Rupa-rupa

25 Agustus 2021

5 Jenis Ikan Laut Dangkal yang Bisa Dikonsumsi

Manakah ikan laut dangkal yang pernah Moms cicipi?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Karla Farhana

Ada beragam jenis ikan laut yang bisa Moms jadikan aneka olahan untuk dikonsumsi bersama keluarga. Salah satunya, jenis ikan laut dangkal. Lalu, apa saja jenis ikan laut dangkal yang bisa dikonsumsi?

Perlu Moms ketahui, terdapat berbagai jenis ikan laut dangkal yang dapat dimasak menjadi hidangan lezat.

Ikan laut dangkal banyak diincar oleh para pemancing dan nelayan karena nilai ekonomisnya yang bisa dijual untuk konsumsi masyarakat.

Sebagai wawasan tambahan, berikut jenis ikan laut dangkal yang perlu Moms ketahui.

Baca Juga: Penuh Khasiat, Ini 17 Manfaat Minyak Ikan untuk Kesehatan Tubuh Hingga Ibu Hamil

Jenis Ikan Laut Dangkal

Tanpa disadari, Moms mungkin pernah menjumpai salah satu jenis ikan laut dangkal di bawah ini saat berkunjung ke pasar ikan atau supermarket.

Berikut jenis ikan laut dangkal yang bisa dikonsumsi. Apa saja ya, Moms?

1. Ikan Bojor

ikan bojor.jpg

Foto: sydneyfishmarket

Jenis ikan laut dangkal yang pertama, yakni ikan bojor atau yang juga dikenal dengan nama ikan kaca piring, ikan pasir pasir, atau ikan sand whiting.

Ikan bojor merupakan jenis ikan laut dangkal yang biasanya berkumpul di dasar laut berpasir di teluk terbuka atau muara dan dekat pantai.

Ikan bojor rata-rata memiliki ukuran 300 gram dan 35 cm, tetapi dapat tumbuh hingga mencapai berat 1,4 kg dan panjang 55 cm.

Jenis ikan laut dangkal yang satu ini memiliki rasa yang lembut, manis, rendah minyak dan lembap, bertekstur sedang, dengan daging bersisik serta tulang halus yang mudah dihilangkan.

Moms bisa mengolah ikan bojor menjadi hidangan apapun, baik dikukus, direbus, digoreng, ditumis, dipanggang atau bahkan dikonsumsi mentah (sashimi).

Baca Juga: Bergizi, 10 Ragam Ikan Air Tawar yang Banyak Dikonsumsi

2. Ikan Cencaru

ikan cencaru.jpg

Foto: urGrocer

Jenis ikan laut dangkal berikutnya adalah ikan cencaru atau ikan torpedo scad. Biasanya, ikan cencaru hidup di perairan sekitar pantai hingga kedalaman laut 80 meter.

Ikan cencaru termasuk dalam sumber protein hewani yang baik untuk dikonsumsi. Moms bisa mengolahnya menjadi ikan goreng, bakar, atau asap sebagai lauk yang lezat.

Ikan cencaru yang paling besar dapat tumbuh hingga mencapai ukuran 80 cm dengan berat 4 kg. Namun umumnya, ikan cencaru bisa tumbuh hingga ukuran 40 cm saja.

Selain dikonsumsi, ikan cencaru juga biasanya dimanfaatkan oleh para nelayan sebagai umpan untuk menangkap ikan laut lain yang lebih besar.

3. Ikan Pari

ikan pari.jpg

Foto: iStock

Ikan pari merupakan jenis ikan laut dangkal yang dapat dikonsumsi. Ikan pari bertubuh rata, dan termasuk dalam golong ikan laut bertulang rawan, yang berarti memiliki kerangka tanpa tulang yang terbuat dari tulang rawan yang kuat dan elastis.

Ikan pari biasa hidup di perairan dangkal, terutama wilayah berpasir. Mereka sering kali bersembunyi di antara pasir laut sehingga diperlukan kesabaran dalam menangkapnya.

Jenis ikan laut dangkal yang satu ini cukup kaya protein, memiliki jumlah karbohidrat dan kalori yang baik, serta mengandung vitamin D, E, B1, B2, niasin, B6, B12, folat, dan bahkan sedikit vitamin C.

Jika Moms membelinya di pasar ikan atau supermarket, ikan pari dapat dimasak dengan cara digoreng atau direbus bersama aneka rempah atau saus. Misalnya, ikan pari saus asam pedas, ikan pari cabai hijau, atau ikan pari penyet dengan sambal.

Apabila diolah dengan benar, daging ikan pari memiliki tekstur yang sangat renyah dan padat.

Namun perlu diingat bahwa, ikan pari memiliki duri berbisa yang membentang di sepanjang duri mereka. Jadi, Moms perlu berhati-hati karena bagian ini beracun sehingga tidak boleh dimakan.

Selain itu, ikan pari biasanya mengandung kadar logam yang berat. Moms pun tidak boleh mengonsumsinya terlalu banyak atau terlalu sering karena bisa berdampak negatif bagi tubuh dalam jangka panjang.

Baca Juga: Cocok Untuk Diet, Ini 10 Manfaat Ikan Nila untuk Tubuh

4. Ikan Gatho

ikan gatho

Foto: karachifish

Jenis ikan laut dangkal lainnya yang layak untuk dikonsumsi, yakni ikan gatho atau ikan bawal bintang. Ikan gatho dikenal sebagai ikan yang memiliki tenaga kuat sehingga cukup menguras tenaga saat menangkapnya.

Daging ikan gatho berwarna putih salju, bertekstur padat, dan lezat. Moms bisa mengolah ikan gatho dengan cara digoreng, direbus, atau dipanggang.

Bumbunya juga bisa disesuaikan dengan selera, misalnya, dengan menambahkan minyak zaitun, lemon segar, atau mentega.

5. Ikan Kuro

ikan kuro.jpeg

Foto: seafoodsupplier

Selanjutnya, ada ikan kuro yang juga termasuk dalam jenis ikan laut dangkal. Ikan kuro biasanya menghuni laut perairan pantai, muara dan muara sungai air tawar.

Ikan kuro atau yang disebut juga dengan nama Threadfin diyakini memiliki nutrisi tinggi untuk meningkatkan suplai ASI dan juga baik untuk perkembangan otak anak.

Oleh karena itu, dagingnya yang sangat halus biasa digunakan untuk membuat bubur ikan untuk bayi.

Ikan kuro juga bisa dikukus atau digoreng utuh dan direbus dalam saus yang dibuat dari aneka ragam rempah.

Baca Juga: 3 Resep Sambal Dabu-dabu nan Segar, Cocok Disantap dengan Ikan atau Ayam Bakar

Itulah beragam jenis ikan laut dangkal yang bisa dikonsumsi. Manakah jenis ikan yang menjadi favorit Moms dan keluarga?

  • https://getfishing.com.au/speciesid/sand-whiting/
  • https://www.sydneyfishmarket.com.au/Home/Seafood/Species-Information/List/sand-whiting
  • https://dbpedia.org/page/Torpedo_scad
  • https://fishtackly.com/what-does-stingray-taste-like/
  • https://freshpompano.com/pages/pompano-fish-facts
  • http://ieatishootipost.sg/singapore-fish-files-ikan-kurau-threadfin-ngoh-her/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait