Kesehatan Umum

4 November 2021

9 Penyebab dan Cara Rumahan Mengatasi Ingus Berdarah

Ingus berdarah menandakan adanya gangguan medis tertentu
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Nevy
Disunting oleh Widya Citra Andini

Ingus berdarah ditandai dengan keluarnya darah melalui organ hidung. Masyarakat umum mengenal kondisi ini dengan istilah mimisan.

Terlihat sangat menakutkan memang. Namun, ingus berdarah termasuk kondisi yang umum terjadi dan biasanya tidak dipicu oleh kondisi medis serius.

Ingus berdarah biasanya hanya terjadi sesekali, dan kembali membaik beberapa saat kemudian tanpa penanganan khusus.

Namun, Moms perlu waspada jika volume darah yang muncul sangat banyak dan tidak kunjung berhenti.

Moms juga perlu menemui dokter jika ingus berdarah terjadi sesaat setelah cedera kepala atau wajah.

Baca juga: 5 Gangguan dan Penyakit Penyebab Mimisan

Beberapa Kondisi Umum Penyebab Ingus Berdarah

9 Penyebab dan Cara Rumahan Mengatasi Ingus Berdarah

Foto: Orami Photo Stock

Ingus berdarah biasanya terjadi dalam kasus ringan akibat adanya gangguan di dalam hidung, seperti rusaknya pembuluh darah.

Di area dinding hidung terdapat banyak pembuluh darah yang sangat mudah teriritasi atau rusak.

Dilansir dari Mayo Clinic, ini beberapa kondisi yang menyebabkan rusaknya pembuluh darah di dinding hidung:

1. Cedera pada Hidung

Membuang ingus atau mengeluarkan kotoran dari hidung dengan kasar menjadi salah satu penyebab ingus berdarah.

Mengorek hidung terlalu keras berisiko menyebabkan pembuluh darah di dinding hidung rusak dan terluka.

Selain kebiasaan buruk mengorek hidung terlalu keras, pendarahan hidung juga dapat dipicu oleh luka pasca operasi hidung.

Untuk mencegah pendarahan tersebut, disarankan untuk merawat hidung dengan baik selama proses pemulihan pasca operasi.

2. Udara Dingin atau Kering

Ingus berdarah juga bisa dipicu oleh udara kering atau dingin. Kedua keadaan tersebut berisiko merusak pembuluh darah akibat kurangnya kelembapan.

Ketika seseorang mengalami luka dalam hidung, proses penyembuhan cenderung lebih lama, sehingga penderita rentan terkena infeksi.

Kondisi tersebut dapat terjadi ketika Moms berada di ruangan yang terlalu dingin, atau di dataran tinggi.

3. Masuknya Benda Asing

Benda asing yang masuk atau tersangkut dalam hidung berpotensi merusak pembuluh darah, sehingga ingus berdarah pun tidak dapat dihindari.

Kondisi tersebut umumnya dialami oleh seseorang yang sering memakai obat semprotan hidung.

Salah satu pemicunya adalah penggunaan obat steroid untuk mengatasi rhinitis guna mengatasi iritasi dalam lapisan hidung.

Selain penggunaan obat steroid, paparan zat kimia seperti amonia juga berisiko menyebabkan pendarahan hidung.

4. Struktur Hidung yang Tidak Normal

Ingus berdarah juga dapat terjadi pada seseorang dengan bentuk anatomi hidung yang tidak normal sejak lahir.

Kondisi tersebut ditandai dengan tulang hidung bengkok atau deviasi septum.

Pada orang dengan kondisi tersebut, ingus berdarah bisa saja keluar saat ingin membuang ingus.

Selain deviasi septum, tulang hidung patah karena kecelakaan dapat menjadi penyebab pendarahan hidung.

Pendarahan lebih mudah terjadi jika struktur hidung yang tidak normal dibarengi dengan paparan suhu terlalu dingin atau kering.

5. Konsumsi Obat Tertentu

Selain penggunaan obat semprot hidung, penggunaan obat pengencer darah berisiko menyebabkan ingus berdarah.

Jika membutuhkan obat tersebut, sebaiknya patuhi dosis penggunaan sesuai dengan anjuran dokter.

Selain itu, Moms juga disarankan untuk melakukan perawatan hidung agar tidak mudah berdarah saat membuang ingus.

6. Menderita Infeksi Saluran Pernapasan

Hidung tersumbat akibat pilek, sinusitis, alergi, atau polip berpotensi menimbulkan perdarahan hidung.

Sejumlah kondisi tersebut bukan hanya memicu rasa tidak nyaman saat membuang ingus saja, tetapi juga dapat merusak pembuluh darah dalam hidung.

7. Mengalami Stres Berlebihan

Ingus berdarah juga bisa terjadi akibat stres dan kecemasan kronis yang dialami.

Bahkan, seseorang yang sering stres dan mengalami cemas berlebihan lebih berisiko mengalami pendarahan hidung yang bersifat kambuhan dan sering muncul tiba-tiba.

Meski stres dan kecemasan bukan penyebab ingus berdarah secara langsung, tetapi keduanya dapat meningkatkan risiko terjadinya mimisan.

