Pernikahan & Seks

Pernikahan Penuh Ekspektasi Tidak Realistis, Apa Moms Mengalaminya?

Ekspektasi dalam pernikahan yang tinggi bisa menimbulkan masalah bahkan perceraian
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms, sebuah hubungan bisa berjalan dengan lancar apabila kedua belah pihak bisa saling memahami, toleransi, dan bisa berkomunikasi dengan baik.

Terkadang, salah satu hal yang bisa memecah belah hubungan ialah ekspektasi yang tidak realistis antara Moms dan Dads.

Tingginya ekspektasi dalam hubungan pernikahan ini cukup punya dampak buruk, karena selain akan sering kecewa, Moms pun akan sering membandingkan Dads dengan orang lain.

Baca Juga: Agar Pernikahan Langgeng, Ikuti 5 Tips Komunikasi dengan Pasangan Seperti Ini

Ekspektasi Tidak Realistis dalam Hubungan Pernikahan

Lantas, seperti apa saja ekspektasi yang tidak realistis dalam pernikahan?

1. Berharap Selalu Bersama 24/7

Ini Alasan Mengapa Seks Sangat Penting Dalam Pernikahan

Menurut dr. Chloe Carmichael, PhD, terapis hubungan di New York City dan penulis Dr Chloe’s 10 Commandments of Dating, hubungan cenderung berhasil apabila kedua belah pihak bisa mempertahankan tingkat kemandirian dan kehidupan pribadi masing-masing.

Hal ini menciptakan jarak yang sehat sehingga melahirkan keinginan untuk selalu berdekatan.

Moms harus bisa memiliki keinginan untuk punya teman dan kehidupan sendiri di luar hubungan dan juga mendorong Dads untuk sama-sama melakukannya.

Namun, apabila Moms dan Dads memang tidak suka bergaul dan lebih memilih menghabiskan waktu bersama 24 jam, hal itu tidak masalah.

Namun, pastikan Moms dan Dads berada di pemahaman yang sama, sehingga ke depannya tidak menimbulkan masalah apabila mau memiliki me time.

2. Berharap Pasangan Meminta Maaf Lebih Dulu

bertengkar dengan suami

Harapan dalam pernikahan yang satu ini merupakan masalah besar menurut dr. Chloe.

Pasalnya, jika kebiasaan ini sudah terbentuk seiring berjalannya waktu, maka lama kelamaan akan menjadi pola dalam suatu hubungan.

Terkadang dalam pernikahan, satu pihak jadi terbiasa dengan pihak lain yang selalu mengalah lebih dulu.

Lama-lama pihak ini akan jadi terbiasa, selalu merajuk, dan percaya bahwa pasangannya akan selalu datang, tidak peduli bagaimana mereka bertindak atau apa akar permasalahannya.

Padahal, nyatanya tidak ada jaminan bahwa pasangan yang mengalah tersebut akan selalu ada di sisi Moms atau Dads selamanya.

Jadi, hindari ekspektasi yang satu ini dan mulailah minta maaf apabila bersalah.

Baca Juga: Terapkan 5 Tips Ini Agar Pernikahan Tetap Langgeng

3. Berharap Pasangan Tidak Memiliki Teman Lawan Jenis

selingkuh

Banyak orang yang tidak ada orang yang nyaman apabila pasangannya punya teman dekat lawan jenis.

Meskipun Moms dan Dads saling mempercayai satu sama lain, tetapi perasaan kurang nyaman ini hadir karena sifat alami manusia dan hal tersebut wajar.

“Tetapi melarang seseorang untuk tidak berteman dengan lawan jenis, itu tidak sepenuhnya adil, terutama jika mereka sudah membuktikan pada Anda bahwa Anda tidak punya alasan kuat untuk cemburu,” ujar dr. Chloe.

Pasangan yang saling menghargai dan mencintai akan menghormati satu sama lain.

Sehingga meskipun ada kesempatan dalam banyak waktu, jika ia memang menghargai pasangannya, perselingkuhan tidak akan terjadi, Moms.

4. Berharap Pasangan Selalu Tahu Isi Pikiran Kita

bertengkar dengan suami

Percaya bahwa Moms dan Dads saling mengerti satu sama lain sehingga bisa memahami dan mengantisipasi kebutuhan satu sama lain adalah salah satu tanda hubungan yang kuat.

Tetapi, ketika berharap Dads harus selalu tahu pikiran Moms, inilah tanda yang tidak baik.

"Berekspektasi pasangan untuk membaca pikiran akan menyebabkan miskomunikasi dan kebingungan. Penting untuk mengekpresikan diri secara jelas dan membiarkan pasangan tahu apa yang Anda pikirkan serta rasakan," papar life coach, Crystie Lim, dilansir dari Lifehack.

"Sadari bahwa pasangan bukanlah orang yang sama dengan Anda. Kunci untuk hubungan yang bahagia dan sehat adalah komunikasi yang baik," tambahnya.

Baca Juga: Merasa Kesepian Dalam Pernikahan? Ini 6 Penyebabnya

5. Berharap Pasangan Berpenampilan Sempurna

3 Tanda Pernikahan di Ambang Perceraian 3.jpg

Apabila minat Moms dan Dads hanya terletak pada penampilan pasangan saja, Moms dan Dads akan benar-benar kecewa.

Sebab, penampilan seiring waktu akan memudar. Berharap pasangan bisa mengurus diri dengan baik itu lain soal dengan berharap pasangan Moms bisa mirip Liam Hemsworth atau Katie Holmes.

Moms, itulah ekspektasi dalam hubungan pernikahan yang tidak realistis.

Mudah-mudahan Moms dan Dads bisa menyadari hal tersebut ya, sehingga bisa terhindar dari masalah-masalah besar yang akan timbul apabila kebiasaan ini tidak diperbaiki.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait