Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Home Decor | Apr 12, 2018

Jangan Panik, Ini 9 Cara Untuk Mengatasi Kebakaran Di Dapur!

Bagikan


Dapur adalah bagian dari rumah yang punya risiko besar mengalami kebakaran. Sayangnya, tak banyak orang mempunyai pengetahuan dan kesiapan untuk mencegah timbulnya kebakaran yang tak terkendali.

Saat dapur mengalami kebakaran tentu kita jadi panik. Untuk itu, mari simak beberapa tips mengatasi kebakaran di dapur berikut ini:

1. Selalu Siapkan Alat Pemadan Kebakaran

Sebaiknya siapkan alat pemadam kebakaran yang bisa memadamkan api dari materi yang mudah terbakar, minyak, dan peralatan elektronik. Minimal Moms harus memiliki karung goni di rumah. Karung goni basah cukup efektif mematikan kebakaran skala kecil.

2. Matikan Kompor

Hal yang pertama harus dilakukan adalah mematikan kompor atau memutuskan sambungannya dari sumber gas (tabung gas) karena sumber gas dari tabung bisa jadi bahaya yang lebih besar jika panasnya mengenai tabung gas dan sampai terbakar.

3. Jangan Siram Air Ke Wajan

kebakaran di dapur, wajan kebakaran

Jangan mencoba mematikan api dengan menyiramkan air ke dalam wajan. Air akan menyebarkan minyak dan memperluas kebakaran. Hal ini berbahaya karena akan timbul api yang besar yang menyembur ke atas karena ada suplai oksigen dari air yang menguap.

Minyak yang terbakar ini temperaturnya bisa mencapai 1.000 derajat Celsius. Kontak antara dingin dan panas yang tinggi akan menimbulkan letupan dan loncatan api.

4. Gunakan Lap Basah

Gunakan kain lap basah untuk mematikan api. Amati supaya kain tidak terlalu basah untuk menghindari air yang menetes.

Tujuannya adalah untuk memutuskan hubungan suplai oksigen dari udara, sehingga kobaran api pada minyak akan terhenti.

Baca Juga : Libur Panjang, Ini 9 Cara Aman Agar Rumah Terhindar dari Pencurian dan Kebakaran

5. Jauhi Minyak

Hati-hati dengan sisa minyak yang ada karena temperaturnya masih sangat tinggi jika masih mendidih.

6. Tutup Panci

Gunakan cempal untuk memasang tutup panci dan mengatasi kebakaran kecil pada panci. Tutuplah pancinya, kemudian matikan kompornya.

7. Matikan Oven

kebakaran di dapur, oven microwave

Bila api dimulai dari dalam oven, matikan oven, tutup pintu oven, dan awasi asapnya. Bila oven tetap berasap dan api membesar, mintalah bantuan petugas pemadam kebakaran.

Sebagai tindakan preventif, bersihkan oven Moms secara teratur untuk mencegah sisa makanan bertumpuk. Tumpukan sisa makananlah yang paling sering menyebabkan terbakarnya oven.

8. Jangan Letakkan Aluminium Foil di Microwave

Untuk mencegah kebakaran, jangan letakkan aluminium foil atau logam lainnya dalam oven microwave kecuali bila benda itu dirancang khusus untuk penggunaan microwave. Logam dapat menimbulkan percikan dan membakar atau melumerkan plastik dari microwave Moms.

9. Selalu Siapkan Kotak P3K

Siapkan kotak P3K di dapur. Kotak ini harus berisi perban dan krim luka bakar.

Siapkan skenario penyelamatan dari kebakaran bagi keluarga Moms. Setiap orang harus tahu cara mencapai jalan keluar rumah yang terdekat dan aman.

(HEI)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.