Jalan-jalan

22 Juli 2021

6 Fakta Keindahan Green Canyon di Pangandaran yang Wajib Diketahui!

Manjakan mata dan bermain air di Cukang Taneuh, pasti tidak terlupakan!
placeholder

Foto: shutterstock.com

placeholder
Artikel ditulis oleh Agnes
Disunting oleh Karla Farhana

Wisata alam adalah salah satu keunggulan Indonesia yang memiliki keindahan alam yang luar biasa. Salah satu wisata alam terbuka yang wajib dikunjungi adalah Green Canyon di Jawa Barat.

Green Canyon

Cukang Taneuh Pangandaran

Foto: gotravelaindonesia.com

Menghirup udara segar, mendengar gemercik air, dan berjemur di bawah sinar matahari yang hangat adalah salah satu cara menghabiskan waktu libur dan menghilangkan rasa penat di tengah-tengah kesibukan.

Menghabiskan waktu di luar rumah dapat membawa begitu banyak kesenangan, membuat kita merasa segar kembali.

Tahukah Moms dan Dads kalau pergi ke luar ruangan dan mendapatkan cukup sinar matahari bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh?

Salah satu cara untuk pergi ke alam adalah dengan mengunjungi objek wisata alam yang terbuka. Objek wisata alam saat ini sangat diminati oleh berbagai kalangan. Hal ini karena banyak orang yang ingin melepas penat selama menghabiskan masa karantina, atau menghilangkan stres karena pekerjaan, kuliah, dan sebagainya.

Moms dan Dads bisa berkunjung ke salah satu objek wisata alam yang ada di Pangandaran, Jawa Barat, yaitu Green Canyon.

Kawasan dengan ekosistem karst atau ekosistem dengan daerah yang terdiri atas batuan kapur yang berpori ini memiliki keanekaragaman hayati dan kekayaan ekosistem yang masih belum terungkap seluruhnya.

Salah satu ciri yang sangat menonjol dari Green Canyon adalah memiliki banyak gua dari proses bentukan alam dengan pemandangan yang unik. Selain itu, Green Canyon juga terdapat perairan yang masih sangat jernih, berwarna biru kehijauan yang sangat memanjakan mata.

Baca Juga: Kunjungi 7 Negara Ramah Wisatawan Muslim Ini, Banyak Makanan Halal

Di tengah kepadatan aktivitas dan hiruk pikuk dunia pekerjaan, Moms dan Dads perlu meluangkan waktu untuk pergi keluar untuk mengurangi stres.

Dalam hasil Viewing Nature Scenes Positively Affects Recovery of Autonomic Function Following Acute-Mental Stress di tahun 2013 menunjukkan alam memberikan efek menenangkan untuk otak manusia, bahkan walaupun hanya pergi keluar selama lima menit setiap hari.

Sebagai bonus tambahan, olahraga di luar ruangan, seperti berjalan-jalan, hiking, dan sebagainya, akan meningkatkan aliran darah dan denyut jantung, yang merupakan cara lain untuk menurunkan tingkat stres.

Salah satu penelitian dari The Cognitive Benefits of Interacting With Nature juga mengungkapkan bahwa mereka yang secara teratur pergi jalan-jalan ke alam meningkatkan kemampuan menyimpan informasi yang lebih lama. Manfaat ini tentunya mengesankan untuk sebuah aktivitas yang pada dasarnya merupakan aktivitas bebas dan gratis.

Di tengah masa pandemi seperti sekarang ini, penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas, agar tubuh dapat melawan virus yang bisa datang dari mana saja.

Baca Juga: Habiskan Akhir Pekan dengan Mengunjungi 4 Tempat Wisata Depok

Fakta Green Canyon

Pangandaran adalah salah satu kabupaten di Jawa Barat yang memiliki banyak kawasan karst yang ada di zona selatan Jawa.

Pangandaran juga memiliki destinasi wisata di Jawa Barat yang menarik minat dan perhatian wisatawan domestik dan mancanegara untuk dikunjungi, salah satunya adalah Green Canyon.

Terletak di semenanjung pantai selatan Jawa Barat sekitar 91 km dari Ciamis, Pangandaran memiliki pasir pantai hitam dan putih, ombak yang menenangkan, dan pemandangan matahari terbit dan terbenam yang memanjakan mata.

Karena posisi Pangandaran terletak di semenanjung atau tanjung, hal tersebut menjadikan Pangandaran sebagai lokasi yang tepat untuk menikmati sunrise dan sunset dalam sehari. Moms dan Dads tinggal mencari posisi yang paling tepat untuk ‘menjemput’ dan ‘mengantar’ sang surya berpendar.

1. Mengunjungi Green Canyon

Cara pergi ke Green Canyon

Foto: indonesiakaya.com

Untuk mengunjungi Pangandaran dari Jakarta dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi yang menghabiskan waktu sekitar 6-8 jam dengan menempuh jarak 358 km melalui rute Bandung-Tasikmalaya-Banjar-Pangandaran.

Biasanya banyak pelancong yang melakukan perjalanan panjang ini di malam hari, berangkat dari Jakarta pada pukul 21.00 dan sampai di pantai Pangandaran lebih pagi untuk dapat melihat terbitnya matahari di tepi pantai.

Selain menggunakan transportasi pribadi, tersedia juga angkutan umum dengan menggunakan bus dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta (358 km) langsung menuju Terminal Pangandaran yang berangkat hampir setiap jam dari pagi. Dari Bandung (236 km) dapat menggunakan Bus Budiman dengan rute Bandung-Tasikmalaya-Banjar-Pangandaran. Sementara dari Yogyakarta (380 km) dapat menggunakan bus jurusan Yogyakarta - Cilacap - Kalipucang - Pangandaran.

Tersedia juga transportasi umum melalui jalur udara dari Jakarta dengan rute penerbangan dari Bandara Halim Perdana Kusuma ke Pangandaran Nusawiru. Hanya terdapat satu kali penerbangan setiap harinya untuk rute ini.

Sedangkan untuk menuju objek wisata Green Canyon, jarak tempuh dari Pangandaran adalah sekitar 31 km. Moms dan Dads dapat menggunakan transportasi umum dari Terminal Pangandaran dilanjutkan menggunakan minibus menuju Terminal Cijulang dan selanjutnya dapat diteruskan dengan ojek yang biasanya berpangkal di sekitar Terminal Cijulang.

Baca Juga: 6 Wisata Bogor Bernuansa Alam yang Cocok Dikunjungi Bersama Anak

2. Diangkat Oleh Turis Perancis

Green Canyon yang disebut Cukang Taneuh oleh masyarakat sekitar merupakan salah satu panorama tropis yang unik terletak di Desa Kertayasa, Kec. Cijulang, Kab. Pangandaran, Jawa Barat.

Awalnya, daerah ini memiliki fungsi sebagai jembatan yang menghubungkan masyarakat dari Desa Kertayasa ke Desa Batu Karas. Jembatan tanah ini memiliki lebar 3 meter dan panjang 40 meter.

Masyarakat setempat menanggapi fenomena alam ini biasa saja hanya sekadar jembatan yang berfungsi sebagai penghubung antar dua desa yang berdekatan.

Tetapi hal ini berubah saat sekelompok pelancong dari Perancis yang berkunjung ke tempat ini pada akhir 1992 yang pada akhirnya membuat tempat ini terkenal dengan nama Green Canyon sejak tahun 1993 sampai sekarang.

Baca Juga: Mengenalkan Anak Pada Alam, Ini Dia 5 Rekomendasi Wisata Alam Terbaik di Indonesia

3. Terbentuknya Green Canyon

Gua Green Canyon

Foto: tripadvisor.com/Profile/Son1972

Dikutip dari Tour de Java, objek wisata Green Canyon terbentuk dari hasil proses pelarutan batu kapur dari sungai bawah tanah yang mengalir di antara celah bebatuan.

Proses alami yang berlangsung selama ribuan tahun ini akhirnya membentuk ngarai atau lembah batuan terjal, lalu menembus batuan karst yang pada akhirnya membentuk ornamen-ornamen cantik seperti stalaktit dan stalagmit.

Green Canyon yang dialiri air Sungai Cijulang memiliki air yang sangat jernih dengan lumut yang melimpah sehingga memengaruhi warna air menjadi hijau kebiruan.

Warna yang dihasilkan itulah yang menjadikan Cukang Taneuh diperkenalkan dengan nama Green Canyon.

4. Biaya Masuk Green Canyon

Untuk masuk kawasan Green Canyon, Moms dan Dads hanya perlu membayar retribusi masuk lokasi wisata dan menyewa perahu.

Tiap perahu dapat memuat hingga 6 orang yang akan diantar menyusuri Sungai Cijulang menuju objek wisata alam Green Canyon yang menempuh jarak 3 km dengan kurun waktu 30-45 menit.

Harga tiket masuk Green Canyon sebesar Rp150.000 sudah termasuk sewa perahu antar jemput dengan kapasitas maksimal 6 orang.

5. Aktivitas di Green Canyon

Aktivitas di green canyon

Foto: tripadvisor.com/Profile/BodyRafting

Dikutip dari Planet Pangandaran, aktivitas yang dapat dilakukan Moms dan Dads lakukan selama di Green Canyon tidak hanya dapat berkeliling menggunakan perahu, namun juga bisa melakukan aktivitas lain seperti berenang dan body rafting dengan merogoh kocek tambahan sebesar Rp350.000 sebagai biaya sewa perlengkapan keamanan dan pemandu lokal.

Di setiap perahu sudah disediakan pelampung dan pemandu guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama berwisata di Green Canyon.

Untuk kegiatan olahraga air berupa berenang dan body rafting diharuskan mengantre hingga dipanggil oleh petugas. Aktivitas olahraga air ini direkomendasikan untuk yang berumur 5-60 tahun.

Selain itu, untuk pengunjung yang ingin melakukan uji adrenalin bisa mencoba loncat tebing atau loncat batu di Green Canyon.

Dari nama aktivitasnya saja sudah sangat menantang dan cukup berbahaya, ya. Tapi jangan terlalu khawatir, selama masih ada di daerah Green Canyon dan dengan pengawasan penjaga, pengunjung akan tetap aman.

Pengunjung yang ingin mencoba aktivitas ini dapat melompat dari batu atau tebing dengan ketinggian 5-10 meter. Pengunjung yang mencoba tentu akan merasa puas setelah melompat karena langsung masuk ke air yang sangat jernih dan sejuk.

Selain berenang, body rafting, dan lompat tebing, Moms dan Dads bisa bersantai sembari menikmati hujan abadi yang ada di sekitar Green Canyon ini.

Hujan abadi ini adalah tumpahan air akibat rembesan air dari celah lembah. Debit air yang mengalir ini membentuk air mancur seperti hujan yang tak pernah habis.

Jangan lupa untuk berfoto sebagai kenangan atau sekadar mandi di bawah derasnya hujan abadi ini.

Baca Juga: 5 Daerah Destinasi Wisata Kuliner di Indonesia, Boleh Dicoba!

6. Fasilitas Sekitar Green Canyon

Fasilitas yang tersedia di area objek wisata Green Canyon ini juga cukup lengkap karena dikelola langsung oleh pemerintah setempat. Apa saja?

  • Dermaga perahu
  • Tempat parkir luas
  • Pusat informasi
  • Ruang tunggu
  • Toilet
  • Musala
  • Warung makanan dan minuman
  • Tempat oleh-oleh
  • Restoran seafood
  • Penginapan

Jadi, Moms dan Dads yang mengendarai mobil tidak perlu bingung menyimpan kendaraan, karena tersedia parkiran yang luas.

Pengunjung juga tidak perlu bingung untuk makan dan bermalam di mana, karena terdapat banyak pilihan restoran dan tempat penginapan yang tentunya bisa dicari sesuai dengan budget Moms dan Dads, ya.

Tips Mengunjungi Green Canyon

Tips pergi ke green canyon

Foto: tripadvisor.com/Profile/rezakhan55

Nah, untuk Moms dan Dads yang berniat berlibur ke Green Canyon, ada beberapa tips untuk diketahui:

  • Moms dan Dads bisa berkunjung ke Green Canyon kapanpun, tetapi direkomendasikan untuk berkunjung antara bulan Mei hingga September. Hal tersebut karena masuk musim kemarau, sehingga air sungai sedang jernih dan hijau, serta arus sungai tidak terlalu deras dan dapat menikmati keindahan alam Green Canyon lebih maksimal.
  • Pada hari libur, terlebih saat libur nasional dan sekolah, objek wisata Green Canyon akan lebih padat pengunjung. Untuk Moms dan Dads yang kurang suka keramaian, dapat memilih hari lain atau disarankan untuk datang lebih pagi.
  • Walaupun sudah terbiasa dengan pembayaran cashless, sayangnya berkunjung ke Green Canyon lebih disarankan untuk menyediakan uang tunai yang cukup. Objek wisata Green Canyon ini belum tersedia mesin ATM. ATM terakhir dapat dijumpai di SPBU di tengah perjalanan Pangandaran - Cukang Taneuh.
  • Jangan lupa menyiapkan perlengkapan dan kebutuhan penting pribadi. Bawalah baju ganti, dan tentu saja kamera tahan air untuk mengabadikan foto saat berlibur di Green Canyon. Tetapi jika hanya ada kamera biasa atau hp, para pemandu akan mempersiapkan drybag dan menjaganya tetap aman dari air.

Baca Juga: Seru Banget! Ini Destinasi Wisata di Bogor yang Pas untuk Anak

Moms dan Dads, apakah sudah ada rencana liburan mengunjungi Green Canyon? Mengajak keluarga untuk menikmati alam di Green Canyon pasti akan menjadi salah satu pengalaman tak terlupakan bagi keluarga.

  • https://www.spring.org.uk/2009/01/memory-improved-20-by-nature-walk.php
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3699874/
  • https://www.outsideonline.com/1870381/take-two-hours-pine-forest-and-call-me-morning
  • https://www.tourdejava.net/2015/04/wisata-alam-di-green-canyon-pangandaran.html
  • https://planetpangandaran.co.id/green-canyon/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait