Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Keamanan Bayi | Aug 28, 2018

Jangan Sampai Salah, Ini Cara Bedong Bayi Yang Benar

Bagikan


  

Membedong bayi seakan sudah melekat dalam tradisi di Indonesia. Pastikan Anda melakukannya dengan benar.

Sebagai salah satu tradisi yang tak lekang dimakan zaman, membedong bayi  berusia maksimal satu bulan ternyata memang disarankan. Dengan catatan, Anda juga harus memastikan untuk melakukannya dengan benar ya, Ma.

Tujuannya sebenarnya sederhana saja: untuk memberikan bayi rasa hangat dan nyaman seperti saat dia berada di dalam rahim. Dengan bedong, bayi dapat beradaptasi dengan suhu lingkungan.

Membedong bayi juga dapat menjauhkannya dari sianosis atau kedinginan sehingga dia menjadi tampak kebiruan. Selain itu saat dibedong, bayi juga tidak akan terganggu dengan refleks Moro atau gerakan kejut yang biasanya dilakukan bayi.

Namun perhatikan hal-hal berikut jika Anda berencana untuk membedong si buah hati.

1. Pilih kain bedong dengan saksama

Hal ini karena bedong akan membungkus seluruh tubuh bayi kecuali kepalanya. Pastikan si kecil akan tetap merasa nyaman dan hangat tapi tidak kepanasan. Pilih kain bedong dari bahan katun yang lembut.

2. Hindari terlalu kencang membedongnya

Bedong yang terlalu kencang tidak hanya akan membuat bayi merasa sangat terkekang, tapi juga tidak baik bagi pertumbuhannya.  

Jika si kecil tidak bisa menekuk lututnya, berarti Anda terlalu ketat membedong. Sisakan ruang yang cukup di bagian bawah bedong atau bagian kaki, sehingga si kecil tetap bisa menekuk lututnya.

3. Jangan terlalu longgar

Nah, jika tadi tidak boleh terlalu ketat, membedong bayi juga tidak boleh terlalu longgar. Jika bayi sampai bisa mengeluarkan tangannya dari dalam bedong, berarti Anda terlalu longgar membungkus si kecil. Segera benahi bedongannya.

4. Cek ombak

Maksudnya, perhatikan cuaca di lingkungan Anda. Jika cuaca dan udara sedang panas seperti sekarang, lebih baik Anda hanya memakaikan si kecil kaos singlet dan celana pendek sebelum dibedong. Namun jika udaranya dingin, baju dan celana panjang menjadi pilihan tepat untuk dipakai di dalam bedong.

5. Ruang nyaman

Dengan bedong yang sudah membungkusnya, bayi membutuhkan sisa ruang yang cukup baginya untuk bernapas dan memperoleh udara segar. Jadi pastikan di sekeliling tempat tidurnya hanya ada dia saja ya, Moms, tanpa bantal, guling, apalagi boneka berbulu. Ini juga akan meminimalkan risiko terjadinya SIDS. 

 

(ECH)

 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.