Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Event | Apr 9, 2018

Hal Alamiah Ini Seringkali Jadi Kendala Ibu Setelah Melahirkan

Bagikan



Melahirkan bayi tentu membawa keceriaan tersendiri bagi seorang ibu. Namun, di balik keceriaan itu, ada serangkaian masalah yang kerap dihadapi para ibu baru. Apa saja itu?

Permasalahan ASI

Menyusui memang menjadi permasalahan yang kerap terjadi pada ibu baru beberapa hari hingga beberapa minggu setelah melahirkan. Ada beberapa masalah menyusui yang sering terjadi.

1. Bentuk puting datar

Beberapa ibu memiliki bentuk puting datar yang akan menyulitkan bayi untuk menyusu langsung. Namun, seiring dengan semakin seringnya bayi menyusu, bentuk puting juga akan mulai menonjol.

2. Payudara lecet, pecah, atau berdarah

Jangan panik dulu Moms. Ini hal yang umum terjadi. Coba oleskan sedikit ASI di area payudara yang lecet. Bisa juga oleskan salep perawatan payudara.

3. ASI tersumbat

ASI yang tersumbat akanmembuat payudara penuh dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Coba pijat payudara Moms perlahan dengan handuk hangat selama 10-15 menit. Pemijatan akan membantu memperlancar aliran ASI.

4. Mastitis atau infeksi payudara

Mastitis terjadi karena adanya penyumbatan ASI yang berlaru-larut. Pemijatan dengan handuk hangat akan membantu mengurangi rasa nyeri. Moms mungkin akan membutuhkan antibiotik untuk mengatasi mastitis. Segera hubungi dokter ya Moms.

5. Aliran ASI tidak kencang

Rileks akan membantu melancarkan ASI. Moms bisa mencoba menyusui di ruangan yang tenang sambil rutin meminum air selama menyusui.

6. ASI seret

Beberapa Moms pasti merasakan supply ASI semakin menurun. Untuk bisa meningkatkan supply ASI, Moms harus terus menyusui. Bisa juga dibantu dengan pompa ASI jika Moms berada jauh dari Si Kecil. Semakin banyak ASI keluar, semakin banyak juga produksinya.

Baca Juga : 4 Fakta Penting Ibu Menyusui

Postpartum Blues

Selain menyusui, para ibu baru juga rawan terkena sindrom pascamelahirkan. Mulai dari baby blues syndrome (BBS) hingga postpartum depression (PPD). Keduanya terbilang mirip. Tapi sebenarnya agak berbeda.

BBS sangat lazim dialami oleh new Moms. Sekitar 80 persen new Moms mengalami hal tersebut. BBS biasanya sangat berkaitan erat dengan mood Moms.

Mood Moms yang terus berubah-ubah bisa jadi tanda Moms sedang mengalami BBS. Hal ini bisanya terjadi 3-5 hari setelah melahirkan. Kalau ternyata terjadi hingga berminggu-minggu, bsia jadi ini merupakan masalah serius. Segera hubungi ahlinya ya Moms.

Berbeda dengan BBS, PPD hanya terjadi pada 10-20 persen new Moms. Moms yang mengalami PPD akan merasakan seluruh gejala depresi. Mulai dari rasa lelah, ketakutan berlebih, kekhawatiran berlebih, kegelisahan, rasa marah, kesulitan tidur, hingga pikiran-pikiran mengganggu termasuk pikiran untuk menyakiti Si Kecil.

PPD umumnya terjadi berminggu-minggu setelah melahirkan. Nah, jika Moms merasakan gejala itu, coba untuk langsung menemui ahlinya ya Moms.

Buat Moms yang tinggal di Surabaya, bisa langsung datang ke Orami Parenting Club di RS Mitra Keluarga 28 April nanti. Di sana akan dibahas A-Z ASI dan Postpartum Blues.

Ada dokter anak dr. Stephanie Dwi Astuti, Sp.A dan psikolog Naftalia Kusumawardhani, S.Psi, M.Si yang akan menjawab semua masalah seputar ASI dan sindrom pascamelahirkan.

Ayo segera daftar, jangan sampai kehabisan tiket! Untuk pendaftaran, bisa langsung cek di https://www.orami.co.id/oramiparentingclub.

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.