3-12 bulan

3-12 BULAN
6 Oktober 2020

Jadwal Makan Bayi 8 Bulan dan Porsi Tepatnya

Seperti apa jadwal makan bayi 8 bulan? Ini ulasannya, ya, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Intan Aprilia

Setelah usianya 6 bulan, ASI tidak lagi mencukupi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi. Untuk itu, Moms harus memberikan MPASI atau makanan pendamping ASI.

Saat bayi mulai makan, Moms akan mempersiapkan segalanya seperti bahan makanan yang berkualitas, memastikan proses memasak tetap higienis, dan peralatan makan yang sesuai.

Jadwal makan bayi 8 bulan, porsi makan, dan tekstur makanan yang dikonsumsinya juga menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

Seperti apa jadwal makan bayi 8 bulan yang tepat untuknya? Tidak perlu bingung, Moms, simak penjelasan berikut ini.

Baca Juga: 10 Manfaat Seledri untuk Kesehatan Bayi, dengan Resep MPASI!

Jadwal Makan Bayi 8 Bulan

jadwal makan bayi 8 bulan

Foto: Orami Photo Stock

Saat menginjak usia 8 bulan, SI Kecil setidaknya sudah punya satu atau dua gigi.

Rasa ingin tahunya semakin tinggi, sehingga ia akan bersemangat atau sebaliknya semakin rewel mencoba makanan yang Moms berikan.

Setidaknya, bayi 8 bulan mulai mampu mengunyah makanan padat. Namun, bayi 8 bulan tetap harus minum ASI untuk memaksimalkan nutrisi yang ia terima.

Menurut laman UNICEF, jadwal makan bayi 8 bulan harus berupa makanan lunak berukuran setengah cangkir sebanyak dua sampai tiga kali sehari.

Semua makanan dengan nutrisi yang sehat tentunya boleh dikonsumsi. Namun, hindari memberikan bayi madu, setidaknya sampai ia berusia 1 tahun.

Jangan berikan madu pada anak yang berusia di bawah 1 tahun. Hal ini bisa meningkatkan risiko bayi mengalami botulisme. Botulisme pada bayi disebabkan oleh racun dari bakteri Clostridium botulinum, yang hidup di tanah dan debu, serta bisa mencemari madu,” ungkap Dr. Alan Greene, dokter anak di Stanford University School of Medicine.

Jadwal makan bayi 8 bulan bisa dibagi pada pagi, siang, dan malam hari. Berikan dua kali waktu bayi untuk mengemil, bisa di sela-sela waktu makan siang dan malam harinya.

Perlu dipahami, bayi 8 bulan membutuhkan waktu tidur 13-14 jam, termasuk tidur siang dan malam. Nah, Moms bisa mengatur waktu yang tepat untuk makannya agar tidak mengganggu jadwal tidur siangnya.

Sebelum tidur, bayi 8 bulan bisa diberikan air, ASI, atau susu formula sebanyak 6-8 ons.

Baca Juga: 5 Resep MPASI dari Kismis yang Wajib Moms Kenalkan Pada Bayi

Setiap jenis makanan bisa ditentukan oleh orang tua masing-masing, sesuai dengan kebutuhan bayinya.

Namun, sederhananya Moms bisa memberikan jadwal makan bayi 8 bulan sebagai berikut ini:

  • Pagi: Bayi bangun tidur dan menyusu selama beberapa menit.
  • Sarapan: 1 cangkir sayuran bubur, telur dadar, atau sereal. Berikan ½ gelas buah, yang sudah dipotong dadu sebagai finger food.
  • Snack pertama: Setengah cangkir buah/yoghurt/sayuran rebus.
  • Makan siang: 1 cangkir daging/sayuran kuning. Sebanyak 4-6 ons susu formula atau ASI juga bisa diberikan.
  • Snack kedua: Diberikan sesudah Si Kecil tidur siang. Bisa berupa ASI atau susu formula sekitar 200 ml. 1 potong biskuit juga bisa menjadi camilan yang lezat untuknya.
  • Makan malam: 1 cangkir bubur/bubur sayuran/sereal.
  • Sebelum tidur: Sebaiknya Si Kecil menyusui atau minum susu formula sebelum membaringkannya ke tempat tidur.

Biarkan Si Kecil memutuskan berapa banyak untuk dimakan. Nyatanya, anak tidak harus menghabiskan semua makanan di piringnya atau minum semua cairan dalam cangkir atau botol.

Maka dari itu, sebaiknya makanan yang disajikan semua memenuhi nutrisinya setiap hari.

Sebaiknya, Moms memberikan makan pada Si Kecil di meja makan dan pada waktu yang teratur setiap harinya.

Hal ini secara tidak langsung juga melatih kedisiplinan anak sejak dini. Moms bisa menyamakan waktu makannya bersama anggota keluarga lainnya. Mengapa demikian?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, duduk makan bersama keluarga menjadi waktu yang tepat untuk mengajar anak cara makan yang baik.

Selain itu, hal ini juga akan meningkatkan interaksi bersama keluarga sehingga mampu mengembangkan keterampilan sosialnya. Tentunya, mengajarkan hal ini sejak dini akan jauh lebih baik, bukan?

Baca Juga: 7 Manfaat Belut untuk Bayi, Bisa Jadi Ide Menu MPASI Si Kecil!

Nah, itulah contoh jadwal makan bayi 8 bulan yang sederhana. Jadwal makan tersebut tidak baku, melainkan bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan bayi, ya, Moms.

Nah, mengapa bayi 8 bulan membutuhkan finger food? Hal ini untuk melatihnya makan menggunakan tangan sendiri.

Finger food juga meningkatkan perkembangan kekuatan rahang bayi dan perkembangan gerakan lidah. Tujuannya untuk melatih kekuatan bayi dalam mengunyah berbagai tekstur makanan.

Memberikan bayi finger food juga penting bagi perkembangan keterampilan motorik halus dan koordinasi bayi seperti melatih genggaman atau menjepit benda.

Porsi Makan Bayi 8 Bulan

porsi makan bayi 8 bulan

Foto: Orami Photo Stock

Selain jadwal makan bayi 8 bulan, Moms juga harus mengetahui porsi yang tepat untuknya.

Bayi 8 bulan sudah mencapai berat badan yaitu, 10,7 kilogram untuk laki-laki dan 10,2 kilogram untuk perempuan.

Namun, setiap anak memiliki kondisi yang berbeda-beda. Untuk itu, penting bagi orang tua menjadwalkan bayi untuk ke dokter sekadar untuk pengecekan pertumbuhan dan perkembangannya.

Biasanya, berat badan bayi yang lebih rendah dari usianya karena MPASI belum diterima dengan baik.

Nah, American Academy of Pediatrics merokemendasikan porsi makan yang tepat untuk bayi 8 bulan.

Pada usia ini, bayi membutuhkan antara 750 dan 900 kalori setiap hari. Sekitar 400 hingga 500 di antaranya harus berasal dari ASI atau susu formula (sekitar 24 ons atau 720 mL dalam sehari).

Demi menjaga berat badannya agar bisa naik dengan optimal, perhatikan juga nutrisi yang terdapat di dalam makanan tersebut.

Berikan bayi sumber makanan terutama makanan hewani seperti telur, daging, ikan, serta diimbangi dengan sayuran dan buah-buahan setiap harinya. Namun, hindari terlalu sering memberikan bayi 8 bulan jus buah.

Jus buah memang bisa dikonsumsi saat bayi sudah berusia 6 bulan. Namun, dilansir dari Johns Hopkins Medicine, dokter anak tetap tidak merekomendasikan untuk kebiasaan memberikan jus pada bayi.

Sebab, jus hanya akan menambahkan kalori ekstra tanpa nutrisi seimbang yang ditemukan dalam susu formula atau ASI.

Minum terlalu banyak jus juga dapat menyebabkan kelebihan berat badan dan kerusakan gigi, atau menyebabkan diare pada bayi dan balita.

Mengenai tekstur makanan untuk bayi 8 bulan, Moms harus mencoba satu-persatu sebelum akhirnya ia mampu mengonsumsi makanan padat.

Dilansir dari laman About Kids Health, bayi harus dimulai dengan makanan yang dihaluskan. Kemudian, makanan dapat dicincang atau dipotong menjadi kecil-kecil.

Beberapa cara lain untuk menyajikan makanan bayi yaitu dengan cara ditumbuk dan dihaluskan.

Jadi, pastikan tekstur makanan anak tetap halus dan mudah untuk ditelan. Masak sesuai dengan porsinya, sebaiknya tanpa menambahkan garam atau gula.

Baca Juga: 6 Bahan yang Tidak Boleh Ada Dalam Makanan Bayi, Waspada!

Mengenalkan Tekstur Makanan Baru pada Bayi 8 Bulan

tekstur makanan bayi 8 bulan

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui, jadwal makan bayi 8 bulan dan porsinya, lantas, bagaimana mengenalkan tekstur atau varian makanan yang baru pada bayi 8 bulan?

