Parenting Islami

28 Oktober 2020

Istri Wajib Jaga Aib Suami, Ini Aturannya Menurut Islam!

Menjaga aib suami berarti melindungi kehormatan diri dan keluarga
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Fia Afifah R
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Dalam berumah tangga pasti tidak bisa terlepas dari masalah yang melibatkan konflik antar pasangan ya Moms. Ada begitu banyak masalah yang bisa muncul, entah itu disebabkan oleh suami ataupun oleh istri.

Sebagai istri yang bijak, adalah lebih baik jika tidak mengumbar masalah rumah tangga tersebut kepada orang lain dan berkewajiban untuk menjaga aib suami. Hal ini tentu malah memperbesar masalah, sekaligus melukai perasaan suami.

Sebenarnya tidak masalah bila Moms ingin curhat atau berbagi cerita dengan orang-orang di sekitar. Namun, tanamkanlah pikiran untuk menjaga aib suami dan tidak menjelek-jelekkannya hanya karena sedang terlibat dalam pertengkaran.

Baca Juga: Ide Kencan di Rumah Bersama Suami

Selalu Jaga Aib Suami dan Larangan Menceritakan Aib Suami

Lindungi Harga Diri Suami dengan Tidak Mengumbar Aibnya -1

Foto: Orami Photo Stock

Likutip dari Islampos, larangan menceritakan aib pasangan, termasuk larangan membuka aib suami dalam islam pun telah dijelaskan pada sumber pokok ajaran islam, yakni Alquran dan hadis.

Sebagaimana firman Allah SWT: “… mereka (istri-istrimu) merupakan pakaian bagimu dan kamu merupakan pakaian bagi mereka…,” (QS Al-Baqoroh : 187)

Ayat tersebut mengisyaratkan bahwa pasangan diibaratkan pakaian, yang sepatutnya bertugas untuk saling menutupi dan saling menjaga. Jika istri membuka aib pasangannya, sama saja dia sedang menelanjangi diri. Istri shalehah harus tetap menjaga aib suami sebagai bagian dari menjalankan rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahmah.

Fungsi suami istri sebagai pakaian yang saling melindungi kala hujan, meneduhkan saat panas, menjaga kehormatan dan menutupi hal-hal yang terlarang untuk diketahui orang lain terabaikan begitu saja. Jaga aib suami dengan menjaga hubungan yang baik. Selagi masih memilih bersama, cukup saling perbaiki.

Dalam hadis dari Abu Sa’id al-Khudriy berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya manusia yang paling jelek kedudukannya di hari kiamat adalah seorang laki-laki (suami) yang bercampur (bersetubuh) dengan istrinya, kemudian membeberkan rahasia istrinya tersebut,”. (HR Muslim)

Larangan membuka aib suami dalam islam ini juga didukung oleh hadist lain saat Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang hamba menutupi (aib) seorang hamba (yang lain) di dunia melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat,”. (HR Muslim).

Baca Juga: 5 Hal yang Bikin Suami Tambah Cinta

Azab Bagi yang Tidak Bisa Jaga Aib Suami

Lindungi Harga Diri Suami dengan Tidak Mengumbar Aibnya -2

Foto: Orami Photo Stock

Salah satu faktor retaknya rumah tangga adalah istri yang tak dapat menjaga mulutnya yang tidak bisa menjaga aib suami. Gampang curhat sana sini atau menulis status di medsos yang menceritakan tentang keburukan pasangannya.

Padahal tak ada gunanya mengumbar aib pasangan di medsos, karena mungkin orang lain tidak peduli dan justru membuat orang-orang yang tidak menyukai bersorak. Apalagi, seorang istri yang tidak menjaga aib suami akan diancam dengan azab yang mengerikan di hari kiamat nanti.

Diriwayatkan dari Abu Qatadah, Rasulullah bersabda: “Orang yang membuka aib pasangannya, Allah akan mengikatnya dengan ular besar di hari kiamat nanti,”. (HR Ahmad)

Dalam riwayat lain disebutkan: “Perumpamaan orang yang membuka aib pasangannya itu seperti orang yang digigit beberapa ular hitam pada hari kiamat nanti,”. (HR Thabrani)

Dari dua hadist tersebut, istri yang seringkali suka mengumbar aib dan keburukan suami akan dikejar-kejar ular yang sangat mengerikan. Oleh karena itu, menyimpan rahasia rumah tangga yang tidak seharusnya diumbar keluar rumah itu merupakan suatu hal yang sangat penting.

Baca Juga: Bertengkar dengan Suami Secara Sehat

Jaga Aib Suami dan Introspeksi Diri

Lindungi Harga Diri Suami dengan Tidak Mengumbar Aibnya -3

Foto: Orami Photo Stock

Sepasang suami istri yang shaleh tentu tidak akan berani membuka aib pasangan pada orang lain. Aib orang lain saja Allah perintahkan untuk ditutupi, apalagi aib seseorang yang telah menjadi pasangan hidup yang harus lebih ditutupi lagi dan dijaga kemuliaannya.

Istri yang shalihah akan menyimpan rapat-rapat apa pun tentang pasangannya. Dalam diam introspeksi diri selalu dilakukan. Hanya pada Allah tempat mengadu dan memohon pertolongan. Kesalahan dan kelemahan pasangan disimpan dan dinikmati sendiri.

Dibicarakan dari hati ke hati hanya dengan pasangan dalam rangka saling menasihati dalam kebaikan. Bukan diumbar dan disebarkan pada orang lain. Menjaga kemuliaan suami sama artinya melindungi kehormatan sendiri. Menutupi aib suami berarti menutupi aib diri sendiri.

Dari Ibnu Umar RA dia berkata: Rasulullah SAW menaiki mimbar lalu menyeru dengan suara yang lantang, “Wahai sekalian orang yang hanya berislam dengan lisannya namun keimanan belum tertancap di dalam hatinya. Janganlah kalian menyakiti kaum muslimin, jangan pula kalian memperolok mereka, dan jangan pula kalian menelusuri mencari-cari aib mereka.

Karena barangsiapa yang mencari-cari aib saudaranya niscaya Allah akan mencari-cari aibnya, dan barang siapa yang aibnya dicari-cari oleh Allah niscaya Allah akan mempermalukan dia meskipun dia berada di dalam rumahnya sendiri,”. (HR Abu Daud no. 4236 dan At-Tirmizi no. 2032).

Semoga dengan menjaga aib suami, setiap istri mendapatkan pahala dan terhindarkan dari dosa yang tidak disadari.

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait