Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Sex & Relationship | Feb 3, 2018

Hati-hati! 3 Gaya Bercinta Ini Berbahaya dan Rentan Timbulkan Cedera

Bagikan


Hati-hati! 3 Gaya Bercinta Ini Berbahaya dan Rentan Timbulkan Cedera

Studi terbaru yang dipublikasikan pada International Journal of Impotence Research, mengungkap tiga posisi bercinta yang bisa membahayakan kita.

Fakta tersebut diketahui setelah para peneliti memeriksa 90 pasien berusia 18 hingga 66 tahun yang penisnya mengalami keretakan. Mereka menemukan kenyataan bahwa 77% kasus penis retak itu berkaitan dengan luka akibat berhubungan seksual.

Para peneliti pun memeriksa lebih lanjut tentang posisi seks apa yang mereka lakukan hingga menyebabkan luka tersebut.

Namun, tahukah Moms selama ini posisi bercinta  mana yang menjadi penyebabnya?

Hmm.. rupanya sebanyak 41% pria yang mengalami penis retak, mengaku kejadiannya disebabkan oleh bercinta dengan posisi doggy style. Dua puluh lima persen lainnya saat posisi misionaris, dan sisanya karena gaya woman on top.

Jadi sebaiknya hati-hati sebab ketiga posisi bercinta inilah yang dianggap paling berbahaya.

Baca Juga : Ternyata Ini Posisi Seks yang Paling Takut Dicoba Oleh Pasangan

Alasan mengapa posisi tersebut bisa menyebabkan penis retak cukup simpel. Hal tersebut terjadi ketika Moms terlalu memaksakan ereksi suami.

Ada tabung seperti spons di jaringan penis yang menjadi kaku ketika penuh dengan darah. Meskipun penis tidak memiliki tulang, namun saat mengalami ereksi, ia bisa ‘patah’ ketika jaringannya robek saat terbentur dengan kekuatan tumpul. Biasanya ditandai dengan bunyi retak pada penis suami.

Doggy style, yang memang cenderung lebih ‘bertenaga’ bisa menyebabkan dorongan yang tidak disengaja dengan kuat. Ketika suami melakukan penetrasi dari belakang, ia menjadi terlalu bersemangat dan seks bisa menjadi agak kasar.

Jika terlepas dari miss V, maka penis tanpa sengaja bisa mengarah ke arah tulang panggul menuju perineum, dan itu yang menyebabkannya retak. Duh!

Dan bukan hanya pria yang kesakitan dari gaya bercinta ini. Pada wanita, doggy style dikeluhkan karena membuat punggung tersaa sakit lantaran pria cenderung meletakkan bobot tubuh kepadanya.

Baca Juga : Anti Bosan! Eksplor 6 Spot Ini untuk Meningkatkan Gairah Saat Bercinta

Yang mungkin tak disangka-sangka, gaya misionaris yang selama ini dianggap gaya bercinta paling aman pun, ternyata menempati posisi kedua gaya bercinta yang berbahaya. Dengan posisi ini, penis retak saat ia terpelincir dari vagina lalu mengenai bagian pinggir kasur atau lantai.

Sementara itu, posisi woman on top berisiko saat Moms terlalu bergairah dan bersemangat.

Misalnya, Moms mungkin bergerak maju dan mundur secara tiba-tiba saat seks. Lalu, menekan penis dengan kekuatan besar. Alhasil, penis membengkok dan akhirnya patah.

Mengingat risiko yang mungkin terjadi, maka ada baiknya Moms dan suami lebih berhati-hati saat melakukan hubungan intim dengan tiga gaya bercinta tadi, ya.

(GLW)

Sumber : womenshealthmag.co.uk, metro.co.uk, nypost.com 

Bagikan


Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.