Home & Living

9 Agustus 2021

Mengenal Janda Bolong, Tanaman Hias dengan Harga Fantastis yang Sedang Tren

Monstera atau janda bolong tanaman hias saat ini paling digandrungi banyak orang. Ini faktanya.
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Widya Citra Andini

Moms, pernah tertarik untuk menjadikan janda bolong tanaman hias di rumah? Bisa dikatakan, semenjak pandemi COVID-19 banyak hobi-hobi baru bermunculan dan menjadi tren di masyarakat, salah satunya berkebun tanaman hias.

Tren ini berkaitan dengan semakin banyak waktu yang dihabiskan di rumah sehingga bertanam rasanya menjadi kegiatan yang menyenangkan dan juga dapat membuat bersemangat.

Ternyata, manfaat berkebun sendiri dapat berpengaruh pada kesehatan mental dan fisik Moms, lho. Memupuk tanah, menyiram bunga, membuang rumput liar, dan mempercantik tanaman tentunya akan memberikan rasa kepuasan tersendiri.

Nah, monstera atau janda bolong tanaman hias saat ini menjadi salah satu yang paling populer dan banyak digandrungi.

Bahkan, harganya pun dijual dari yang masih berbentuk bibit ratusan ribu hingga yang berukuran besar mencapai puluhan juta rupiah. Lalu, apa yang membuat tanaman ini begitu istimewa?

Simak ulasan lengkap tentang janda bolong tanaman hias berikut ini, ya.

Baca Juga: Setelah Monstera, Ini 4 Tanaman yang Akan Tren Tahun Ini

Asal Usul Janda Bolong Tanaman Hias

mengenal monstera atau janda bolong, tanaman dengan harga jutaan dan sedang tren

Foto: Orami Photo Stock

Ingin tahu sejarah janda bolong tanaman hias? Nah, tanaman monstera atau tanaman dengan nama lain tanaman keju Swiss ini merupakan spesies tanaman berbunga yang berasal dari hutan tropis di Meksiko Selatan, Panama, Amerika Tengah, dan Selatan.

Tanaman monstera sudah dikenal di dunia botani sejak awal abad ke-20. Perlu diketahui, Monstera pertama kali ditemukan dan dijelaskan oleh ahli botani Prancis Charles Plumie

Monstera tumbuh di area yang memiliki kelembapan yang tinggi. Selain itu, monstera juga akan berkembang jika ditempatkan di ruang yang tertutup. Tanaman ini bisa tumbuh setinggi 20 meter.

Keberadaannya pun kini sudah sangat umum ditemui di beberapa negara beriklim tropis seperti Indonesia, Hawaii, Seychelles, Pulau Ascension, dan Kepulauan Society.

Nah, ada fakta menarik lainnya tentang monstera yang bisa Moms simak. Janda bolong tanaman hias ini memiliki ‘otot’, yang disebut geniculum. Letaknya di antara persimpangan helai dan tangkai daun.

Genikulum khas untuk genus Monstera dan memungkinkan tanaman mengarahkan daunnya ke arah matahari. Ternyata keunikan ini berguna jika Moms sedang memangkas atau memasang kembali tanaman monstera.

Nah, selanjutnya, janda bolong tanaman hias memiliki jenisnya masing-masing. Apa saja? Simak ulasan berikutnya, ya, Moms!

Ketahui Jenis-jenis Janda Bolong Tanaman Hias

mengenal monstera atau janda bolong, tanaman dengan harga jutaan dan sedang tren

Foto: Orami Photo Stock

Ada dua jenis monstera atau janda bolong tanaman hias, yaitu Monstera deliciosa dan Monstera adansoni. Perbedaannya ada pada bentuk dan ukuran daunnya.

Pada Monstera deliciosa memliki lubang daun yang tumbuh di bagian tepi dan akan membesar ketika usianya semakin tua.

Sementara Monstera adansoni bentuk daunnya lebih panjang dan lentik. Lalu, tanaman hias ini memiliki lubang daun di bagian tengah yang tertutup.

Tanaman monstera yang berasal dari keluarga Araceae, yakni Monstera deliciosa merupakan salah satu monstera yang bisa berbuah dan dimakan.

Rasa buahnya seperti kombinasi pisang dan nanas. Meski begitu, tidak semua Monstera deliciosa dapat berbunga dan berbuah.

Baca Juga: 6 Manfaat Tanaman Hias untuk Kesehatan yang Harus Moms Tahu

Mengapa Janda Bolong Tanaman Hias Dijual Sangat Mahal?

mengenal monstera atau janda bolong, tanaman dengan harga jutaan dan sedang tren

Foto: Orami Photo Stock

Melihat kepopulerannya, pernahkah Moms penasaran mengapa janda bolong tanaman hias atau monstera dijual sangat mahal? Nah, sebenarnya ada penjelasan menarik mengenai hal ini.

Menurut Asoka Remadja, seorang penggiat tanaman hias, menyebut bahwa monstera dijual hingga puluhan juta rupiah karena permintaan pasar yang melonjak semenjak pandemi COVID-19.

"Di sini [Indonesia], Monvar yang punya kebanyakan kolektor. Ada bahkan yang jual 3-4 daun [seharga] Rp 30-40 juta. Ini kalau dijual ke sesama kolektor. Tapi, kalau ke user atau penikmat yang tidak mengerti [seluk beluk tanaman hias], harganya bisa di atas segitu," jelas Asoka dikutip dari CNN.

Selain itu, tanaman ini juga dinilai memiliki tampilan yang unik sehingga cocok digunakan untuk Moms yang ingin menghias rumah. Saat merawat tanaman monstera juga membutuhkan keterampilan tertentu.

Janda bolong tanaman hias merupakan tumbuhan epifit atau tumbuhan pemanjat inangnya untuk menumpan hidup. Harga dari monstera juga dapat semakin menjulang tinggi karena pertumbuhannya yang lambat.

Baca Juga: 5 Jenis Tanaman yang Bisa Dijadikan sebagai Pengharum Ruangan

Bagaimana Cara Merawat Janda Bolong Tanaman Hias?

Jika Moms tertarik untuk membeli monstera, jangan lupa untuk memperhatikan perawatan tanaman hias ini.

Ada beberapa cara yang bisa Moms lakukan agar janda bolong tanaman hias tetap segar, sehat, dan cantik melansir dari The Sill.

1. Sinar Matahari

Sinar Matahari.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Letakkan tanaman monstera di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.

Jika janda bolong tanaman hias terlalu banyak terkena sinar matahari, daunnya bisa menguning.

Tanaman ini menyukai kelembapan, sehingga sinar matahari langsung yang intens tidak cocok untuknya.

Selain itu, janda bolong tanaman hias berasal dari daerah tropis, sehingga mereka tumbuh dengan baik ketika berada dalam cahaya terang, tidak langsung atau teduh parsial.

Cara yang dapat dilakukan, yaitu membatasi paparan sinar matahari hanya 2-3 jam di pagi hari. Namun, hindari paparan sinar matahari secara langsung, ya, Moms.

2. Kebutuhan Air

mengenal monstera atau janda bolong, tanaman dengan harga jutaan dan sedang tren

Foto: Orami Photo Stocks

Perlu diketahui, janda bolong tanaman hias menyukai kondisi yang lembap, tetapi tidak terlalu basah.

Sirami tanaman setiap 1-2 minggu lalu biarkan tanah mengering. Tingkatkan frekuensi menyiram janda bolong tanaman hias seiring dengan meningkatkan intensitas cahaya matahari.

Jika cuaca sedang terik, Moms bisa menyiram tanaman ini seminggu sekali. Sebaiknya, Moms selalu mengecek tanah apakah hampir terasa kering saat disentuh atau tidak.

Cara mengeceknya bisa dengan trik sederhana ini, yaitu menempelkan jari ke tanah sedalam sekitar 2,5 cm.

Hal lainnya yang bisa diketahui, yaitu kebutuhan pupuk tanaman monstera. Nah, Moms bisa menggunakan semua jenis pupuk cair yang sudah diencerkan setengahnya.

Namun, sebaiknya tunggu setidaknya 4 hingga 6 bulan untuk memupuknya setelah Moms membuat pot atau menanam kembali tanaman monstera.

3. Tingkat Kelembapan

mengenal monstera atau janda bolong, tanaman dengan harga jutaan dan sedang tren

Foto: Orami Photo Stocks

Janda bolong tanaman hias ini dapat tumbuh subur pada kelembapan yang tinggi dan banyak.

Semakin dekat atau semakin mirip Moms meniru kondisi alami tanaman, maka ini semakin baik untuk janda bolong tanaman hias.

Nah, Moms dapat memilih tempat di kamar mandi atau dapur yang cukup terang, hangat, dan lembap, dan sering-seringlah mengaburkan tanaman.

Simpan janda bolong tanaman hias atau monstera di ruangan dengan kelembapan normal atau basah dengan suhu 18-30 derajat Celsius. Namun, sebaiknya tidak disimpan pada suhu di bawah 15 derajat Celsius.

Alternatif lainnya yang bisa dicoba, yaitu bisa meletakkan humidifier di sekitar Moms untuk menjaga kelembapan udara.

Baca Juga: 9 Jenis Tanaman Hias yang Mudah Dirawat oleh Pemula

4. Pindahkan ke Pot yang Baru

Pindahkan ke Pot yang Baru

Foto: Orami Photo Stock

Ketika merawat tanaman monstera, perhatikan perkembangannya dengan baik. Ada waktunya ketika tanaman monstera tumbuh lebih besar dari potnya saat ini atau kira-kira setiap dua tahun.

Saat waktu ini tiba, sebaiknya Moms pindahkan tanaman Monstera ke pot baru dengan diameter dan kedalaman beberapa cm lebih besar dari yang lama.

Baca Juga: Yuk, Mengajarkan Anak Untuk Berkebun!

5. Tantangan Merawat Janda Bolong

4 Trik Merawat Tanaman Indoor Saat Memiliki Bayi -4.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Sama halnya merawat hewan peliharaan, jika tidak dilakukan dengan baik dan benar, akan menimbulkan tantangan dan masalah.

Beberapa tantangan yang akan Moms hadapi selama merawat janda bolong tanaman hias, yaitu:

  • Daun menjadi kecokelatan dan kering. Hal ini terjadi karena penumpukkan garam atau tidak disiram secara teratur.
  • Media pot kering. Hal ini disebabkan oleh akar di bawah atau terikat pot. Cara mengatasinya ialah pangkas daun atau pindahkan tanaman ke pot yang baru. Jika tidak, tanaman akan layu.
  • Daun menguning atau batang tanaman menghitam. Hal ini terjadi karena terlalu sering disiram sehingga media tanah terlalu lembap dan basah.
  • Bentuk daun terlalu melengkung. Umumnya hal ini terjadi karena akar terikat di bawah air atau terlalu sering disiram, dan udara terlalu dingin.

Selain cara di atas, pastikan untuk menjauhkan tanaman ini dari hewan peliharaan dan anak-anak agar janda bolong tanaman hias atau monstera yang Moms miliki tetap segar dan awet hingga tahunan.

  • https://bercocok.id/5-fakta-tanaman-hias-janda-bolong/
  • https://houseraccoon.com/10-interesting-monstera-facts-you-didnt-know-before/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait