Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

Sex & Relationship | Nov 1, 2018

Jangan Katakan 6 Hal Ini Pada Ibu Rumah Tangga!

Bagikan


Bukan hanya ibu bekerja saja yang kerap mendapatkan komentar negatif dari orang. Para ibu rumah tangga juga tidak lepas dari komentar negatif tersebut.

Keputusan mereka untuk tidak bekerja dan fokus mengurus anak dan rumah tangga sering sekali dikomentari buruk, bahkan diremehkan.

Berikut ini ada beberapa hal yang kerap dikatakan oleh orang pada ibu rumah tangga. Jangan sekali-sekali katakan ya!

“Suami kamu pasti banyak uang ya.”

Banyak yang salah menginterpretasikan ibu rumah tangga sebagai istri dari orang kaya.

Padahal, pada kenyataannya, banyak keluarga yang harus mengorbankan banyak hal agar bisa tinggal di rumah dan mengurus anak-anak.

Mungkin memang benar juga suaminya punya posisi bagus di kantor dan punya gaji yang cukup besar.

Tapi, lagi-lagi, berkomentar tentang urusan finansial rumah tangga bukanlah hal yang etis untuk dilakukan.

“Pendidikan di universitas sia-sia dong?”

Moms, pendidikan tinggi bukan semata untuk mendapatkan pekerjaan yang baik. Pendidikan tinggi ini dibutuhkan oleh ibu untuk mendidik anak-anaknya.

Ibu yang berpendidikan baik juga akan menghasilkan anak-anak yang berkualitas.

Jadi, jangan remehkan pendidikan para ibu rumah tangga ini hanya karena mereka tidak menggunakannya untuk bekerja.

Baca Juga: 3 Tantangan Terbesar Ibu Zaman Sekarang yang Tidak Dirasakan Ibu Zaman Dulu

“Pasti santai sekali ya jadi ibu rumah tangga.”

Siapa bilang ibu rumah tangga punya banyak waktu luang? Sebaliknya, ibu rumah tangga selalu punya pekerjaan untuk diselesaikan, mulai dari memasak, bersih-bersih, dan mengasuh anak. Para ibu rumah tangga ini hampir tidak punya waktu untuk istirahat.

“Saya nggak mengerti mengapa kamu bisa melakukan ini. Saya nggak akan pernah bisa berada di rumah seharian bersama anak-anak.”

Komentar ini benar-benar menghakimi. Sebelum mengatakan ini, Moms sebaiknya bertanya dulu kepada diri sendiri bagaimana jika ada orang yang berkata bahwa Moms yang bekerja adalah ibu yang tega karena meninggalkan anak seharian untuk bekerja.

“Karena kamu seharian di rumah, jadi boleh nggak saya minta tolong?”

Sangat tidak adil jika orang berpikir bahwa berada di rumah artinya tidak memiliki pekerjaan untuk diselesaikan.

Sebaliknya, para ibu rumah tangga ini hampir tidak punya waktu untuk diri sendiri.

Baca Juga: 3 Cara Menjadi Ibu yang Bahagia, Bisa Ditiru!

“Tapi setelah anak-anak sekolah, kamu akan kembali kerja kan?”

Selalu ada orang yang bertanya mengenai hal ini. Tapi, sebaiknya Moms tidak ikut-ikut mempertanyakan ini kepada ibu rumah tangga.

Mereka punya alasan untuk jadi ibu rumah tangga yang mungkin tidak Moms ketahui.

“Daycare kan mempersiapkan anak-anak untuk sekolah.”

Memang betul daycare membuat anak lebih siap masuk sekolah. Di daycare, anak-anak memang dibuat terbiasa untuk kondisi sekolah.

Tapi, di rumah pun, orang tua bisa melakukan hal serupa. Dan tahukah Moms? Akan ada waktunya bagi anak-anak untuk menyesuaikan diri dengan sekolah.

Nah, itulah hal-hal yang tidak boleh dikatakan kepada ibu rumah tangga. Baik ibu rumah tangga maupun ibu bekerja punya tantangan masing-masing, sehingga kita tidak perlu menghakimi ibu rumah tangga dan ibu bekerja. 

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.