Trimester 3

20 Juli 2021

Hamil 8 Bulan Perut Sudah Turun, Apakah Berbahaya? Simak Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Bisa jadi Moms mengalami prolaps uteri atau peranakan turun
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Kondisi hamil 8 bulan perut sudah turun memang menjadi sebuah hal yang bikin banyak ibu hamil deg-degan. Banyak Moms yang bertanya apakah kondisi hamil 8 bulan perut sudah turun menjadi sesuatu yang membahayakan atau tidak.

Setelah hamil selama 9 bulan atau sekitar 42 minggu, akan tiba waktunya Moms melahirkan Si Kecil. Salah satu tanda proses persalinan sudah dekat adalah janin yang turun dari rahim dan menuju jalur lahir. Tapi bagaimana jika hal ini terjadi sebelum 9 bulan?

Kalau ini adalah kehamilan pertama, janin dapat turun sekitar 2-4 minggu sebelum proses persalinan. Jadi, ketika janin turun pada usia kandungan 8 bulan, jangan khawatir ya, Moms. Hal itu masih wajar, kok.

Baca Juga: 15 Tips Ibu Hamil 9 Bulan Agar Persalinan Lancar, Yuk Coba!

Tahapan Janin Turun

Hamil 8 bulan perut sudah turun

Foto: Orami Photo Stock

Untuk kehamilan kedua, janin bisa turun beberapa jam sebelum persalinan dimulai. Namun, jika hal ini terjadi lebih awal, bisa jadi Moms mengalami prolaps uteri atau peranakan turun.

Pada kondisi normal, rahim akan ditopang oleh ligament dan otot panggul. Namun, pada prolaps uteri, otot panggul tersebut kehilangan kekuatan dan tidak mampu menahan rahim di posisinya. Akibatnya, rahim turun dan mulai mendekati vagina.

Ada 4 tahapan janin turun yang perlu Moms ketahui:

  • Tahap 1: Pada tahap ini, leher rahim atau serviks jatuh ke dalam vagina.
  • Tahap 2: Serviks jatuh sedikit lebih jauh, yaitu mulai mendekati bukaan vagina.
  • Tahap 3: Serviks berada di luar vagina.
  • Tahap 4: Seluruh rahim berada di luar vagina. Kondisi ini dikenal sebagai procidentia.

Baca juga: Apa Perbedaan Kehamilan Pada Usia 20, 30, dan 40 Tahun?

Penyebab Hamil 8 Bulan Perut Sudah Turun

Hamil 8 bulan perut sudah turun

Foto: Orami Photo Stock

Lalu apa penyebab lain hamil 8 bulan perut sudah turun? Nah, sebelumnya, tahukah Moms kalau bentuk perut ibu hamil yang turun ke bawah biasanya umum hadir pada kehamilan kedua dan seturusnya?

Hal ini dikarenakan otot perut yang sudah mengendur. Hal tersebut bisa menjadi penyebab lain hamil 8 bulan perut sudah turun.

Ada beberapa penyebab Moms terkena prolaps uteri. Berikut adalah hal-hal yang sering memicu prolaps uteri:

  • Usia lanjut yang cenderung menyebabkan otot-otot tubuh melemah
  • Kenaikan berat badan yang berlebihan saat hamil
  • Pernah melakukan operasi di daerah pelvis sebelumnya

Baca Juga: Ini Doa Ketenangan Hati untuk Menghapus Kegelisahan, Yuk Panjatkan!

Cara Mencegah Hamil 8 Bulan Perut Sudah Turun

Hamil 8 bulan perut sudah turun

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang kita semua sudah ketahui, mencegah memang selalu lebih baik daripada mengobat. Ternyata kondisi hamil 8 bulan perut sudah turun juga bisa dicegah lho, Moms!

Ketika hamil 8 bulan perut sudah turun terjadi pada kehamilan pertama atau kehamilan berikutnya tanpa adanya gejala, hal tesebut bisa saja hanya tanda dan bagian alami dari proses kehamilan.

Namun ketika penurunan perut terlihat tidak wajar, perubahan tubuh mungkin tak bisa sepenuhunya dicegah.

Kendati demikian, Moms tidak perlu khawatir. Karena ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan untuk mencegah datangnya kondisi hamil 8 bulan perut sudah turun.

Yuk ikuti langkah yang bisa membantu Moms terhindar dari kondisi ini!

  • Usahakan mengurangi penyebab risiko sembelit
  • Senam kegel agar panggil Moms semakin kuat
  • Jangan atau hindari mengangkat beban terlalu berat
  • Coba untuk lebih mengontrol berat badan agar terhindar dari obesitas

Baca Juga: Minum ASI Saat Bayi Bisa Mencegah Obesitas Saat Anak Besar? Ini Penjelasannya

Gejala Prolaps Uteri

fe6ea133 f04f 4905 abe0 c47cd20f2b99 fotolia 172906128 subscription monthly m

Foto: Orami Photo Stock

Dilansir dari sebuah jurnal yang diterbitkan oleh U.S National Library of Medicine dengan judul Uterine Prolapse, prolapse iteri adalah kondisi uterus yang ke luar atau ke dalam vagina sebagai bentuk dari kegagalan ligamen dan pendukung fasia.

Nah, ibu hamil yang mengalami prolaps uteri ringan mungkin tidak akan merasakan tanda-tanda apapun. Tapi jika Moms mengalami prolaps uteri sedang atau lebih parah, gejala yang akan muncul adalah:

  • Pendarahan yang cukup banyak
  • Merasakan ada sesuatu yang turun ke arah vagina
  • Merasa tidak nyaman saat berhubungan intim
  • Saat duduk, Moms akan merasa duduk di atas bola
  • Konstipasi atau sembelit dalam jangka waktu cukup lama, walaupun sudah minum banyak cairan
  • Melihat secara langsung serviks keluar dari vagina

Baca juga: Naik Pesawat di Trimester Awal, Perhatikan 6 Hal Ini

Penyebab Prolaps Uteri

proses Hamil 8 bulan perut sudah turun

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, hamil 8 bulan perut sudah turun sendiri bisa disebabkan oleh kondisi prolaps uteri. Namun sebenarnya apa yang menjadi penyebabnya.

Menurut sebuah riset dari sebuah jurnal yang berjudul Uterine Prolapse in Pregnancy: Two Cases Report and Literature Review, prolaps uteri sendiri bisa disebabkan oleh berbagai macam hal seperti;

  • Proses melahirkan sebelumnya mengalami kesulitan
  • Memiliki riwayat trauma persalinan
  • Memiliki pengalaman melahirkan bayi yang terlalu besar atau makrosomia
  • Ibu mengalami obesitas
  • Memiliki kelainan jaringan ikat bawaan
  • Memiliki kondisi leher rahim memanjang akibat janin membesar
  • Operasi besar pada panggul
  • Pertambahan usia sehingga otot rahim menjadi lebih lemah
  • Adanya peningkatan hormon progesteron dan relaxin sehingga leher rahim menjadi lebih lemas

Baca Juga: Ingin Segera Hamil? 7 Makanan Ini Bisa Mempercepat Kehamilan

Pengobatan Prolaps Uteri

Hamil 8 bulan perut sudah turun

Foto: Orami Photo Stock

Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala-gejala tersebut. Dokter akan melakukan prosedur pemeriksaan dan menyarankan metode yang tepat untuk kondisi Moms.

Pada beberapa kasus ringan, mungkin tidak perlu diberikan tindakan apapun. Tapi untuk kasus yang lebih berat, perlu dilakukan tindakan agar terhindar dari komplikasi atau risiko keguguran.

Berikut beberapa metode yang tidak melibatkan operasi:

  • Mengurangi berat badan agar tekanan di daerah pelvis berkurang
  • Melakukan latihan kegel untuk memperkuat otot-otot di dalam vagina
  • Memasukkan alat khusus bernama pessary ke bawah leher rahim. Alat yang normalnya berfungsi sebagai kontrasepsi ini dapat membantu mendorong leher rahim kembali ke tempat semula dan menjaganya stabil pada posisi tersebut.

Baca Juga: Mengenal Polip Uterus atau Polip Rahim: Penyebab dan Gejalanya

Kendati demikian, jika Moms sudah mengalami perut yang turun pada usia kandungan 5 hingga 7 bulan dan disertai dengan berbagai gejala yang sudah disebutkan, biasanya dokter akan merekomendasikan tindakan pengobatan.

Ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi prolaps uterus. Tindakan terus adalah;

  • Pemberian hormon esterogen
  • Memasukkan cincin khusus dan steril ke vagina untuk menopang jaringan vagina agar tetap kuat
  • Operasi untuk membetulkan posisi rahim atau pengangkatan rahim
  • Memasukkan alat penyangga bernama pessarium

Baca Juga: Mengetahui Penyebab, Gejala dan Pengobatan Inversio Uteri

Perlu diketahui, jika ibu hamil tidak bisa menjalani pembedahan. Jadi alat penyangga pessarium akan dimasukkan ke vagina untuk bisa menopang rahim.

Kendati demikian, tindakan di atas tidak bisa dilakukan jika kondisi prolaps uterus sudah parah. Tak hanya itu Moms, penggunaan alat ini pun memiliki risiko menimbulkan iritasi sehingga vagina mengalami keputihan dan berbau.

Nah, itu dia Moms penjelasan secara lengkap mengenai kondisi 8 bulan perut sudah turun. Semoga kehamilan dan persalinan Moms nanti lancar, ya!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2034734/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6217878/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait