Program Hamil

PROGRAM HAMIL
2 November 2020

Susah Tidur Saat Hamil? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya Ini

Apakah penyebab insomnia saat trimester ketiga?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Moms mungkin berpikir bahwa kurang tidur adalah hal biasa yang akan terjadi dan harus dihadapi setelah bayi lahir. Namun bagi banyak ibu, insomnia atau susah tidur bisa menjadi tantangan terbesar bahkan sebelum Si Kecil lahir.

Menurut studi dari National Sleep Foundation, 78 persen ibu hamil mengalami gangguan tidur karena sering merasa lelah terutama selama trimester pertama dan ketiga.

Terkadang karena susah tidur saat hamil di trimester ketiga, badan terasa mudah lelah, mengantuk, dan tidak bugar. Padahal, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa calon ibu atasi agar bisa tidur dengan nyenyak saat hamil tua.

Cari tahu lebih lanjut tentang informasinya berikut ini, Moms.

Baca Juga: Bisa Jadi Tanda Kelahiran Prematur, Ini Penyebab Kontraksi Dini saat Hamil

Penyebab Susah Tidur Saat Hamil

penyeba susah tidur saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Terlebih dahulu kita harus memahami mengapa bisa terjadi kondisi susah tidur saat hamil.

Menurut dr. Grace Valentine, Sp.OG, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Puri Indah, susah tidur saat hamil sering terjadi di trimester pertama dan ketiga.

"Keluhan susah tidur atau insomnia adalah salah satu keluhan yang sering dialami ibu hamil. Sekitar 78 persen ibu hamil pernah mengalami keluhan susah tidur. Insomnia umumnya terjadi pada trimester 1 dan 3 kehamilan," jelas dr. Grace.

Dr. Jill Powell, asisten profesor di Departemen Obstetri, Ginekologi, dan Kesehatan Wanita di St. Louis University School of Medicine, menyatakan bahwa pada insomnia saat trimester ketiga relatif umum terjadi dan disebabkan oleh beberapa hal.

Misalnya, seperti perubahan hormonal kehamilan, sering buang air kecil, heartburn, kram kaki, metabolisme naik yang membuat tubuh bekerja ekstra keras, sulit merasa nyaman dengan janin yang bertambah besar, kecemasan pra-kelahiran, dan kelelahan.

Selain itu, penyebab susah tidur saat hamil juga bisa berbeda tiap trimester kehamilan.

"Pada trimester pertama kehamilan, ibu hamil memang mudah merasa lelah dan mudah mengantuk, oleh karena pada trimester ini, ibu hamil mengalami penurunan kualitas tidur," terang dr. Grace.

Hal inilah yang membuat ibu hamil pada trimester pertama merasa lelah sepanjang hari. Perubahan hormonal berupa peningkatan kadar hormon progesteron juga berperan dalam perubahan kualitas tidur ini.

Sementara itu, susah tidur saat hamil pada trimester dua dan tiga kehamilan antara lain seperti:

1. Frekuensi Buang Air Kecil Semakin Sering

Hal ini dapat disebabkan oleh peningkatan kadar hormon kehamilan dan efek penekanan di kandung kemih oleh ukuran rahim yang semakin besar sejalan dengan semakin tua usia kehamilan.

2. Heartburn atau Rasa Panas yang Dirasakan di Area Ulu Hati

Kondisi heartburn juga bisa menjadi penyebab susah tidur saat hamil. Hal ini umum terjadi pada malam hari saat ibu hamil berbaring.

Keluhan ini disebabkan oleh pengaruh hormon kehamilan terhadap otot yang biasanya menjaga asam lambung agar tidak naik ke esofagus menjadi lebih relaks selama kehamilan.

Ditambah dengan efek penekanan rahim yang semakin membesar, sehingga keluhan ini memberat pada akhir kehamilan

3. Penyebab Lain

Lebih lanjut, dr. Grace juga menjelaskan penyebab lain susah tidur saat hamil seperti kram kaki yang merupakan keluhan yang sering dikaitkan dengan kadar kalsium dan magnesium yang rendah pada ibu hamil.

"Sakit pinggang atau punggung, ketidaknyamanan mencari posisi tidur yang tepat, dan gangguan cemas saat menjelang persalinan juga menjadi penyebab susah tidur saat hamil," kata dr. Grace.

Selain itu, American Pregnancy Association menyebutkan bahwa semakin lama usia kehamilan, maka semakin tidak nyaman tidur dengan ukuran perut yang membesar.

Baca Juga: Mual dan Mulas Selama Hamil? Ini 5 Penyebab Umum Dispepsia pada Ibu Hamil

Cara Mengatasi Susah Tidur Saat Hamil

cara mengatasi susah tidur saat hamil

Foto: Orami Photo Stock

Ketika mengalami susah tidur saat hamil, hal ini tentu mengurangi jumlah jam tidur berkualitas di masa kehamilan. Moms mungkin juga sedang mencari cara untuk mengatasi susah tidur saat hamil.

"Untuk mengatasi gangguan tidur, sebaiknya ibu hamil menciptakan kebiasaan tidur yang baik selama hamil. Mulai dengan waktu tidur yang teratur setiap malam," ungkap dr. Grace.

Selain itu, ia juga menyarankan untuk mengawali rutinitas tidur dengan kebiasaan yang merelakskan tubuh, misal dengan mandi air hangat, meditasi, latihan pernapasan, aromaterapi atau pijatan untuk mengatasi susah tidur saat hamil.

Tips lain yang dianjurkan adalah olahraga teratur selama hamil juga termasuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dan asupan suplemen kehamilan secara teratur, serta mencukupi asupan cairan dengan minum minimal 8 gelas per hari.

"Usahakan alokasikan minuman pada pagi dan siang hari, kurangi jumlah cairan pada malam hari menjelang tidur," terang dr. Grace.

Moms, penting juga agar menghindari atau mengurangi asupan kafein sebagai cara mengatasi susah tidur saat hamil.

"Tidur dengan posisi miring, sebaiknya ke sebelah kiri. Gunakan bantal yang nyaman untuk menyanggah di bagian perut, punggung, dan di antara kedua lutut (dengan posisi lutut sedikit menekuk). Posisi ini dapat mengurangi sakit punggung yang dirasakan ibu hamil saat tidur," jelas dr. Grace.

Selain itu, usahakan makan terakhir 2 jam sebelum tidur. Hindari makanan pedas, asam, dan berminyak untuk menurunkan gejala heartburn. Selain itu, tidur dengan posisi kepala sedikit ditinggikan juga dapat menurunkan gejala heartburn.

Baca Juga: Penting untuk Diketahui, Amankah Tidur Tengkurap Saat Hamil?

Manfaat Ibu Hamil Tidur dengan Cukup

manfaat tidur yang cukup

Foto: Orami Photo Stock

Moms sudah mengetahui apa saja yang menjadi penyebab dan cara mengatasi susah tidur saat hamil. Lalu, sebenarnya apa manfaat jika ibu hamil memiliki waktu tidur yang cukup?

1. Baik untuk Kondisi Psikologis

Salah satu cara mengatasi susah tidur saat hamil adalah dengan menentukan pola tidur. Memiliki pola tidur yang baik selama kehamilan sangat berguna, tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis.

Pola tidur yang baik memainkan peran penting dalam persiapan kelahiran, dan melindungi bayi dari tekanan psikologis dan tekanan kehamilan.

Kathy Lee, Profesor Keperawatan di University of California San Francisco, yang mempelajari bagaimana kehamilan memengaruhi waktu tidur, berkata bahwa kedua hal ini saling berhubungan dengan cara yang melampaui rasa lelah di siang hari.

Rasa lelah bisa memicu kondisi seperti mudah tersinggung, mudah marah, dan memiliki konsentrasi yang buruk.

2. Membantu Persalinan Normal

Wanita hamil perlu tidur setidaknya enam jam per hari, dan efek tidur pada wanita hamil tidak bisa diremehkan. Indikator terbesarnya adalah hormon progesteron, yang dibutuhkan untuk kelangsungan kehamilan.

Selama kehamilan, alasan meningkatnya kebutuhan tidur, terutama dalam tiga bulan pertama, adalah karena ada peningkatan sekresi progesteron selama tidur.

Ini menyebabkan rasa kantuk yang berlebihan dan rasa lelah yang konstan di siang hari.

3. Bantu Mengurangi Rasa Mulas

Mulas adalah masalah lain yang bisa membuat Moms tetap terjaga di malam hari dan menyebabkan susah tidur saat hamil. Saat kehamilan berlanjut dan rahim membesar, perut meregang dan ini menyebabkan sensasi mulas.

"Tidur di sisi kiri dengan lutut ditekuk mungkin posisi yang lebih baik bagi Moms yang mengalami mulas selama kehamilan," terang Kathy Lee.

Untuk mengatasinya, Moms bisa coba tidur dengan meninggikan posisi kepala menggunakan beberapa bantal. Cara ini juga bisa meredakan rasa mulas.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi susah tidur saat hamil, serta apa manfaatnya bila ibu hamil tidur dengan durasi yang cukup.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait