Program Hamil

PROGRAM HAMIL
30 November 2020

Hamil di Luar Kandungan, Ketahui Penyebab dan Cara Pemulihannya

Pulih setelah mengalami hamil di luar kandungan dan berusaha hamil lagi, mungkinkah?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ria Indhryani
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Apakah Moms pernah mendengar atau mengalami hamil di luar kandungan? Hamil di luar kandungan atau yang memiliki istilah kehamilan ektopik adalah kondisi dimana sel telur yang dibuahi menempel di luar rahim.

Pada kondisi hamil di luar kandungan, sel telur yang dibuahi biasanya menempel di salah satu saluran tuba fallopi rongga perut atau leher rahim. Ini artinya embrio tidak dapat berkembang menjadi janin karena tuba fallopi tidak cukup besar untuk mendukung perkembangan embrio.

Gejala kehamilan di luar kandungan mirip seperti gejala kehamilan biasa, dimana Moms akan mual dan merasakan nyeri payudara. Bahkan hasil tes kehamilan akam menunjukkan hasil positif. Namun, karena telur yang dibuahi tidak dapat bertahan hidup di luar rahim, jaringan tersebut harus dikeluarkan agar Moms terbebas dari komplikasi serius.

Mengalami hamil di luar kandungan tentu adalah sesuatu yang tidak diharapkan oleh para Moms yang sedang berusaha memiliki anak. Akan tetapi, menurut American Academy of Family Physicians (AAFP), hamil di luar kandungan terjadi pada satu dari setiap 50 kehamilan.

Ketika mengalami hamil di luar kandungan dan menjalani rentetan pengobatan yang diberikan oleh dokter, bagaimana caranya agar Moms cepat pulih? Mungkinkah untuk kembali hamil dengan kondisi kehamilan yang lebih baik?

Baca Juga: 4 Masalah Janin Ini Terjadi Akibat Stres Pada Ibu Hamil

Cara Alami Pulih setelah Hamil di Luar Kandungan

tanda-kehamilan-1-minggu-setelah-berhubungan.jpg

Setelah mengalami hamil di luar kandungan dan harus mengugurkan janin, Moms tentu butuh waktu untuk sembuh baik secara fisik maupun emosional.

Gabungkan perawatan alami untuk gejala fisik dan emosional Moms dan ingatlah untuk bersikap lembut dan baik kepada diri sendiri selama proses penyembuhan.

1. Pemulihan Emosional

Konseling pasca masalah kehamilan.jpg

1. Tim Support

Berbicara dengan wanita lain yang pernah mengalami keguguran atau kondisi sama yaitu hamil di luar kandungan, tentu dapat membantu Moms mengatasi perasaan sedih, marah, takut, dan kesepian.

Misalnya, bergabung dengan group atau forum sejenis Share Pregnancy and Infant Loss Support di Amerika Serikat dan Kanada yang menawarkan dukungan online untuk fokus pada resolusi positif dari kesedihan melalui penyembuhan emosional, fisik, sosial dan spiritual.

Moms bisa mencari forum dan group serupa di kota atau daerah Moms tinggal.

2. Konseling

Kehilangan bayi tentu adalah hal yang sulit bagi kedua pasangan. Faktanya, menurut American Psychological Association, pria berduka atas kehilangan kehamilan lebih dari yang pernah diyakini para peneliti.

Menghadiri sesi konseling bersama dengan pasangan dapat membantu menyelesaikan perasaan bersalah atau menyalahkan diri. Ini juga membantu mendekatkan Moms dan pasangan serta lebih belajar dalam mengatasi kesedihan.

3. Mengatasi Depresi

Hamil di luar kandungan menyebabkan hormon terus berubah yang mengarah ke gejala depresi termasuk kemarahan, kesedihan, ketakutan, kesedihan, dan rasa bersalah. Salah satu pengobatan alami yang efektif untuk depresi adalah penggunaan minyak esensial dan konsumsi suplemen tertentu.

Misalnya, menggunakan aromatheraphy minyak lavender atau menggunakan minyak essensial beraroma untuk digunakan saat memijat tubuh. Hal ini dapat membantu meningkatkan rasa tenang dan damai dengan mengurangi stres emosional dan mengurangi kecemasan.

Sebuah studi percontohan kecil yang diterbitkan dalam Journal Complementary Therapies in Clinical Practice menemukan bahwa campuran minyak esensial yang terdiri dari lavender dan minyak mawar membantu mengurangi kecemasan dan depresi pada wanita pascapersalinan.

