Home & Living

12 Juli 2021

10 Ide Jendela Kamar Minimalis dan Tips Memilihnya

Pilih tipe jendela kamar minimalis yang sesuai dengan kebutuhan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Merna
Disunting oleh Adeline Wahyu

Jendela kamar minimalis adalah salah satu bagian terpenting dari rumah yang berfungsi sebagai sirkulasi udara dan pencahayaan.

Kamar minimalis memiliki ukuran yang tidak terlalu besar sehingga pemilihan jendela ini sangatlah penting supaya sirkulasi udara yang ada di dalam kamar bisa lebih baik.

Sirkulasi udara yang baik bisa membuat udara di dalam kamar lebih segar dan tidak pengap. Selain itu, jendela juga sangat penting untuk pencahayaan karena pencahayaan alami dari sinar matahari lebih bagus dibandingkan cahaya lampu.

Pentingnya jendela kamar minimalis membuat kita harus memperhatikannya saat memilih dan menentukan jendela seperti apa yang cocok untuk kamar minimalis kita.

Baca Juga: POGI Rekomendasikan Vaksin COVID-19 untuk Ibu Hamil, Cek Persyaratannya!

Tips Memilih Jendela Kamar Minimalis

Dalam memilih jendela kamar minimalis, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan supaya nantinya jendela kamar bisa dipilih dengan baik dan tepat fungsinya.

1. Gunakan Jendela yang Merefleksikan Gaya Arsitektur Rumah

Tipe Jendela Kamar Minimalis

Foto: pexels.com/Alex

Tips yang pertama saat memilih jendela kamar minimalis adalah pilihlah yang merefleksikan gaya arsitektur rumah. Ini hal pertama yang perlu Moms perhatikan.

Jendela yang sesuai dengan gaya arsitektur rumah akan membuat tampilannya jadi lebih apik. Tapi kalau tidak sesuai dengan arsitektur rumah bisa membuat tampilannya terlihat aneh.

Misalkan saja rumah Moms memiliki gaya arsitektur modern country, jika jendela kamar minimalisnya bergaya industrial akan terlihat aneh.

2. Tentukan Fungsi dari Jendela

Hal yang kedua adalah tentukan fungsi utama dari jendela kamar minimalis. Jendela pada dasarnya memiliki dua fungsi, yakni sebagai tempat sirkulasi udara dan pencahayaan.

Tapi ternyata selain itu, fungsi lain jendela juga bisa sebagai pintu. Jika jenis jendela yang digunakan adalah jendela geser, maka bisa berfungsi sebagai pintu.

Jika jendela hanya difungsikan sebagai sirkulasi udara dan pencahayaan, maka pilih jenis jendela kamar minimalis lainnya.

Baca Juga: Shandy Aulia Geram Anaknya Disebut Kurang Gizi, Ketahui 7+ Indikator Balita Sehat yang Wajib Moms Ketahui!

3. Pilih Jendela yang Sesuai dengan Ventilasi yang Dibutuhkan

Jendela Kamar Minimalis yang Sesuai Ventilasi

Foto: pexels.com/Victoria Borodinova

Meski ukuran di dalam ruangan kamar terbilang mini, tapi bukan berarti Moms hanya diperbolehkan memiliki satu jendela kamar minimalis saja.

Tak sedikit orang yang memiliki lebih dari satu jendela di kamarnya. Hal ini dikarenakan mereka butuh sirkulasi udara yang banyak atau butuh pencahayaan yang terang karena udara di dalam kamar agak lembab.

Jadi sesuaikan dengan kebutuhan dari orang yang akan menghuni kamar minimalis tersebut.

4. Pilih Ukuran Jendela yang Sesuai dengan Luas Kamar

Memilih jendela dengan ukuran yang sesuai dengan luas kamar juga perlu Moms perhatikan. Berhubung ukuran kamar minimalis, maka kita tidak bisa sembarangan memilih ukuran jendela.

Jika terlalu besar maka akan membuat kamar terlihat sempit, tapi jika terlalu kecil akan membuat sirkulasi udara tidak bagus.

Disarankan untuk memilih ukuran jendela yang sedang. Jika Moms ingin memilih ukuran jendela yang cukup besar, maka buat satu jendela saja. Dengan begitu, fokus jendela kamar minimalis hanya satu.

Baca Juga: Pengertian dan Pentingnya Self Esteem bagi Kehidupan Seseorang

5. Percantik dengan Bingkai dan Tiang Jendela

Kaca jendela kamar minimalis juga memerlukan bingkai dan tiang pastinya. Bingkai dan tiang jendela kerap kali terlupakan saat akan memilih jendela kamar minimalis.

Bingkai dan tiang jendela yang berbeda akan membuat tampilan jendela kamar minimalis jadi tampak berbeda.

Ada banyak jenis bingkai dan tiang jendela, mulai dari yang berbahan besi, alumunium, hingga kayu.

Sebaiknya sesuaikan jenis bingkai tiang jendela dengan arsitektur rumah. Misalkan saja rumah Moms bergaya industrial, maka jenis bingkai jendela dan tiangnya yang cocok adalah yang berbahan material besi atau alumunium.

Sedangkan kalau rumah Moms bergaya natural, rustic, atau bohemian, maka bisa menggunakan jenis bingkai dan tiang jendela yang berbahan dasar kayu.

Baca Juga: 5 Olahan Pisang untuk Camilan Anak, Lezat!

6. Pilih Warna Aksen Bingkai Jendela yang Sesuai dengan Rumah

Bingkai Jendela Kamar Minimalis

Foto: pexels.com/Tirachard Kumtanom

Material bingkai dan tiang jendela yang sama akan tampak berbeda jika Moms memilih warna yang berbeda.

Dengan bahan dasar kayu untuk bingkai jendela kamar minimalis, Moms bisa mengecatnya dengan warna natural, putih, biru, kuning, hitam, dan lain sebagainya.

Jadi sebisa mungkin usahakan untuk memilih warna aksen yang cocok dengan tema bangunan rumah. Dengan begitu, ketika dilihat dari luar, tampilan jendela kamar minimalis akan terlihat serasi dengan rumah.

Sebagai contoh, rumah Moms bergaya shabby chic, maka pilihan warna yang tepat untuk aksen bingkai jendela kamar minimalis adalah warna-warna seperti merah muda, putih, kuning pucat, orange muda, hijau muda, hingga biru telur asin.

Hindari warna-warna yang sangat terang, mencolok, dan agak gelap seperti merah cabe, pink neon, atau hitam.

7. Cek Arah Matahari Sebelum Memasang Jendela

Hal ini sangat penting Moms perhatikan. Meski kita sudah memilih jenis jendela kamar minimalis, memilih warnanya, hingga memilih ukurannya, tapi Moms tetap harus mengecek arah matahari yang tepat sebelum memasang jendela.

Arah matahari ini sangat menentukan pencahayaan di dalam kamar nantinya. Jadi hal ini tidak boleh dianggap remeh. Jika Moms tidak mengecek arah matahari, bisa jadi nantinya jendela kamar minimalis justru akan membelakangi sinar matahari.

Perhatikan juga bangunan yang ada di sekitar kamar, jika ada bangunan yang tinggi sehingga mengganggu sinar matahari masuk ke dalam kamar, sebaiknya, pindahkan posisi jendela kamar minimalis.

Sebisa mungkin cari posisi untuk memasang jendela kamar minimalis yang tepat supaya kamar bisa mendapatkan sinar matahari yang bagus.

Baca Juga: 8 Hiasan Kamar Kekinian untuk Dekorasi yang Lebih Cantik

8. Cek Arah Angin Supaya Sirkulasi Udara Bagus

Cek Arah Angin pada Jendela Kamar Minimalis

Foto: pexels.com/Daria Shevtsova

Tak hanya arah matahari saja, arah angin juga perlu dicek sehingga sirkulasi udara di dalam kamar bagus.

Untuk mengecek arah angin, Moms bisa melihat bangunan yang ada di sekitar kamar juga. Jika ada bangunan tinggi di depan kamar, biasanya angin akan terhalang.

Jika seperti ini, pindahkan posisi jendela di samping kamar yang tidak terhalang bangunan tinggi. Dengan begitu, kamar bisa mendapatkan udara yang baik.

9. Jadikan Jendela Kamar Sebagai Titik Fokus Interior

Jendela kamar minimalis bisa menjadi titik fokus interior. Oleh karena itu Moms harus memperhatikan segi peletakannya.

Saat Moms memilih jendela kamar minimalis dengan ukuran yang besar, maka jendela tersebut akan menjadi titik fokus interior di dalam ruangan kamar.

Jadi ketika kita pertama kali masuk ke dalam kamar, yang tertuju dari pandangan kita adalah jendela kamar minimalis.

Menjadi titik fokus interior membuat jendela kamar minimalis harus diperhatikan peletakannya.

Baca Juga: 5 Cara Menghias Kamar Tidur Sederhana, Ternyata Mudah Dilakukan!

10. Jangan Lupa Tirai Jendela Juga Perlu Diperhatikan

Tirai Jendela Kamar Minimalis

Foto: pexels.com/Curtis Adams

Tips yang terakhir adalah perhatikan tirai jendela yang nanti akan digunakan untuk menutup jendela kamar minimalis.

Tirai atau gorden ini keberadaannya sangat penting saat akan memasang jendela kamar minimalis karena tirai jendela bisa mengubah tampilan keseluruhan jendela.

Untuk pilihan gordennya, Moms bisa mengecek tips berikut:

  • Tentukan Model Gorden

Pertama adalah tentukan model gordennya terlebih dahulu. Ada dua jenis gorden yang biasanya dipasang di kamar, yakni tipe single atau pair.

Untuk tipe single panel hanya untuk satu lapis gorden, sedangkan pair panel untuk dua gorden.

  • Jenis Gorden

Vitrase menjadi gorden dasar yang bisa Moms pasang di jendela kamar minimalis. Gorden dasar ini biasanya berwarna putih dan agak tipis sehingga tampilannya agak transparan.

Setelah vitrase biasanya akan dipasang gorden tambahan yang lebih tebal dengan motif dan warna yang beragam.

  • Tentukan Sistem Pengait Gorden

Kemudian tentukan sistem pengait gorden. Apakah Moms ingin memasang manual dnegan menggunakan track geser atau menggunakan smoke ring yakni pengait gorden yang berbentuk cincin.

Pilihan lainnya ada tab top yang merupakan pemasangan gorden dengan menggunakan perekat yang dijahit di antara tiang gorden.

  • Warna dan Motif Harus Diperhatikan

Langkah terakhir dalam memilih gorden untuk jendela kamar minimalis adalah perhatikan warna dan motif yang digunakan. Sebisa mungkin sesuaikan dengan desain kamar dan juga tipe jendela supaya nantinya akan terlihat estetis.

Baca Juga: Tidak Cuma Pink, 5 Warna Cat Dinding Ini Juga Cocok untuk Kamar Anak Perempuan

Ide Jendela Kamar Minimalis yang Bisa Moms Lirik

Jika sudah memahami dengan baik cara-cara dalam memilih jendela kamar minimalis, sekarang saatnya Moms mengetahui tipe jendela kamar minimalis yang bisa Moms pilih, yaitu:

1. Jendela Tingkap

Jendela Kamar Minimalis Tipe Tingkap

Foto: rumah.com

Jendela tingkap adalah salah satu model jendela kamar minimalis yang sangat populer di kalangan anak muda. Pasalnya, desain jendela tingkap ini cocok digunakan untuk jenis rumah minimalis bertema industrial atau maskulin.

Jendela ini bisa membuka ke arah atas (top hung) dan juga ke arah samping (side hung). Jendela tingkap ada yang berpanel tunggal dan berpanel ganda.

Jendela model ini bisa dibuka selebar-lebarnya sehingga bisa juga berfungsi sebagai pintu. Bukaannya ini akan diberi engsel. Bahan yang digunakan untuk jendela tingkap bisa berupa kayu, alumunium, hingga besi.

Jendela tingkap bisa memberikan sirkulasi udara yang maksimal saat dibuka. Sementara pencahayaannya juga bisa lebih terang.

Baca Juga: Ingin Hubungan Lebih Harmonis? Lakukan 7 Tips Dekorasi Kamar Berdasarkan Feng Shui

2. Jendela Open Spaces

Jendela open spaces menjadi salah satu model jendela kamar minimalis yang bisa Moms pilih. Jendela open space bisa membuat ruangan kamar bisa menjadi lebih luas dan juga multiguna.

Tipe jendela kamar minimalis ini juga bisa berfungsi sebagai pintu karena ukurannya yang sangat besar hingga ke lantai.

Jendela open space bisa menggunakan model sliding, tapi juga bisa menggunakan tipe bukaan dengan menggunakan engsel.

3. Jendela Single Hung

Jendela Kamar Minimalis Tipe Single Hung

Foto: rumah.com

Jendela kamar minimalis dengan tipe single hung ini juga bisa Moms lirik. Jendela single hung terdiri dari dua bagian, yakni jendela atas dan bawah.

Untuk model jendela kamar minimalis ini, hanya jendela bagian bawahnya saja yang bisa digeser ke atas untuk membuka dan ke bawah untuk menutup.

Sedangkan untuk bagian atasnya tidak bisa digerakkan. Jadi saat jendela dibuka, jendela bagian bawah akan menutupi bagian atas.

Tapi ada juga jendela single hung yang bagian bawahnya bisa dibuka dengan cara tidak digeser melainkan didorong ke arah bawah.

4. Jendela Klasik

Jendela kamar minimalis yang satu ini banyak digunakan pada rumah-rumah yang bertipe country, shabby chic, hingga rustic karena bentuknya yang unik.

Jendela klasik adalah jendela yang ukurannya sedang hingga besar. Ciri khas dari jendela ini adalah adanya bingkai yang berada di tengah-tengahnya sehingga jendela bisa terlihat seperti terbagi dalam beberapa bagian.

Bingkai pada jendela klasik dibuat dari bahan dasar kayu sehingga Moms bisa mengecatnya dengan warna yang sesuai dengan tema kamar minimalis.

Baca Juga: Susah Tidur? Hadirkan 5 Tanaman Ini Di Kamar Tidur Agar Bisa Tidur Nyenyak

5. Jendela Melengkung

Jendela Kamar Minimalis Tipe Melengkung

Foto: livejournal.com

Selanjutnya ada jendela melengkung atau arched windows yang sebenarnya juga bisa masuk ke dalam tipe jendela klasik karena terlihat kuno dan tradisional.

Jendela ini memiliki bentuk melengkung pada bagian atasnya. Bentuk lengkungan pada jendela memberikan kesan halus dan seimbang secara vertikal dan horizontal.

Sayangnya, tipe jendela kamar minimalis ini kebanyakan tidak bisa dibuka sehingga sirkulasi udara menjadi kurang bagus. Tapi sebenarnya, jendela melengkung ini bisa dibuka jika Moms memberikan engsel di salah satu sisinya.

Jendela melengkung biasanya dibuat dari material kayu sehingga Moms bisa mengecatnya menjadi warna-warni yang berbeda.

6. Jendela Jalousie

Nama jendela kamar minimalis ini memang agak sulit untuk diucapkan. Jendela jalousie adalah tipe jendela yang sudah sangat jarang dijumpai.

Jendela ini memiliki bentuk yang unik karena dilengkapi dengan kisi-kisi paralel yang mudah dibuka dan ditutup sehingga memudahkan udara untuk keluar masuk.

Jendela jalousie di Indonesia lebih dikenal dengan nama jendela nako. Untuk bahan material yang digunakan pada tipe jendela kamar minimalis adalah besi atau alumunium.

Baca Juga: Yuk Simak Cara Aman Mengecat Kamar Bayi!

7. Jendela Jungkit

Jendela Kamar Minimalis Tipe Jungkit

Foto: Luxwindows.com

Jendela jungkit atau awning window adalah jenis jendela kamar minimalis yang membuka ke atas seperti jendela tingkap. Hanya saja jendela ini berbentuk horizintal tinggi dan membuka ke atas.

Ketika dibuka, jendela jungkit akan seperti kanopi (awning) yang melindungi dari hujan. Jadi saat hujan, Moms bisa membuka jendela ini dan menghirup aroma hujan dari dalam kamar tanpa takut air hujan masuk ke dalamnya.

8. Jendela Skylight

Jendela skylight sangat cocok untuk dipasang pada kamar minimalis yang letakknya di loteng. Berbeda dengan tipe jendela-jendela lainnya, jendela skylight ini diletakkan di atas atap, bukan di dinding kamar.

Jendela kamar yang diletakkan di bagian atap bertujuan untuk membuat cahaya tepat di atas kamar sehingga lebih terang. Tipe jendela skylight ada yang bisa dibuka dan ada yang tidak.

Untuk jenis material yang digunakan pada tipe jendela ini biasanya adalah kayu. Tapi ada juga yang menggunakan besi. Jika menggunakan kayu akan lebih mudah dibuka karena lebih ringan dibandingkan besi.

Baca Juga: Contek Yuk Moms, 6 Inspirasi Warna Terbaik untuk Kamar Mandi

9. Jendela Geser

Jendela Kamar Minimalis Tipe Geser

Foto: rumahpedia.info

Jendela geser atau sliding window adalah salah satu jenis jendela kamar minimalis yang terdiri dari bagian kanan dan kiri.

Kedua bagian ini bisa digeser ke salah satu sisi, yakni bisa ke kanan saja atau ke kiri saja secara horizontal.

Jendela ini memiliki ukuran yang sedang, tapi juga bisa dibuat agak kecil. Hanya saja, jendela tipe ini membutuhkan tempat yang agak besar ke samping.

Jika menggunakan jendela tipe ini, maka sirkulasi udara bisa lancar saat jendela dibuka lebar.

Baca Juga: 7 Tanaman yang Cocok untuk Kamar Mandi, Hadirkan Suasana Segar!

10. Jendela Clerestory

Inspirasi jendela kamar minimalis yang terakhir adalah jendela clerestory. Tipe jendela ini sangat populer di negara-negara Barat karena banyak digunakan pada kamar yang letaknya di atas loteng.

Di Indonesia sendiri, penggunaan tipe jendela clerestory juga bisa dijumpai pada kamar-kamar kost. Jendela tipe ini memiliki bentuk yang tidak terlalu besar dengan bukaan bawah yang bisa berfungsi sebagai sirkulasi udara dalam ruangan.

Untuk bingkai jendela clerestory bisa menggunakan material kayu, besi, hingga alumunium.

Sekarang Moms sudah tahu kan apa saja tips-tips sebelum memilih jendela kamar minimalis dan juga inspirasi tipenya. Semoga informasi tersebut bisa berguna untuk Moms ya!

  • https://www.rumah.com/panduan-properti/12-model-jendela-kamar-yang-bisa-anda-pilih-26352
  • https://artikel.rumah123.com/property-market?utm_source=99blog-redirect-article
  • https://www.rumahkuunik.com/2017/10/desain-jendela-minimalis.html
  • https://id.pinterest.com/glenngissler/window-inspiration/
  • https://www.andersenwindows.com/ideas-and-inspiration/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait