Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Balita | Jan 17, 2018

Hati-Hati, 5 Jenis Makanan Ini Berbahaya Bagi Balita

Bagikan


Moms pasti tahu kan, bagaimana sulitnya memberi makan balita? Mulai dari menemukan makanan yang dia sukai, hingga harus mengejarnya kesana kemari saat menyuapi. Hal ini juga yang membuat banyak orang tua akhirnya mengambil jalan pintas dengan memberikan makanan cepat saji sebagai pilihan makanan balita.

Tapi apa Moms tahu kalau makanan cepat saji termasuk salah satu makanan berbahaya untuk balita? Bukan hanya itu, masih ada juga beberapa jenis makanan yang terlihat normal tapi ternyata berbahaya untuk balita. Berikut beberapa diantaranya:

1. Sereal

makanan berbahaya bagi balita, sereal

promedicahealth.com

Siapa sih yang tak suka dengan sereal? Makanan cepat saji ini dapat membuat perut cepat kenyang, apalagi jika ditambahkan susu dingin yang segar. Tapi sereal ternyata tidak baik jika dikonsumsi terlalu banyak oleh balita lho, Moms.

Di dalam sereal terdapat bermacam kandungan gula yang dapat meningkatkan resiko obesitas pada balita. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Environmental Working Group, terungkap fakta bahwa 92% sereal memiliki kandungan gula tambahan, yang jika dikonsumsi secara rutin selama satu tahun setara dengan mengkonsumsi 1.000 sendok teh gula. Wah, bahaya sekali ya?

2. Madu

madu, makanan berbahaya bagi balita

seriouseats.com

Madu mungkin baik untuk orang dewasa, tapi ternyata tidak untuk balita dibawah umur 4 tahun. Alasannya, madu dapat mengandung jamur atau bakteri yang dinamakan Clostridium botulinum, dan dapat membuat balita mengalami kondisi botulisme atau keracunan serius.

Dalam riset yang dilakukan oleh Health Canada ditemukan fakta bahwa 70% hingga 90% kasus botulisme terjadi akibat bakteri dalam minyak dan debu, yang biasanya juga dapat dengan mudah mengkontaminasi madu. Karena itulah, hindari memberikan madu jika Si Kecil belum cukup umur ya, Moms.

Baca Juga : Apakah Sebaiknya Anak Hanya Makan Makanan Organik?

3. Daging Olahan

daging olahan, makanan berbahaya bagi balita

cnn.com

Daging olahan seperti salami, daging burger, daging beku, dan sosis, biasanya terbuat dari bermacam bagian daging pada hewan.

Semua bagian daging tersebut akan dihancurkan, lalu disatukan kedalam mesin penggiling dan dibuat beragam macam produk. Nah, proses inilah yang membuat daging olahan menjadi kurang baik untuk dijadikan makanan balita.

Riset The World Cancer Research Fund menemukan fakta bahwa proses ini akan membuat daging rentan terkontaminasi oleh beragam virus dan bakteri, yang dapat meningkatkan resiko kanker pada balita. Selain itu, daging olahan yang tinggi kalori juga berpotensi membuat balita obesitas dan memiliki perkembangan yang tidak normal.

4. Kentang Goreng

kentang goreng, makanan berbahaya bagi balita

thespruce.com

Kentang goreng yang renyah dan crispy memang nikmat bukan? Meski begitu, kandungan gizi dalam kentang goreng atau french fries ternyata sangat sedikit dan malah dapat berpotensi mengganggu perkembangan balita.

Kentang yang digoreng dengan minyak mengandung kalori dan lemak jahat yang cukup tinggi. Lemak jahat akan membuat tubuh balita rentan terkena resiko berbagai macam penyakit berat, seperti penyakit jantung, diabetes, hingga kanker. Jadi sebaiknya mulai kurangi konsumsi kentang goreng untuk si buah hati ya, Moms.

5. Ikan Kalengan

ikan kalengan, makanan berbahaya bagi balita

cnbc.com

Sebenarnya, sarden dan berbagai jenis ikan lainnya memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh dan otak balita. Tapi jika dikonsumsi dengan porsi dan cara yang salah, balita malah dapat terkena resiko keracunan merkuri yang berasal dari ikan laut.

Ikan tuna misalnya, tidak direkomendasikan untuk balita karena memang rentan mengandung merkuri dan jenis racun lainnya. Jika balita terus dibiarkan mengkonsumsi ikan yang mengandung merkuri, resiko terkena alergi parah, tekanan darah rendah atau serta penyakit kanker pada balita akan meningkat.

Memberikan makanan pada balita memang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Moms harus sangat teliti melihat kandungan pada setiap makanan yang diberikan pada Si Kecil, agar ia dapat terhindar dari penyakit berbahaya. Apa Moms tahu apa saja jenis makanan yang lebih sehat untuk balita?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.