Dikutip dari Mayo Clinic, gejala depresi juga dapat dibantu dengan meningkatkan kadar vitamin B12 dan folat. Vitamin B12 secara khusus membantu memproduksi serotonin secara alami dan dapat membantu meredakan gejala depresi.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan dalam Journal of Psychopharmacology, mengonsumsi 1 miligram vitamin B12 setiap hari dapat meningkatkan hasil pengobatan depresi. Laporan ini juga membahas pentingnya folat dalam peran depresi dan merekomendasikan dosis 800 mikrogram folat setiap hari.

Baca Juga: Cara Mengatasi Trauma Pasca Keguguran

2. Pemulihan Fisik

Manfaat Olahraga Malam Hari

1. Ikuti Rekomendasi Dokter

Pemulihan tubuh ketika mengalami proses hamil di luar kandungan akan membutuhkan waktu. Jika Moms menjalani operasi, ikuti semua pedoman perawatan luka, istirahat dan kebutuhan cairan yang disarankan.

Penting juga untuk mengikuti anjuran untuk mengistirahatkan panggul dengan menahan diri dari hubungan seksual, penggunaan tampon dan penggunaan douching sesuai petunjuk.

2. Hindari Alkohol

Menurut Ectopic Pregnancy Trust, minum alkohol tidak disarankan setelah mengonsumsi obat methotrexate karena keduanya memerlukan metabolisme di hati.

Efek obat mungkin masih bisa hadir hingga 100 hari setelah penggunaan dan minum alkohol dapat membuat Moms merasa mual serta berpotensi merusak hati.

3. Konsumsi Asam Folat

Jika Moms diberi methotrexate untuk mengatasi kondisi medis hamil di luar kandungan yang Moms alami, penting untuk mengembalikan kadar folat. Methotrexate diketahui mengurangi tingkat nutrisi penting ini dalam tubuh seseorang.

Sementara itu, kekurangan folat dapat menyebabkan kelelahan, fungsi kekebalan tubuh yang buruk, pencernaan yang buruk, anemia dan perubahan suasana hati.

Kadar folat yang rendah juga dikaitkan dengan depresi dan seperti yang disebutkan di atas, 800 mikrogram folat dianjurkam setiap hari untuk meredakan gejala depresi.

Selain itu, tambahkan makanan kaya folat seperti hati sapi, bayam, kacang polong hitam, asparagus, kubis Brussel, selada romaine dan alpukat ke dalam makanan Moms untuk membantu meningkatkan kadar secara alami.

4. Mengobati Bekas Luka

Jika Moms menjalani operasi akibat hamil di luar kandungan, obati bekas luka secara topikal dan secara alami atau internal. Pola makan yang sehat, minum delapan hingga 10 gelas air bersih setiap hari, dan mengaplikasikan minyak pelembab secara topikal dapat membantu mengurangi munculnya bekas luka setelah operasi.

Sebuah studi klinis baru-baru ini yang diterbitkan dalam International Journal of Molecular Sciences, mengutip beberapa minyak tumbuhan alami yang dapat membantu penyembuhan luka. Dua catatan dari penelitian ini adalah minyak kelapa dan minyak alpukat.

Minyak kelapa sangat bagus untuk kulit dan penelitian ini menunjukkan bahwa minyak kelapa yang kaya FFA membantu memperbaiki kulit saat dioleskan.

Selain itu, para peneliti mencatat bahwa minyak kelapa memiliki aktivitas antivirus, antijamur dan antibakteri yang kuat sehingga menjadi pilihan yang sehat untuk membantu mengobati bekas luka operasi.

Sementara, minyak alpukat adalah minyak sehat yang bagus dengan titik asap tinggi yang cocok untuk menumis makanan favorit Moms. Akan tetapi, saat ini para peneliti telah mengidentifikasinya sebagai pengobatan topikal yang efektif untuk luka.

Minyak alpukat diakui dapat meningkatkan kolagen dan mengurangi inflamasi dan dapat memberikan kelembaban yang sangat dibutuhkan pada bekas luka.

5. Olahraga

Ketika sudah mendapat izin dari tim medis untuk berolahraga, maka Moms dapat mulai melakukannya meski telah mengalami hamil di luar kandungan. Jika Moms menjalani operasi, mungkin perlu empat hingga delapan minggu sampai olahraga bisa disarankan.

Meski begitu, menghindari beban dan latihan yang berat kemungkinan juga akan direkomendasikan jika Moms menjalani operasi yang lebih agresif.

Namun, bila Moms merasa mampu, mulailah melakukan peregangan halus, tai chi, yoga, Pilates, berjalan kaki, dan bahkan berenang saat luka Moms sudah sembuh.

Olahraga adalah cara yang bagus untuk menyembuhkan tidak hanya secara fisik, tetapi juga dapat membantu mengurangi gejala kecemasan dan depresi akibat hamil di luar kandungan.

Baca Juga: Hamil Setelah Keguguran, Apakah Berbahaya?

