Kehamilan

12 Mei 2020

Haruskah Menghindari Minuman Bersoda Saat Promil?

Pertimbangkan dampak-dampak ini ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Reksita
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Banyak hal yang sering kali disebut-sebut dapat memengaruhi fekundabilitas atau peluang untuk bisa hamil dalam satu siklus menstruasi.

Bahkan salah satu diantaranya adalah minuman bersoda. Namun, benarkah minuman bersoda dapat menyebabkan sulit hamil? Bagaimana minuman bersoda bisa memengaruhi peluang hamil?

Berikut beberapa dampak buruk konsumsi minuman bersoda saat program hamil:

Minuman Bersoda Mengandung Pemanis Buatan

Haruskah Menghindari Minuman Bersoda Saat Promil? 1

Foto: pixabay.com

Para peneliti dari Boston University School of Medicine menemukan bahwa konsumsi minuman yang mengandung pemanis buatan (seperti soda) dapat menurunkan peluang hamil. Tidak peduli siapa yang mengonsumsinya, baik itu istri ataupun suami.

Dalam hasil penelitian tersebut telah terbukti bahwa konsumsi soda pada wanita dapat menurunkan fekundabilitas sebesar 25%. Sementara konsumsi soda pada pria menyebabkan penurunan fekundabilitas hingga 33%.

“Kami menemukan hubungan positif antara asupan minuman dengan pemanis buatan dan penurunan kesuburan yang konsisten setelah mengendalikan banyak faktor seperti obesitas, asupan kafein, alkohol, merokok, dan kualitas makanan secara keseluruhan,” jelas Elizabeth Hatch, profesor epidemiologi di Universitas Boston dan penulis utama penelitian tersebut, seperti dikutip dari BU.edu.

Baca Juga: Ngeri, Ini Sederet Efek Buruk Minuman Bersoda yang Bisa Pengaruhi Tingkah Laku Anak

Tetapi bagaimana pemanis buatan dapat menurunkan kesuburan dan peluang hamil?

Mengutip Viera Vertility, pemanis buatan merupakan penyebab utama terjadinya lonjakan kadar insulin. Di mana insulin adalah hormon yang memungkin tubuh mengubah gula menjadi energi.

Secara kimiawi, insulin mirip dengan hormon ovarium lainnya yang berfungsi untuk mematangkan sel telur. Sehingga ketika kadar insulin melonjak, itu dapat membuat ovarium menjadi ‘kebingungan’ dan dapat memengaruhi pertumbuhan serta produksi hormon penting yang dibutuhkan sistem reproduksi.

Konsumsi Minuman Bersoda Rentan Terpapar BPA

Haruskah Menghindari Minuman Bersoda Saat Promil? 2

Foto: pixabay.com

Mengonsumsi minuman bersoda saat program hamil juga terbukti dapat meningkatkan risiko terpapar bisphenol A atau BPA, khususnya minuman bersoda kemasan kaleng, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Epidemiology.

Sebagaimana diketahui, BPA merupakan salah satu bahan kimia yang telah terbukti memiliki efek buruk terhadap kesuburan. Bahkan paparan BPA yang terlalu sering dapat menurunkan peluang hamil hingga infertilitas.

Baca Juga: Kenapa Minuman Bersoda Tidak Baik untuk Kesehatan Anak?

Kebanyakan Minuman Bersoda Mengandung Kafein

Haruskah Menghindari Minuman Bersoda Saat Promil? 3

Foto: pexels.com

Melalui Deccan Herald, Dr. Manjula BC, spesialis ginekolog dan pakar IVF berbasis di Bengaluru, mengungkapkan bahwa sebagian besar minuman bersoda mengandung kafein yang dapat menjadi penyebab sulit hamil.

“Kafein adalah vasokonstriktor yang mengurangi aliran darah ke uterus, yang dapat menyebabkan perdarahan menstruasi berkurang dan juga memperpendek durasi menstruasi,” tulis Dr. Manjula.

Berdasarkan studi dalam American Journal of Epidemiology, wanita dengan lama menstruasi kurang dari 3 hari memiliki fekundabilitas yang lebih rendah dibandingkan dengan wanita dengan 3-4 hari perdarahan menstruasi.

Baca Juga: Ketahui Batasan Mengonsumsi Minuman Bersoda

Minuman Bersoda Berkaitan Dengan Kebiasaan Makan Yang Buruk

Haruskah Menghindari Minuman Bersoda Saat Promil? 4

Foto: unsplash.com

Kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda berkaitan dengan penurunan volume semen sebesar 4,1% (1-2 botol per minggu) atau hingga 12,5% jika mengonsumsinya lebih dari 3 botol per minggu, menurut sebuah studi di jurnal Medicine.

Para peneliti mengklaim bahwa hal tersebut dapat terjadi karena konsumsi minuman bersoda sering kali berkaitan dengan gaya hidup dan kebiasaan makan yang buruk seperti merokok, minum kopi, dan mengonsumsi makanan yang digoreng. Hal-hal yang dapat menurunkan dan merusak kualitas maupun kuantitas sperma.

Jadi, perlukan membatasi atau menghindari minuman bersoda saat program hamil? Tentu saja keputusan itu kembali pada Moms dan Dads. Hanya saja ada baiknya jika mempertimbangkan beberapa dampaknya seperti yang telah disebutkan di atas.

Referensi:

  1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26181561
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/29384791
  3. https://www.vierafertility.com/blog/3-things-you-didnt-know-that-could-effect-your-fertility/
  4. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3321066/
  5. https://www.deccanherald.com/living/health-and-well-being/soft-drinks-can-cause-infertility-670383.html
  6. http://www.bu.edu/articles/2018/soda-and-fertility/
  7. https://academic.oup.com/aje/article/174/6/701/88882

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait