Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Anak | Sep 15, 2018

Ini Cara Mengatasi Anak Nakal dan Manja

Bagikan


Moms tentu pernah melihat seorang anak berteriak-teriak di mal, merajuk, bahkan memukul orang tuanya saat keinginannya tidak dituruti.

Orang tua dan pengasuhnyapun gagal membujuk si anak agar berhenti berguling-guling di lantai sambil menjerit-jerit histeris. Hmm... jangan-jangan hal ini juga terjadi pada anak Moms?

Apabila anak sering sekali menangis dan berteriak saat menginginkan sesuatu, sering marah bahkan berani memukul Moms saat sedang didisiplinkan, kasar terhadap orang dewasa lainnya, serta tidak mau mengalah dengan teman sebayanya, sebaiknya Moms mewaspadai gejala ini.

Sebab, mungkin anak Moms tergolong anak nakal. Begitu pula jika anak suka pamer dan senang menjadi pusat perhatian serta mengabaikan saat Moms berbicara kepadanya. Bisa jadi ia adalah anak manja.

Sebenarnya, tidak ada anak yang dilahirkan bandel dan manja. Pola didik orang tualah yang menjadikan mereka seperti itu.

Menjadi orang tua yang sabar memang baik bagi perkembangan psikis buah hati, namun menjadi orang tua yang terlalu sabar kadang dapat dimanfaatkan oleh si anak dan menjadikannya nakal.

Coba cara ini untuk mengatasi anak nakal:

Belum terlambat untuk berubah

Apabila Moms merasa memiliki anak yang bandel dan manja saat ini, kabar baiknya adalah: belum terlambat untuk berubah dan mengambil tindakan disiplin sejak dini.

Terapkan sistem reward dan punishment. Mereka harus mengerti bahwa setiap tindakan yang mereka lakukan terdapat konsekuensi.

Apabila mereka berbuat nakal, mereka akan dihukum. Sebaliknya saat mereka berbuat baik, mereka juga harus diberi reward seperti diberi pujian bahwa dia anak yang pintar atau baik.

Konsisten

Mendisiplinkan anak memang susah-susah gampang. Butuh kesabaran ekstra untuk berhasil dalam hal ini, apalagi untuk mengubah anak yang sudah terbiasa nakal. Yang anda butuhkan adalah konsistensi.

Anak akan melihat reaksi Moms setiap kali dia melakukan sesuatu. Apabila dia melakukan hal yang tidak baik dan Moms membiarkannya, maka ia akan menganggap hal itu diperbolehkan.

Apa yang harus Moms lakukan? Secara konsisten meyakinkan mereka bahwa yang mereka kerjakan itu salah.

Misalnya, saat kamarnya berantakan, Moms bisa menghukumnya dengan cara tidak memperbolehkan dia keluar kamar sampai kamarnya rapi. Jika dia keluar kamar saat kamarnya belum rapi, Moms harus mengembalikan si anak ke kamar.

Berikan contoh

Anak cenderung mencontoh apa yang dia lihat. Apabila Moms ingin anak disiplin, maka Moms sendiri harus disiplin dengan peraturan yang Moms tetapkan. Misalnya, Moms sedang membiasakan anak untuk selalu menyikat gigi sebelum tidur, maka Moms juga harus memberikan contoh dengan melakukan hal yang sama.

Moms bisa mencoba ketiga cara di atas untuk mendisiplinkan anak yang bandel dan manja. Apabila diperlukan, Moms juga bisa berkonsultasi dengan orang yang lebih berpengalaman.

Moms punya pengalaman menghadapi anak nakal? Ceritakan di sini, yuk, Moms!

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.