Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Keamanan Anak | Dec 20, 2017

Jangan Panik! Ini Yang Harus Dilakukan Ketika Anak Cedera Kepala

Bagikan



Hampir setiap anak pernah mengalami benturan di kepalanya. Saat baru belajar berjalan, mereka sering terjatuh dan menabrak meja. Dan ketika memasuki usia sekolah, anak juga mengalami cedera – entah karena bermain dengan temannya atau jatuh dari sepeda.

Tidak semua cedera kepala yang dialami berbahaya. Beberapa merupakan cedera ringan dan tidak menyebabkan masalah serius. Namun, Moms juga harus tetap waspada karena hal buruk bisa terjadi. Inilah yang harus Moms lakukan ketika anak mengalami cedera kepala:

Anak Cedera Tapi Tidak Kehilangan Kesadaran

anak cedera kepala, menangani anak cedera kepala

Jika benturan yang dialami anak cukup keras, maka Moms harus membawanya ke dokter. Nantinya, dokter akan meminta informasi kapan dan bagaimana cedera terjadi, serta perasaan Si Kecil setelah mengalaminya.

Jika anak Moms masih merespons percakapan dengan baik, artinya cedera kepala yang dialami cukup ringan dan tidak perlu melakukan uji X-ray. Mungkin ia akan menangis karena sakit atau ketakutan, tapi ini tidak akan berlangsung lebih dari 10 menit.

Moms hanya perlu mengompres kepalanya selama 20 menit untuk mengempeskan benjol dan mengawasinya selama beberapa waktu untuk melihat apakah ada perubahan kondisi.

Rawat di Rumah

cedera kepala pada anak, anak cedera kepala, merawar anak cedera kepala

Moms atau anggota keluarganya harus berada di dekat anak yang mengalami cedera kepala selama 24 jam penuh. Apabila ada perubahan kondisi, maka Moms langsung siap membawanya ke dokter. Sebab, pada beberapa kasus, ada penundaan tanda-tanda cedera yang lebih serius.

Tidak apa jika anak ingin tidur. Namun, dokter menyarankan Moms mengecek keadaannya dua atau tiga jam sekali, untuk memastikan ia bergerak dengan normal. Sesekali bangunkan Si Kecil dan lihat apakah ia merespons dan mengenali Moms dengan baik.

Jika ada obat yang diberikan dokter, ikuti petunjuk penggunaannya dengan hati-hati. Jangan berikan obat pereda rasa sakit seperti paracetamol (acetaminophen), kecuali ada izin dari dokter.

Tanda Cedera Kepala Serius

tanda cedera kepala serius, anak cedera kepala serius

Apabila anak Moms pingsan setelah mengalami cedera atau kondisinya memburuk dan mengalami hal-hal di bawah ini, maka Moms harus segera membawanya ke dokter:

• Sakit kepala yang tidak berhenti
• Berbicara tidak jelas dan bingung
• Mudah marah dan perilakunya tidak seperti biasa
• Muntah lebih dari dua atau tiga kali
• Susah jalan
• Kantuk berlebihan
• Ukuran mata tidak sama
• Penglihatan menjadi rabun
• Pucat
• Kejang-kejang
• Sulit mengenali orang
• Kuping berbunyi
• Tangan dan kaki lemas

Jika setelah mengalami perawatan, anak berangsur membaik, seharusnya tidak ada masalah jangka panjang. Namun, pastikan berbicara kepada dokter jika Moms masih memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang cedera kepala yang dialami Si Kecil.

(GLW)

Foto: Shutterstock

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.