Penyebab Hamil di Luar Kandungan

Tanda Kehamilan 1 Minggu Setelah Berhubungan

Pada kehamilan di luar kandungan, embrio menanamkan dirinya di tuba falopi dan hal ini membahayakan nyawa ibu dan bayinya. Jika Moms pernah mengalami kehamilan di luar kandungan, Moms mungkin bertanya-tanya, apakah selanjutnya masih bisa hamil kembali secara normal atau tidak?

Hamil di luar kandungan tidak membuat seseorang menjadi tidak bisa hamil lagi, bahkan setelah Moms hanya memiliki satu tuba fallopi. Namun, jika kedua tuba dilepas, maka hal ini membuat Moms tidak mungkin hamil kembali dengan melalui proses alami kecuali memilih proses IVF.

Moms masih bisa melahirkan bayi yang sehat dan cukup bulan setelah mengalami hamil di luar kandungan. Namun karena Moms pernah mengalami satu sel telur yang dibuahi dan gagal ditanamkan di dalam rahim, ada kemungkinan kecil hal itu akan terjadi lagi.

Akan tetapi, ada banyak faktor yang berpengaruh sehingga yang terjadi pada satu ibu belum tentu sama dengan ibu lainnya. Beberapa alasan atau faktor yang bisa meningkatkan kemungkinan hamil di luar kandungan kembali terjadi yaitu:

1. Infertilitas

Riwayat infertilitas atau ketidaksuburan akan berpengaruh besar terhadap peluang Moms untuk hamil kembali. Sayangnya, hal ini juga memperbesar peluang Moms untuk kembali hamil di luar kandungan.

2. Tuba Fallopii Yang Berbentuk Aneh

Jika Moms memiliki tuba fallopi yang berbentuk aneh latau jika Moms memiliki jaringan parut akibat operasi atau infeksi menular seksual, maka Moms mungkin akan lebih sulit untuk (dan tetap) hamil.

3. Umur

Usia adalah faktor lain yang sangat terkait dengan kehamilan di luar kandungan. Peluangnya akan semakin tinggi jika Moms berusia 35 tahun ke atas.

4. Riwayat Kehamilan

Jika Moms memiliki riwayat kehamilan di luar kandungan, maka terdapat 10 persen kemungkinan Moms untuk mengalami hamil di luar kandungan kembali.

Dokter biasanya akan menganjurkan Moms untuk menunggu setidaknya tiga bulan atau dua siklus menstruasi penuh sebelum mencoba kehamilan kembali. Akan tetapi, berapa lama Moms harus menunggu juga akan tergantung pada komplikasi kehamilan Moms sebelumnya.

Kerangka waktu ini disarankan agar dokter dapat mengetahui dengan jelas tanggal Terakhir Menstruasi (LMP), karena tanggal ini berperan besar dalam mencegah kehamilan di luar kandungan.

Periode menstruasi pertama setelah kehamilan di luar kandungan, akan memiliki aliran yang lebih deras. Namun, Moms akan mulai mengalami menstruasi normal dari periode kedua.

Jika Moms ingin hamil setelah mengalami hamil di luar kandungan, Moms harus menunggu setidaknya 3 bulan sebelum mencobanya.

Baca Juga: 9 Diet Sehat untuk Merencanakan Kehamilan

Mencegah Hamil di Luar Kandungan Berulang

cara-membuat-suami-bahagia.jpg

Tidak ada cara untuk mencegah hamil di luar kandungan. Namun, jangan khawatir karena ada kemungkinan untuk menurunkan risiko atau komplikasi serius yang terkait dengan hal ini. Diagnosis dan pengobatan dini, serta menjaga kesehatan reproduksi yang baik dapat membantu meminimalisir peluang hamil di luar kandungan.

Dengan menjaga kesehatan reproduksi yang baik dan menurunkan kemungkinan Moms tertular infeksi menular seksual, kemungkinan hamil di luar kandungan akan berkurang.

Oleh karena itu, Moms perlu melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan dan menjalani tes kehamilan secara teratur. Tidak hanya itu, Moms juga harus menjalani gaya hidup sehat yang dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

Terkadang, diagnosis dini dapat membantu dalam pengobatan. Namun, Moms tetap harus ingat bahwa tidak ada cara yang pasti untuk mencegah kondisi hamil di luar kandungan.

Baca Juga: Apakah yang Perlu Diketahui Tentang Kehamilan Ektopik?

Kehamilan adalah pengalaman yang luar biasa, meskipun disertai dengan komplikasi. Kehamilan di luar kandungan, tidak boleh diabaikan karena berisiko bagi dua nyawa yaitu ibu dan bayi. Untuk persalinan yang aman dan lancar, konsultasi dengan dokter kandungan Moms adalah jalan terbaik terutama ketika mulai merencanakan kehamilan.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait