Kesehatan

KESEHATAN
23 Desember 2020

Ketahui Jumlah Kebutuhan Air Per Hari, Jangan Sampai Salah!

Apakah benar harus minum 8 gelas air putih per hari?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Intan Aprilia

Banyak yang mengatakan bahwa setidaknya manusia harus konsumsi delapan gelas air putih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan air per hari agar tubuh tetap terhidrasi. Apa benar?

Ya, hal ini masih menjadi perdebatan. Karena tidak disebutkan ukuran gelas standar yang harus digunakan untuk mencapai kebutuhan minimum cairan per harinya.

Kebutuhan cairan tiap orang berbeda-beda. Para orang dewasa, kebutuhan air per hari disarankan yaitu sekitar delapan gelas berukuran 230 ml atau total 2 liter.

Menurut Kementerian Kesehatan Indonesia, selain dari minuman, cairan juga dapat didapatkan dari asupan makanan yaitu sekitar 20%.

Cairan dari makanan dapat diperoleh dari konsumsi buah dan sayur yang banyak mengandung air, misalnya semangka mengandung 90% air.

Lantas, berapa banyak sih kita perlu cairan agar tidak terkena dehidrasi yang dapat mengancam kesehatan?

Kebutuhan Air Per Hari

kebutuhan air per hari

Foto: Orami Photo Stock

Kebutuhan air per hari memang disesuaikan dengan berat badan seseorang. Ini berkaitan dengan metabolisme tubuh. Semakin berat tubuh badan seseorang, maka semakin tinggi metabolisme tubuhnya.

Menurut dr. Devia Irine Putri, melansir dari Klikdokter, kebutuhan air per hari memang berbeda setiap orang dan tidak bisa disamaratakan.

“Iya, karena semakin berat badan seseorang tinggi, otomatis metabolisme tubuh yang ada di tubuh kita orang itu juga lebih besar. Kemudian air yang hilang dari tubuh melalui keringat dan urin juga lebih banyak,” ujarnya.

Baca Juga: 10 Tips Menurunkan Berat Badan Tanpa Olahraga

Setiap hari setiap orang kehilangan air melalui pernapasan, keringat, urin dan buang air besar.

Agar tubuh tetap terjaga, kebutuhan air per hari dapat ditambah dengan mengonsumsi minuman dan makanan yang mengandung banyak air.

Menurut studi Mayo Clinic, air per hari yang dibutuhkan pada iklim sedang yakni rata-rata orang dewasa sehat adalah sekitar 15,5 cangkir atau 3,7 liter untuk pria dan 11,5 cangkir atau 2,7 liter untuk wanita.

Cara ini mencakup kebutuhan air dari minuman dan makanan. Sekitar 20% untuk setiap hari.

Baca Juga: 7 Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Kebutuhan Air pada Orang Dewasa

kebutuhan air pada orang dewasa

Foto: Orami Photo Stock

Kebutuhan air per hari memang akan berubah-ubah. Menurut, European Food Safety Authority, kebutuhan harian air putih antara laki-laki dan perempuan berbeda.

Laki-laki setidaknya harus minum 2 liter air, sedangkan perempuan memerlukan sebanyak 1,6 liter untuk memenuhi kebutuhan air per hari.

Ukuran tersebut setara dengan 4 botol air mineral untuk laki-laki dan sekitar 3 botol untuk perempuan.

Selain jenis kelamin, kebutuhan cairan juga dapat berubah karena beberapa faktor seperti usia, pengaruh aktivitas harian, tempat tinggal, hingga aktivitas seks.

Baca Juga: 6 Cara Mudah Mengetahui Tubuh Kekurangan Cairan

Namun, kalau berpatokan pada 2 liter per hari, itu juga bukan masalah besar. Intinya, kebutuhan air per hari tergantung pada aktivitas seseorang. Jika aktivitas kita sedang tinggi, maka kebutuhan air di tubuh juga lebih.

Aktivitas yang memerlukan tubuh seseorang membutuhkan air per hari lebih banyak dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti ini,

1. Olahraga

Jika Moms atau Dads sedang melakukan aktivitas yang membuat keringat lebih banyak keluar, maka diperlukan minum air lebih banyak untuk menutupi kehilangan cairan.

Penting untuk minum air sebelum olahraga, selama dan setelah berolahraga.

Banyaknya cairan yang keluar saat berolahraga dapat membuat badan lemas jika tidak diseimbangkan dengan konsumsi air putih.

Rutin olahraga dapat membuat tubuh lebih kebal terhadap penyakit. Apalagi di era pandemi saat ini, banyak kegiatan olahraga yang bisa dilakukan di rumah, seperti lari, bermain sepeda, kardio, yoga dan banyak lagi.

2. Lingkungan

Cuaca panas atau lembab bisa membuat seseorang merasa haus yang tak tertahankan.

Dehidrasi juga bisa terjadi di daratan tinggi, maka diperlukan cairan tambahan. Pastikan selalu minum air ketika sedang beraktivitas, baik di dalam atau luar rumah.

Apalagi kalau sedang berada di dalam ruangan dingin, rasa haus sering menghampiri.

Selalu minum air yang cukup agar tidak terjadi dehidrasi atau kencing batu. Menahan buang air juga penyebab infeksi kantung kemih dan membuat kencing batu.

Baca Juga: Ini 4 Jenis Olahraga yang Tidak Disarankan untuk Penderita Penyakit Jantung

3. Kondisi Kesehatan

Tubuh seseorang saat sedang sakit, demam, atau diare kehilangan cairan cukup banyak.

Minum lebih banyak air per harinya agar tidak dehidrasi. Ikuti anjuran dokter untuk minum larutan rehidrasi jika dibutuhkan.

4. Kehamilan dan Menyusui

Ibu hamil pasti sering merasakan haus. Untuk menjaga kestabilan cairan dalam tubuh, ibu hamil atau menyusui memerlukan cairan tambahan agar tetap terhidrasi. Asupan yang dikonsumsi ibu hamil berpengaruh pada kualitas ASI untuk Si Kecil.

Menurut studi yang dipulikasikan oleh Harvard Health Publishing, perlu diingat juga, tidak hanya air putih yang bisa menyuplai cairan ke tubuh kita. Minuman lain seperti susu, air, teh, dan jus buah juga dapat menyumbang kebutuhan cairan harian.

Yang perlu diperhatikan adalah takaran gula dan kafein yang ada dalam minuman. Kurangi minuman kafein yang tidak sehat untuk tubuh.

Kafein dikenal memiliki sifat diuretik yang akan menyebabkan rasa ingin buang air kecil terus-menerus setelah mengonsumsinya.

Baca Juga: Air Demineral dan Air Mineral Bagi Tubuh, Mana Lebih Baik?

Kebutuhan Air pada Anak

Kebutuhan air pada anak

Foto: Orami Photo Stock

Tak hanya orang dewasa, anak juga memerlukan air per hari dengan takaran yang sesuai. Apalagi anak-anak beraktivitas ke sekolah selama beberapa jam harus tercukupi kebutuhan air per harinya.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), air pada tubuh anak menempati presentase lebih besar dari berat badannya.

Ini karena pada tubuh anak memiliki persentase air lebih besar dibanding orang dewasa. Permukaan tubuhnya lebih besar dan kandungan lemak lebih sedikit.

Pada anak usia 1 tahun, volume air dalam tubuh sebanyak 65-90% dari berat badan. Semakin bertambahnya usia, presentase ini akan semakin berkurang.

Air pada tubuh diperlukan untuk metabolisme, fungsi pencernaan, sel, pengaturan suhu dan daya tahan tubuh.

Baca Juga: Anak Laki-laki Lebih Lambat Berjalan, Mitos atau Fakta?

Sebuah studi dari Children's Hospital of Orange County, jika dehidrasi, tubuh tidak bisa mengeluarkan cukup banyak keringat untuk tetap dingin.

Air sangat penting untuk menjaga pergerakan usus tetap teratur dan membantu mencegah kondisi seperti infeksi saluran kemih dan batu ginjal.

Jika bicara soal takaran, kebutuhan air per hari pada anak memang berbeda. Ini berdasarkan usia, jenis kelamin, massa otot dan lemak tubuh.

Diperkirakan, pada bayi usia 0-6 bulan baik laki-laki atau perempuan memerlukan 700 ml per hari. Untuk usia 7-12 bulan memerlukan 800 ml, dan anak usia 1 tahun ke atas sekitar 1300 ml - 2000 ml per harinya.

Namun hal ini dikembalikan lagi pada kondisi anak tersebut membutuhkan cairan pada tubuhnya.

Selain ancaman dehidrasi yang mengintai ketika kekurangan cairan. Ternyata kelebihan cairan juga sangat berbahaya bagi tubuh.

Jika tubuh menerima asupan air yang terlalu banyak, hal itu akan menyebabkan kondisi yang disebut dengan hiponatremia atau keracunan air.

Akibat paling gawatnya adalah kematian. Gangguan ini dapat menyerang jantung, ginjal hingga otak manusia.

Seorang peneliti dari Monash University di Australia, Michael Farrell mengatakan, “Kita tidak perlu terpatok pada ukuran standar mininum cairan yang harus dikonsumsi,” ujarnya.

Dr. Farrell menyarankan untuk minum sesuai dengan sinyal tubuh. Karena, tubuh pasti akan memberikan sinyal saat kekurangan cairan. Contohnya adalah rasa kering luar biasa di tenggorokan.

Baca Juga: Pentingnya Minum Air Mineral Sebelum Tidur

Nah, jadi ternyata, jumlah kebutuhan air per hari yang paling tepat diminum setiap orang, berbeda-beda tergantung pada gaya hidupnya.

Ayo sesuaikan kebutuhan air per hari dengan aktivitas setiap harinya. Pastikan kebutuhan air per hari tercukupi ya!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait