Pernikahan & Seks

21 Maret 2019

Inilah Cara Untuk Menghadapi Pasangan yang Boros

Berikut ini kami berikan tips-tips untuk menghadapi pasangan yang boros
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Ikhda Rizky Nurbayu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Urusan keuangan dalam tetek bengek rumah tangga memang gampang-gampang susah. Tidak sedikit kasus rumah tangga hancur karena masalah keuangan.

Masalah tersebut tidak eksklusif terjadi pada rumah tangga yang kekurangan uang namun juga banyak terjadi dalam rumah tangga berkecukupan.

Satu dari sekian banyak masalah yang sering muncul pada pasangan adalah jika ada salah satu dari mereka yang menghamburkan uang jauh lebih banyak dari yang satunya untuk hal-hal yang tidak terlalu penting, alias boros.

Memiliki pasangan yang boros memang menyebalkan. Namun, bukan berarti ia buruk sekali dan tidak bisa berubah lho, Moms and Dads! Menjadi pasangannya berarti juga bertugas untuk membawanya ke arah yang lebih baik.

Berikut ini kami berikan tips-tips untuk menghadapi pasangan yang boros;

1. Buat Pembicaraan Rutin

Pasangan sebaiknya jangan enggan untuk berbicara terbuka secara serius tentang uang. Minimal, sebulan sekali bicarakanlah pengeluaran, pendapatan, juga rencana keuangan Anda berdua.

Komunikasi adalah hal yang terpenting, demikian disampaikan ahli finansial dari CFA Institute Robert Stammers.

Baca Juga: Agar Pasangan Tak Meributkan Masalah Keuangan

benefit paper brainstorming aerial view business 3190198.jpg.860x0 q70 crop scale

2. Rekening Terpisah Untuk Hura-Hura

Seorang pengamat National CPA Financial Literacy Commission, Kelley Long, mengatakan, pasangan bisa membuat rekening khusus untuk jatah bersenang-senang. Dengan demikian, pasangan anda yang boros memiliki kebebasan untuk mengakses uang jatah hura-hura tanpa harus menggunakan uang yang sudah dianggarkan untuk kebutuhan pokok bersama.

Jika uang jatah hura-hura habis, maka anda berdua harus menunggu gajian berikutnya untuk mengisi rekening tersebut lagi.

Ingat, untuk menjalankan tips ini sebagai pasangan kalian sudah harus berada di tahapan saling cinta dan percaya satu sama lain sehingga tak ada kekhawatiran uang hura-hura tersebut dihabiskan sendiri.

3. Biarkan “Si Boros” Pegang Kendali Selama Sebulan

Hal ini memang kedengarannya mengerikan, namun dengan demikian, pasangan Anda yang boros harus jadi sadar atas konsekuensi dari menghabiskan uang dengan sia-sia.

Baca Juga: Persiapan Keuangan Sebelum Menikah

zdmwnzi5zdbjmimveut0rjjqt1ayuxzfbvdoamp5rulub09xbm1rps8wedq1oto0ntawedi2mzgvodawedq1mc9mawx0zxjzomzvcm1hdchqcgvnktpxdwfsaxr5kdgwks9odhrwczovl3mzlmftyxpvbmf3cy5jb20vcg9sawn5bwljlwltywdlcy96cnboew5pbgrozdb

4. Bawa Ahli Finansial

Perencana keuangan dari Melville, New York , David A.Fisch, menyebutkan Anda mau tak mau harus mengikuti peraturan keuangan yang Anda dan pasangan Anda sepakati. Jika salah satunya melanggar, sulit memang untuk ditindak oleh pasangan sendiri.

Maka, butuh pihak ketiga sebagai “pemaksa” peraturan. Pihak ketiga tersebut sebaiknya paham betul soal finansial seperti misalnya perencana keuangan.

Jangan lupa untuk melakukan semuanya dengan kepala dingin ya Moms and Dads, agar komunikasi tetap berjalan dengan lancar dan tidak menyebabkan pertengkaran.

(IRN)

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait