Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Health | Apr 15, 2019

Hati-Hati, Ini Dia 5 Penyakit dengan Gejala Leher Kaku

Bagikan


leher kaku

Leher kaku kerap diasosiasikan dengan salah bantal. Namun ternyata, penyebabnya tidak selalu salah bantal.

Beberapa penyakit, bahkan yang serius, memiliki gejala leher kaku.

Supaya tidak salah penanganan, Moms harus tahu penyakit apa saja yang dapat menyebabkan leher kaku.

Ini dia 5 penyakit dengan gejala leher kaku seperti dikatakan para pakar tulang dari Illinois Bone and Joint Institute.

1. Otot Tegang atau Keseleo

leher kaku

Foto: freepik.com

Otot levator skapula yang membentang sepanjang punggung dan menghubungkan tulang belakang leher ke bahu bisa mengalami ketegangan atau bahkan keseleo.

Penyebabnya mulai dari posisi tidur yang salah, postur tubuh yang buruk misalnya menjepit ponsel di antara leher dan bahu, aktivitas berulang memutar kepala seperti ketika berenang, serta menatap monitor komputer selama berjam-jam.

Baca Juga: Hindari Amputasi, Begini Cara Mengobati Luka Diabetes

2. Gangguan Tulang Belakang

gejala leher kaku

Foto: freepik.com

Tulang leher terdiri atas tulang-tulang kecil dengan persendian yang kompleks.

Ketika salah satu bagian dari tulang leher tidak sejajar, akan menimbulkan rasa sakit dan kekakuan pada leher.

Hal ini karena struktur dan jalur saraf di tulang belakang leher semuanya saling berhubungan sehingga masalah pada satu ruas dapat menyebabkan kejang otot dan kekakuan pada otot leher.

3. Meningitis

leher kaku

Foto: freepik.com

Infeksi bakteri pada membran cairan otak dan sumsum tulang belakang menyebabkan peradangan dan kekakuan pada leher, diikuti dengan demam tinggi, sakit kepala, dan mual.

Segera cari pertolongan medis jika Moms atau anggota keluarga mengalami gejala seperti itu, karena kemungkinan besar merupakan indikasi penyakit meningitis.

Infeksi langka tetapi serius lainnya juga dapat menyebabkan gejala leher kaku, seperti penyakit meningokokus atau osteomielitis vertebra yang terjadi pada tulang belakang leher.

4. Cedera

gejala leher kaku

Foto: freepik.com

Kecelakaan, jatuh, cedera olahraga, atau menyentak kepala dengan keras dapat menyebabkan cedera pada otot leher.

Gejala utamanya adalah leher terasa kaku dan sakit.

Baca Juga: 9 Imunisasi yang Ditujukan dan Direkomendasikan untuk Orang Dewasa

5. Radang Sendi

leher kaku

Foto: freepik.com

Menurut para pakar di American College of Rheumatology, osteoarthritis bisa terjadi pada sendi leher seiring dengan bertambahnya usia, dan dapat menyebabkan kekakuan dan membatasi pergerakan leher.

Sedangkan rheumatoid arthritis adalah gangguan autoimun yang dapat mempengaruhi sendi leher di bagian atas yang mengakibatkan nyeri leher dan kekakuan yang parah.

Kadang-kadang, arthritis juga menyebabkan penyempitan pada saluran tulang belakang, dan menyebabkan rasa sakit yang menjalar ke lengan, kaki, dan leher.

Baca Juga: Sakit Kepala Belakang, 5 Hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Itu dia 5 penyakit yang memiliki gejala leher kaku.

Jika Moms merasakan gejala leher kaku yang bertahan selama lebih dari seminggu, dan ditambah dengan munculnya gejala lain seperti yang disebut di atas, segera periksakan ke dokter, ya.

(VAN)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.