Pertama, hal penting yang perlu diperhatikan adalah tanda-tanda bahwa bayi lapar, biasanya Si Kecil akan meletakkan tangannya ke mulut.

Nah, setelah mencuci tangan, mulailah memberikan bayi dua hingga tiga sendok makanan lunak, sebanyak dua kali sehari.

Bayi biasanya perlu makan setiap 2 hingga 3 jam, sehingga Moms bisa melihat tanda-tanda bayi lapar dalam rentang waktu tersebut.

Beberapa rasa makanan yang baru dapat mengejutkan bayi, jadi sebaiknya berikan ia waktu untuk terbiasa dengan rasa makanan yang baru tersebut.

Baca Juga: Bergizi dan Mudah Dibuat, Ini Resep Mpasi Kacang Kapri untuk Bayi 8 Bulan

Hindari memaksa bayi untuk makan dan tetaplah bersabar, ya, Moms. Jika orang tua tidak sabaran, maka anak juga bisa ikut merasakan hal yang sama. Hal ini bisa membuat bayi menjadi rewel dan semakin susah makan.

“Mengenalkan makanan padat pada anak memang tidak mudah. Namun, terpenting adalah ingat untuk bersenang-senang dengan anak. Jika ibunya senang, maka bayi juga ikut merasa senang,” ungkap Ruth Yaron, penulis buku masak makanan bayi berjudul "Super Baby Food".

Sebagai contohnya, Moms bisa memberikan pilihan ayam, kentang, dan brokoli sebagai menu makanan bayi.

Nah, caranya bisa diolah dengan mencincang, memotong, atau menumbuknya. Namun, jangan menumbuknya sampai benar-benar halus melainkan menjaga konsistensi agak kasar.

Hal ini membantu bayi beralih dari makanan murni menjadi makanan padat dengan lebih mudah.

Coba berikan secara bergantian jenis makanan tersebut dengan tekstur yang berbeda-beda dalam waktu yang berbeda.

Tindakan sederhana ini mampu meningkatkan kemampuan bayi dalam mengunyah makanan.

Baca Juga: Jangan Telat Naik Tekstur MPASI, Yuk Pelajari Tahapannya!

Hal yang Harus Diperhatikan saat Bayi 8 Bulan Makan

seperti apa jadwal makan bayi 8 bulan yang tepat

Foto: Orami Photo Stock

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan orang tua saat memberikan makan bayi berusia 8 bulan.

Saat memberikan makanan pada bayi, coba untuk tetap pada satu posisi dan lokasi menyusui. Hal ini membantu mengembangkan hubungan yang kuat antara tempat ia makan.

Selain itu, ajari anak untuk duduk diam sambil makan untuk mencegah terjadinya tersedak atau membuat makanan agar tidak berantakan.

Hal lainnya yang biasanya luput dari perhatian adalah wadah menyimpan makanan bayi. Sebaiknya, simpan makanan untuk bayi dalam wadah yang terbuat dari kaca atau baja.

Wadah penyimpanan yang terbuat dari plastik terkadang mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat mencemari makanan.

Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya, penyajian makanan bayi sebaiknya dengan mengukus, menumbuk, atau mencincangnya.

Nah, hindari makanan yang digoreng karena nutrisinya menjadi tidak lengkap. Sebaiknya tukar makanan yang digoreng dengan sayuran dan buah-buahan yang dikukus.

Saat bayi berusia 8 bulan, Moms akan mengenalkan berbagai jenis makanan baru. Pastikan untuk mengenalkannya satu-persatu dan melihat reaksi anak.

Hal ini membantu untuk mengidentifikasi terjadinya alergi makanan. Para pakar kesehatan menyarankan orang tua untuk menunggu setidaknya empat hari di antara memperkenalkan makanan baru.

Beberapa ciri alergi makanan yang mungkin terjadi pada bayi, seperti gatal-gatal, sulit bernapas, atau ruam.

Jika ada riwayat alergi makanan pada keluarga, terutama untuk telur, kacang-kacangan, dan produk susu, maka berhati-hati hal yang serupa terjadi pada anak. Jika muncul alergi yang ditunjukkan oleh bayi, segera bawa ke rumah sakit, ya, Moms.

Baca Juga: 5 Makanan yang Harus Dihindari jika Anak Alergi Telur

Itulah beberapa hal yang perlu diketahui tentang jadwal makan bayi 8 bulan.

Ingat, Moms pemberian makanan pada bayi 8 bulan bukan berdasarkan pada seberapa banyak makanan yang diberikan.

Namun, memenuhi nutrisi setiap harinya menjadi hal yang penting bagi perkembangan dan pertumbuhan bayi secara optimal.

Artikel Terkait