8. Sedang Menjalani Kehamilan

Ingus berdarah cenderung lebih rentan terjadi selama masa kehamilan. Jika mengalaminya, Moms tidak perlu khawatir secara berlebihan, ya.

Pasalnya, kondisi ini dapat terjadi sesekali selama masa kehamilan, dan tidak membahayakan kesehatan Moms, juga janin dalam kandungan.

Pendarahan tersebut terjadi akibat adalah perubahan hormon pada ibu hamil, yang meningkatkan estrogen dan progesteron pada semua selaput lendir, termasuk hidung.

Selaput lendir tersebut kemudian akan membengkak dan melebar, hingga menekan pembuluh darah dalam hidung.

Akibatnya, pembuluh darah yang rusak akan pecah dan membuat pendarahan hidung.

Selain itu, kehamilan membuat pembuluh darah hidung menjadi melebar, sehingga suplai darah menuju area tersebut pun meningkat.

Akibatnya, pembuluh darah di sekitar hidung menjadi mudah pecah dan mengakibatkan pendarahan pada hidung.

9. Menderita Tumor atau Kanker Hidung

Dilansir dari Northwestern Medicine, tumor atau kanker hidung menjadi penyebab ingus berdarah yang perlu diwaspadai.

Apalagi jika pendarahan disertai dengan gejala lain, seperti nanah dari hidung, nyeri di bagian telinga dan bawah mata, penurunan indera penciuman, serta pembengkakan kelenjar getah bening.

Baca juga: Mimisan pada Anak Bikin Khawatir? Simak Ulasan Lengkapnya di Sini!

Langkah Sederhana Mengatasi Ingus Berdarah

9 Penyebab dan Cara Rumahan Mengatasi Ingus Berdarah

Foto: Orami Photo Stock

Pendarahan hidung menjadi kondisi umum yang pernah dialami oleh sebagian orang.

Kondisi tersebut dapat dialami di salah satu atau kedua hidung sekaligus dalam hitungan detik hingga menit.

Jika Moms mengalaminya, jangan keburu panik, ya. Dilansir dari Cleveland Clinic, mimisan dalam intensitas ringan dapat diatasi dengan beberapa langkah berikut ini:

1. Kompres Dingin

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mengompres dingin pada bagian pangkal hidung.

Tujuannya adalah untuk menghambat atau menghentikan perdarahan. Suhu dingin dapat memperkecil pembuluh darah, sehingga darah berhenti lebih cepat.

2. Pencet Hidung

Cara selanjutnya adalah memencet hidung menggunakan ibu jari dan telunjuk selama 10 menit.

Selama itu pula, Moms bisa bernapas menggunakan mulut.

Penekanan pada pembuluh darah membuat pendarahan lebih cepat berhenti.

3. Keluarkan Darah yang Mengalir ke Mulut

Ketika darah tidak sengaja masuk ke kerongkongan dan mulut, hal tersebut membuat seseorang refleks muntah.

Jika kondisi tersebut terjadi, disarankan untuk segera mengeluarkan darah melalui mulut dengan cara mencondongkan tubuh ke depan.

4. Duduk Tegak dan Condongkan Tubuh ke Depan

Posisi duduk tegak sembari mencondongkan tubuh ke depan mampu mengurangi penekanan pada pembuluh darah secara signifikan.

Posisi tersebut dapat mengurangi tekanan darah di pembuluh darah hidung, sekaligus mencegah darah keluar semakin banyak.

Jangan berbaring, karena darah justru bisa kembali masuk dan berisiko menyumbat jalan pernapasan.

5. Hindari Bersin

Selama darah masih mengalir, usahakan untuk tidak bersin ya, Moms.

Pasalnya, hal tersebut justru dapat memicu darah terus keluar karena penekanan pembuluh darah saat bersin.

Baca juga: 6 Penyebab Mimisan Saat Tidur dan Cara Mengobatinya

Meski sebagian besar kasusnya tidak mengkhawatirkan, tetapi segera periksakan diri ke dokter jika mengalami sejumlah gejala berikut ini.

Dilansir dari Medicine Net, berikut ini ciri ingus berdarah yang membutuhkan penanganan medis segera:

  • Sering mengalami mimisan.
  • Mimisan disertai dengan gejala anemia, seperti merasa lemah atau pingsan, lelah, dingin, sesak napas, atau kulit berubah pucat.
  • Sedang mengonsumsi obat pengencer darah.
  • Mengidap gangguan pembekuan darah.

Selain beberapa kondisi tersebut, Moms perlu mewaspadai jika ingus berdarah disertai dengan memar di seluruh tubuh.

Pasalnya, kondisi tersebut menandakan adanya gangguan serius, seperti gangguan pembekuan darah atau tumor hidung.

  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/13464-nosebleed-epistaxis
  • https://www.medicinenet.com/nosebleed/article.htm
  • https://www.mayoclinic.org/symptoms/nosebleeds/basics/causes/sym-20050914
  • https://www.nm.org/conditions-and-care-areas/cancer-care/head-and-neck-cancers/nasal-and-sinus-cancer/symptoms#:~:text=In%20some%20cases%2C%20the%20cancer,include%20sinus%20problems%20and%20nosebleeds.
  • https://www.healthline.com/health/can-stress-cause-nosebleeds#causes
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait