Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Nutrisi Balita | Sep 1, 2018

Ini Dia Panduan Komplet Makan Balita Berdasarkan Umurnya

Bagikan


Ini Dia Panduan Komplet Makan Balita Berdasarkan Umurnya

Sering bingung dengan jenis dan porsi makanan yang sesuai untuk diberikan pada balita Mama? Ya, bukan hanya rasanya yang harus sesuai dengan selera makan balita, tapi juga harus dengan porsi yang tepat dan wajib mengandung gizi dan nutrisi lengkap untuk mendukung tumbuh kembangnya hingga dewasa nanti.

Cara memberikan makan pada balita juga sebaiknya disesuaikan dengan usia dan tumbuh kembangnya, agar ia cepat terbiasa makan sendiri. Supaya lebih jelas, yuk ikuti panduan makan balita yang sudah kami susun berdasarkan umur berikut ini:

Porsi dan Kandungan Yang Sesuai

Sedikitnya 1 dari dari 4 orang anak memiliki masalah berat badan karena makan jauh lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh atau terlalu sering mengonsumsi junk food. Menurut Susie Burrel, ahli gizi ternama asal Australia, 30% dari kalori yang dikonsumsi balita setiap harinya berasal dari makanan  “ekstra” atau junk food yang sebenarnya tidak mengandung gizi atau nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh balita.

Sedangkan menurut American Academy of Pediatrics, idealnya balita mengonsumsi 40 kalori untuk setiap inci tinggi badannya dan disesuaikan dengan tingkat keaktifan fisiknya. Untuk memenuhi kecukupan kalori dan gizi hariannya, makanan balita harus mengandung:

  • Gandum sebanyak 3 - 5 porsi. Bisa didapatkan dari 1 buah roti gandum, 1/2 cangkir nasi, pasta, atau sereal, 1 cangkir cereal instan, dsb.
  • Buah sebanyak 1 - 1 1/2 porsi. Bisa didapatkan dari 1 buah apel kecil, 1 cangkir buah iris atau dipotong dadu, 1 buah pisang berukuran besar, dsb.
  • Sayuran sebanyak 1 - 1 1/2 porsi. Bisa didapatkan dari 1 cangkir sayuran yang sudah dicacah halus atau kacang-kacangan seperti kacang polong, dsb.
  • Protein sebanyak 2 - 4 porsi. Bisa didapatkan dari 1 buah telur, 1 ons daging, ikan, atau seafood, 1/4 cangkir kacang polong, dsb.
  • Susu sebanyak 2 porsi. Bisa didapatkan dari 1 cangkir susu atau yogurt, 1 1/2 ons keju cheddar rendah lemak, dsb.

Baca juga: 6 Makanan untuk Perkembangan Otak Balita

Balita Usia 12-24 Bulan

Ini adalah saat yang tepat untuk mulai membiasakan balita makan secara mandiri, dan bisa diawali dengan melatih si kecil memegang sendok serta minum dari gelas. Agar lebih mudah, Mama bisa mulai mengajaknya makan bersama dengan anggota keluarga lain di meja makan dengan menggunakan high chair atau kursi khusus anak.

Butuh waktu cukup lama sampai akhirnya balita mahir memegang sendok sendiri, jadi sebaiknya berikan dulu makanan semi padat seperti buah-buahan, sayuran manis seperti wortel dan kentang, atau sereal. Sedangkan untuk melatih kemampuannya minum dari gelas, Mama bisa memberikan minuman bergizi seperti susu atau jus buah segar tanpa gula.

Tips:

  • Batasi kandungan gula dalam makanan, minuman, dan kudapan.
  • Makanan bisa dipotong dadu atau diiris secukupnya untuk mempermudah balita mengambil makanan.
  • Ganti permen dan cokelat dengan buah, kacang-kacangan, atau kismis.
  • Hindari makanan yang menimbulkan efek alergi pada tubuh balita.

Balita Usia 24-36 Bulan

Pada usia ini seharusnya balita sudah mahir menggunakan alat bantu makan serta sudah mulai terbiasa makan sendiri. Preferensi makanannya juga akan terlihat lebih jelas, dan biasanya ditunjukkan dengan menolak makanan apapun yang tidak disukainya. Untuk itu, sebaiknya Mama mulai mengenalkan lebih banyak makanan dengan aneka variasi tekstur, bentuk, dan rasa.

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Anak Susah Makan

Meski selera makan balita sudah mulai terbentuk, Mama tetap harus memberikan makanan dengan gizi dan nutrisi lengkap untuk tubuhnya. Nah, inilah saat yang tepat bagi Mama untuk mulai banyak berkreasi, seperti membuat nugget ayam yang dicampur dengan wortel atau bayam untuk si kecil yang tak suka makan sayuran.

Tips:

  • Berikan susu dengan kadar lemak rendah atau low-fat.
  • Biarkan balita memilih makanannya sendiri, asalkan Mama memberikan beberapa pilihan makanan yang sehat.
  • Batasi konsumsi gula dalam makanan, minuman, atau kudapan.

Baca juga: Anak Tidak Suka Makan Daging, Yuk Siasati Dengan Cara Ini

Dengan mengikuti panduan di atas, kebutuhan vitamin B12, vitamin D, kalsium, zinc, zat besi, protein, dan serat yang cukup banyak untuk balita bisa terpenuhi. Ma, apa sih makanan yang sedang disukai si kecil saat ini?

Foto: shutterstock

<WA>

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.