Newborn

NEWBORN
17 Desember 2020

Jadwal Imunisasi IDAI 2020, Cek Daftar Lengkapnya Moms!

IDAI telah melakukan peninjauan ulang tentang jadwal vaksinasi anak
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Teti
Disunting oleh Amelia Puteri

Satuan Tugas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) secara berkala meninjau ulang jadwal imunisasi untuk anak di Indonesia.

Peninjauan ulang oleh pihak IDAI dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan berbagai program imunisasi di Indonesia dan juga rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Mengutip Ikatan Dokter Anak Indonesia, jadwal imunisasi IDAI berubah karena berbagai pertimbangan.

Termasuk program imunisasi global dan juga ketersedian vaksin di Indonesia, faktor keamanan dan imunogenitas vaksin, epidemiologi penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi dan hasil uji klinik vaksin di Indonesia.

Lalu, seperti apa jadwal imunisasi IDAI edisi 2020? Simak lebih lanjut penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Vaksinasi Anak Saat Pandemi COVID-19? Ini Panduan Amannya

1. Vaksin Hepatitis B (HB)

jadwal imunisasi IDAI 2020-1

Foto: Orami Photo Stock

Vaksin hepatitis B (HB) monovalen sebaiknya diberikan kepada bayi segera setelah lahir sebelum berumur 24 jam, didahului penyuntikan vitamin K1 minimal 30 menit sebelumnya.

Pada bayi dengan berat lahir kurang dari 2000g, sebaiknya imunisasi hepatitis B ditunda sampai berumur 1 bulan atau lebih, kecuali ibu HBsAg positif dan bayi bugar berikan imunisasi HB segera setelah lahir tetapi tidak dihitung sebagai dosis primer.

Pada bayi yang lahir dari ibu HBsAg positif, segera berikan vaksin HB dan imunoglobulin hepatitis B (HBIg) pada ekstremitas yang berbeda, maksimal dalam 7 hari setelah lahir.

Imunisasi HB selanjutnya diberikan bersama DTwP atau DTaP.

2. Vaksin Polio 0 (nol)

Pada jadwal imunisasi IDAI vaksin polio 0, vaksin polio 0 (nol) sebaiknya diberikan segera setelah bayi lahir.

Apabila lahir di fasilitas kesehatan, berikan bOPV-0 saat bayi pulang atau pada kunjungan pertama. Selanjutnya berikan bOPV atau IPV bersama DTwP atau DTaP.

Vaksin IPV minimal diberikan 2 kali sebelum berumur 1 tahun bersama DTwP atau DTaP.

3. Vaksin BCG

jadwal imunisasi IDAI 2020-5

Foto: Orami Photo Stock

Vaksin BCG sebaiknya diberikan segera setelah lahir atau segera mungkin sebelum bayi berumur 1 bulan. Bila berumur 3 bulan atau lebih, BCG diberikan bila uji tuberkulin negatif.

Bila uji tuberkulin tidak tersedia, BCG dapat diberikan. Bila timbul reaksi lokal cepat pada minggu pertama dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk diagnosis tuberkulosis.

4. Vaksin DPT

Pada jadwal imunisasi IDAI, vaksin DPT dapat diberikan mulai umur 6 minggu berupa vaksin DTwP atau DTaP. Vaksin DTaP diberikan pada umur 2, 3, 4 bulan atau 2, 4, 6 bulan.

Booster pertama diberikan pada umur 18 bulan. Booster berikutnya diberikan pada umur 5 - 7 tahun atau pada program BIAS kelas 1.

Umur 7 tahun atau lebih menggunakan vaksin Td atau Tdap. Booster selanjutnya pada umur 10 – 18 tahun atau pada program BIAS kelas 5. Booster Td diberikan setiap 10 tahun.

Baca Juga: Kenali Jenis Vaksin Apa yang Aman untuk Anak Alergi Telur

5. Vaksin Pneumokokus (PCV)

Vaksin pneumokokus (PCV) diberikan pada umur 2, 4, dan 6 bulan dengan booster pada umur 12 -15 bulan.

Jika belum diberikan pada umur 7-12 bulan, berikan PCV 2 kali dengan jarak 1 bulan dan booster setelah umur 12 bulan dengan jarak 2 bulan dari dosis sebelumnya.

Bila belum diberikan pada umur 1- 2 tahun, berikan PCV 2 kali dengan jarak minimal 2 bulan. Jika belum diberikan pada umur 2-5 tahun, PCV10 diberikan 2 kali dengan jarak 2 bulan, PCV13 diberikan 1 kali.

6. Vaksin Rotavirus Monovalen

jadwal imunisasi IDAI 2020-3

Foto: Orami Photo Stock

Selanjutnya, jadwal imunisasi IDAI vaksin rotavirus monovalent diberikan 2 kali, dosis pertama mulai umur 6 minggu, dosis kedua dengan interval minimal 4 minggu, harus selesai pada umur 24 minggu.

7. Vaksin Rotavirus Pentavalen

Vaksin rotavirus pentavalent diberikan 3 kali, dosis pertama 6-12 minggu, dosis kedua dan ketiga dengan interval 4 sampai 10 minggu, harus selesai pada umur 32 minggu.

8. Vaksin Influenza

Jadwal imunisasi IDAI vaksin influenza diberikan mulai umur 6 bulan, diulang setiap tahun.

Pada umur 6 bulan sampai 8 tahun imunisasi pertama 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu. Umur lebih dari 9 tahun, imunisasi pertama 1 dosis.

Baca Juga: 6 Fakta Tentang Vaksin Influenza untuk Bayi, Wajib Tahu!

9. Vaksin MR/MMR

jadwal imunisasi IDAI 2020-4

Foto: Orami Photo Stock

Untuk vaksin MR/MMR, pada umur 9 bulan berikan vaksin MR.

Bila sampai umur 12 bulan belum mendapat vaksin MR, dapat diberikan MMR. Umur 18 bulan berikan MR atau MMR. Umur 5–7 tahun berikan MR (dalam program BIAS kelas 1) atauMMR.

10. Vaksin Japanese Encephalitis (JE)

Jadwal imunisasi IDAI vaksin Japanese encephalitis (JE) diberikan mulai umur 9 bulan di daerah endemis atau yang akan bepergian ke daerah endemis.

Untuk perlindungan jangka panjang dapat diberikan booster 1 - 2 tahun kemudian.

11. Vaksin Varisela

Vaksin varisela diberikan mulai umur 12 – 18 bulan. Pada umur 1 – 12 tahun diberikan 2 dosis dengan interval 6 minggu sampai 3 bulan. Umur 13 tahun atau lebih dengan interval 4 sampai 6 minggu.

12. Vaksin Hepatitis A

jadwal imunisasi IDAI 2020-4

Foto: Orami Photo Stock

Jadwal imunisasi IDAI vaksin hepatitis A diberikan 2 dosis mulai umur 1 tahun, dosis ke-2 diberikan 6 bulan sampai 12 bulan.

Baca Juga: Apa Beda Hepatitis A, B, dan C?

13. Vaksin Tifoid Polisakarida

Vaksin tifoid polisakarida diberikan mulai umur 2 tahun dan diulang setiap 3 tahun.

14. Vaksin Human Papiloma Virus (HPV)

Jadwal imunisasi IDAI vaksin human papiloma virus (HPV) diberikan pada anak perempuan umur 9 – 14 tahun 2 kali dengan jarak 6 – 15 bulan (atau pada program BIAS kelas 5 dan 6).

Untuk anak umur 15 tahun atau lebih diberikan 3 kali dengan jadwal 0,1,6 bulan (vaksin bivalen) atau 0,2,6 bulan (vaksin quadrivalent).

15. Vaksin Dengue

5 Tips Mempersiapkan Balita Agar Takut Disuntik Imunisasi

Foto: Orami Photo Stock

Vaksin dengue diberikan pada anak umur 9 – 16 tahun dengan seropositif dengue yang dibuktikan adanya riwayat pernah dirawat dengan diagnosis dengue (pemeriksaan antigen NS-1 dan atau uji serologis IgM/IgG antidengue positif) atau dibuktikan dengan pemeriksaan serologi IgG anti dengue positif.

Itu dia jadwal imunisasi IDAI edisi 2020. Jika Moms memiliki pertanyaan, bisa langsung menghubungi dokter anak, ya.

Artikel Terkait