Parenting Islami

PARENTING ISLAMI
11 Maret 2021

3+ Hikmah dan Keutamaan Pernikahan dalam Islam, Salah Satunya Gerbang Meraih Ketenangan!

Banyak yang menyepelekan, namun banyak keutamaan yang akan didapat saat melakukan pernikahan dalam Islam
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Seperti yang sudah diketahui, pernikahan dalam Islam adalah ibadah. Lantas, apa keutamaan dan hikmah pernikahan dalam Islam? Yuk simak ulasannya di bawah ini.

Saat ini, banyak yang memutuskan untuk hidup sendiri atau tidak menikah sama sekali. Selain merasa bahwa menikah hanya akan menambah beban finansial, banyak orang juga yang merasa tidak mendapatkan kebebasan dan merasa terikat jika harus menikah.

Padahal, keutamaan pernikahan terutama dalam pandangan Islam sangat besar. Hal ini didasari atas kenyataan bahwa kehidupan manusia tak mungkin berlangsung dan berkelanjutan kecuali dengan memiliki generasi yang baik.

Dilansir NU Online, keturunan yang baik tentu dihasilkan dari pernikahan dan keluarga yang harmonis. Karena itu, menikah adalah satu-satunya jalan terbaik melahirkan generasi pilihan dan memperbanyak keturunan, sebagaimana firman Allah:

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan darinya Allah menciptakan istrinya; serta dari keduanya Allah memperbanyak laki-laki dan perempuan yang banyak.” (QS An Nisa: 1).

Baca Juga: Suami Terlihat Malas dalam Rumah Tangga, Bagaimana Menghadapinya?

Keutamaan Pernikahan dalam Islam

Harus Disadari Inilah Hikmah dan Keutamaan Dibalik Pernikahan -1.jpg

Foto: Seekersguidance.org

Ada banyak keutamaan tentang pernikahan dalam islam yang tersirat dan tersurat dari Alquran maupun sunnah.

1. Benteng Menjaga Kesucian Diri

Pernikahan dalam Islam adalah cara yang paling mulia untuk memenuhi kebutuhan biologis, naluri, dan fitrah saling mencinta yang dititipkan Allah kepada manusia. Jika kebutuhan, naluri dan fitrah itu tak terpenuhi akan membawa pemiliknya kepada kegelisahan, kekacauan, bahkan frustasi yang berujung pada berbagai tindakan tak terpuji.

Rasulullah SAW bersabda: “Wahai para pemuda, siapa saja di antara kalian yang sudah mampu ba’at (menikah), maka menikahlah! Sebab, menikah itu lebih mampu menundukkan (menjaga) pandangan dan memelihara kemaluan. Namun, siapa saja yang tidak mampu, maka sebaiknya dia berpuasa. Sebab, puasa adalah penekan nafsu syahwat baginya.” (HR Muslim).

2. Gerbang Meraih Ketenangan

Selain itu, tidak bisa dipungkiri bahwa pernikahan dalam Islam adalah sarana untuk meraih rasa tentram, saling menyayangi, serta kebahagiaan bersama. Seperti tercantum dalam Alquran: "Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia ciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang." (QS Ar Rum: 21).

Baca Juga: 9 Langkah Memulihkan Hubungan Rumah Tangga Setelah Perselingkuhan

3. Saling Bersinergi

Pernikahan dalam Islam juga merupakan jalan untuk saling mengikat, saling menutupi kekurangan, saling menaruh kepercayaan kepercayaan, saling membutuhkan, saling berbagi peran, saling menolong, saling memenuhi hak-kewajiban, saling meringankan beban, dan sebagainya.

Saling berbagi peran dalam tugas rumah tangga akan terasa lebih baik, karena rumah tangga yang harmonis didasari dengan kejujuran dan kerja sama yang baik yang sesuai dengan kodratnya. Suami sebagai peminpin yang bijaksana dan istri sebagai pengikut yang renda hati. Sebagaimana dalam firman Allah SWT:

“Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka perempuan yang saleh ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah memelihara (mereka).” (QS An-Nisa: 34).

4. Menikah Bernilai Ibadah

Pernikahan dalam Islam bagian dari ibadah karena diperintahkan Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT berfirman: “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS An Nur: 32).

Ayat tersebut menggunakan kata ‘ankihu’ (nikahkanlah) yang merupakan fi’il amr atau kata perintah. Nabi SAW juga memerintahkan umatnya untuk menikah. Beliau bersabda: “Wahai para pemuda, barangsiapa yang sudah sanggup menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu obat pengekang nafsunya.” (HR. Bukhari no. 5056, Muslim no. 1400).

Bahkan, romantisme dalam rumah tangga juga berpahala. Nabi SAW bersabda: “Hubungan intim antara kalian adalah sedekah”. Para sahabat lantas ada yang bertanya, ‘Wahai Rasulullah, bagaimana mungkin kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu malah mendapatkan pahala?’ Beliau menjawab, ‘Bukankah jika kalian bersetubuh pada perempuan yang haram, kalian mendapatkan dosa? Maka demikian pula jika kalian bersetubuh dengan perempuan yang halal, kalian akan mendapatkan pahala.” (HR. Muslim no. 1006).

Baca Juga: Ingin Rumah Tangga Harmonis? Jangan Lupa Apresiasi Istri!

Menikah Ditinjau dari Penelitian

Harus Disadari Inilah Hikmah dan Keutamaan Dibalik Pernikahan -2.jpg

Foto: TheOddyseyonline.com

Setelah mengetahui keutamaan pernikahan dalam Islam, penting bagi Moms untuk melihat pernikahan dari bidang keilmuan. Banyak keuntungan lain yang didapatkan saat memutuskan untuk melangsungkan pernikahan, bahkan menurut sains.

1. Lebih Kaya

Sebuah studi berbasis survei di Journal of Sociology mengungkapkan bahwa responden yang menikah memiliki peningkatan kekayaan bersih per orang sebesar 77 persen dibandingkan responden yang lajang .

Orang yang menikah juga memperoleh kekayaan yang jauh lebih banyak daripada orang yang bercerai. Jadi, meski mengadakan pernikahan pernikahan mungkin terasa mahal, pernikahan mungkin masih merupakan keputusan yang cerdas secara finansial.

2. Memiliki Stres yang Lebih Rendah

Studi yang dilakukan oleh University of Chicago menunjukkan, orang yang sudah menikah memiliki respons yang kurang dramatis terhadap stres secara psikologis.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang tidak berpasangan dari kedua jenis kelamin memiliki tingkat kortisol yang lebih tinggi daripada orang yang menikah.

3. Lebih Cepat Pulih Setelah Operasi Besar

Orang menikah yang menjalani operasi jantung besar tiga kali lebih mungkin dibandingkan orang yang belum menikah untuk tetap hidup 15 tahun kemudian, menurut peneliti dari University of Rochester.

Tidak jelas apakah ini karena mereka merasa lebih termotivasi untuk tetap sehat atau karena pasangannya menjaga mereka tetap stabil setelah operasi dalam perawatan lanjutran. Terlebih lagi, semakin bahagia pernikahannya, semakin baik hasilnya, sehingga memiliki hati yang bahagia secara harfiah bisa mengarah pada jantung yang sehat.

Baca Juga: 7 Alasan Mengapa Ibu Rumah Tangga dan Ibu Bekerja Sama-sama Rentan Stres Berkepanjangan

4. Tidur yang lebih Nyenyak

Moms mungkin merasa terganggu dengan pasangan yang mencuri selimut, tetapi sebuah penelitian terhadap hampir 2.000 perempuan yang dilakukan American Academy of Sleep Medicine menemukan bahwa perempuan yang memiliki kehidupan pernikahan yang bahagia memiliki kualitas tidur yang lebih baik.

Begitu banyaknya keutamaan pernikahan dalam Islam yang memuliakan setiap pasangan.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait