chef

  • Bersekolah kuliner selama dua atau empat tahun, atau magang kepada chef hingga memperoleh ilmu setara yang didapatkan dari sekolah kuliner.
  • Bertanggung jawab sebagai supervisor.
  • Dapat membuat dan mengimplementasikan menu di restoran.
  • Mengambil peran manajemen di dapur.

Koki

  • Mengolah makanan setiap hari.
  • Melakukan tugas sesuai arahan.
  • Mencuci.
  • Mengikuti resep.
  • Masih dalam tahap belajar.

Dapat disimpulkan, jika seseorang memiliki gelar sarjana chef atau dilatih oleh chef ternama serta meniti karier di bidang ini, ia bisa disebut sebagai chef. Namun kalau ia hanya memasak di rumah atau berada di tingkat bawah jenjang karir restoran, ia biasanya dipanggil koki.

Gelar Chef Tertinggi

Gelar tertinggi chef adalah executive head

Foto: Orami Photo Stock

Kata chef berasal dari istilah Prancis “chef de cuisine” yang berarti “kepala dapur”.

Chef adalah juru masak profesional terlatih yang ahli dalam semua aspek pengolahan makanan dan biasanya fokus pada kuliner tertentu. Chef bisa mendapat pelatihan formal dari sebuah lembaga atau dengan berguru pada chef berpengalaman.

Namun, dalam sistem hierarki di restoran dan hotel yang mempekerjakan banyak staf, istilah chef tidak hanya untuk jabatan tertinggi di dapur. Berikut gelar jenis gelar chef di dapur, dimulai dari gelar chef tertinggi:

1. Executive Chef

Gelar chef tertinggi adalah executive chef. Peran executive chef adalah mengawasi staf dan juru masak, serta membuat menu spesial dan bertanggung jawab pada semua aktivitas di dapur. Baik itu di dapur restoran, dapur hotel atau bisnis restoran sendiri.

Namun itu semua tergantung kebijakan pada restorannya masing-masing. Ia bisa terletak di posisi paling atas atau tengah-tengah.

Istilah executive chef lebih sering dipakai di hotel yang memiliki beberapa restoran, sedangkan head chef biasanya hanya membawahi satu restoran.

2. Chef de cuisine

Chef memiliki gelar tertinggi

Foto: Orami Photo Stock

Pada tahapan ini, chef adalah orang yang bertanggung jawab terhadap semua kegiatan terkait dapur, mulai dari pembuatan menu, manajemen staf dapur, pemesanan dan pembelian bahan baku, melatih anak magang, sampai menjaga higienitas lingkungan pengolahan makanan.

Baca Juga: Resep Ayam Masak Woku yang Pedas Segar Cita Rasanya

3. Sous-chef de cuisine

Ternyata chef berbeda dengan koki, lho.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sous-chef de cuisine, chef adalah wakil dan tangan kanan executive chef atau head chef. Gelar chef ini adalah untuk menggantikan kepala chef yang tidak ada di tempat dan menjalankan arahan atasannya. Restoran kecil mungkin tidak memiliki sous-chef, tapi restoran besar bisa jadi memiliki sous-chef lebih dari satu.

4. Chef de partie

Pada gelar chef ini, chef adalah seseorang yang disebut sebagai senior chef atau kepala kelompok. Ia bertanggung jawab mengatur satu bagian yang dikhususkan untuk hidangan tertentu.

Chef de partie bisa memiliki beberapa asisten. Jika area produksi yang ia kelola lebih sedikit, ia biasanya disebut demi-chef.

5. Commis

Chef adalah memimpin restoran sedangkan koki adalah juru masak.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Memiliki gelar sarjana chef yang baru lulus setelah mengadopsi peran koki, commis atau junior chef inilah yang akan mereka dapatkan. Perannya adalah bekerja di bawah arahan chef de partie.

Selain orang yang baru mendapatkan gelar sarjana chef, orang yang baru saja lulus sekolah memasak, atau dalam pelatihan memasak, ia menempatkan posisi ini.

Pada tahapan ini chef adalah seseorang yang belajar banyak hal tentang memasak untuk menjadi head chef yang handal nantinya. .

Baca Juga: 9 Penemuan Alat Dapur Kekinian Ini Buat Memasak Lebih Mudah

Selain itu masih banyak posisi lain di dapur yang berhubungan dengan bagian tertentu, misalnya saute chef (bertugas menyiapkan saus) dan pastry chef (membuat aneka kue dan dessert).

Pada dasarnya koki dan chef adalah peran yang sama yakni memasak. Hanya tempat dan jabatan saja yang tidak terlalu signifikan membedakannya. Koki dapat dengan mudah berlatih untuk menjadi chef, karena telah bekerja di industri memasak.

Demikian pula, chef terlatih dapat memutuskan untuk menjauh dari dapur dan tanggung jawab ke mengelola restoran, atau beralih ke karir yang mungkin melibatkan memasak atau tidak.

Baca Juga: 9 Penemuan Alat Dapur Kekinian Ini Buat Memasak Lebih Mudah

Jadi, apakah Moms sudah jelaskah siapa yang pantas menyandang gelar chef?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait