Program Hamil

23 September 2021

10 Jenis KB yang Cocok untuk Menunda Kehamilan

Pilih yang paling sesuai dengan kebutuhan Moms dan Dads
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Widya Citra Andini

Ada banyak cara menunda kehamilan, mulai dari memakai KB hingga menghindari berhubungan di masa subur. Jenis KB pun bermacam-macam, Moms bisa mencoba mana yang sekiranya paling cocok.

Keluarga berencana (KB) adalah topik penting yang harus didiskusikan semua pasangan.

Jika ingin menunda kehamilan, baik pengantin baru maupun lama perlu memilih metode yang cocok untuk tubuh.

Pasalnya, kehamilan yang tidak diinginkan bisa jadi beban jika memang ingin menunda punya momongan.

Lalu, apa alat kontrasepsi yang bisa dipilih, dan seperti apa cara menunda kehamilan terutama bagi pengantin baru?

Ada banyak alat kontrasepsi yang bisa Moms dan Dads pilih jika ingin menunda kehamilan atau tidak ingin segera memiliki anak.

“Untuk menunda kehamilan pada pasangan yang baru menikah, pilihan caranya adalah kondom, KB kalender, sanggama terputus, pil KB, dan sebagainya,” jelas dr. Bramundito, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Pondok Indah – Pondok Indah.

Secara umum, alat penunda kehamilan atau kontrasepsi terbagi atas dua jenis yakni yang bersifat sementara dan permanen.

Umumnya, KB yang cocok untuk pengantin baru adalah yang sifatnya sementara. Jadi, bagaimana cara menunda kehamilan yang efektif?

Yuk, kita simak!

Jenis KB yang Bisa Dicoba

Apa alat kontrasepsi terbaik untuk pasangan yang baru menikah maupun yang ingin menunda punya anak lagi?

Berikut ini jenis KB yang cocok untuk pengantin baru maupun lama yang bisa Moms dan Dads coba. Disimak yuk!

1. Kondom

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: Orami Photo Stock

Kondom untuk pasangan pria merupakan salah satu alat kontrasepsi yang tepat.

Selain mencegah kehamilan, kondom juga mencegah penyakit menular seksual.

Cara menunda kehamilan dengan kondom termasuk yang paling banyak digunakan.

Selain untuk pria, terdapat juga kondom yang diperuntukkan bagi wanita.

Biasanya KB satu ini dipasangkan pada mulut vagina setidaknya 8 jam sebelum melakukan hubungan seksual.

Kondom adalah jenis KB yang hanya bisa digunakan sekali pakai dan akan efektif jika digunakan dengan benar.

Baca Juga: 9 Kesalahan Memakai Kondom yang Membuat Kebobolan

2. Kontrasepsi Suntik

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

Jenis KB lain yang juga cukup umum adalah KB suntik. Satu suntikan efektif hingga 3 bulan.

Suntikan ini mengandung hormon buatan manusia yang meniru progesteron atau kombinasi estrogen dan progesteron.

Ini akan menghentikan ovulasi serta mengentalkan penutup lendir di sekitar serviks, sehingga sulit bagi sperma untuk sampai ke rahim.

Depo-Provera, salah satu suntikan kontrasepsi yang paling populer.

Ini terdiri dari hormon buatan bernama medroksiprogesteron yang berfungsi ganda untuk menghentikan ovulasi dan sperma memasuki rahim untuk mencegah pembuahan.

Suntikan ini sangat efektif dengan tingkat keberhasilan 99 persen.

Ini adalah cara menunda kehamilan bagi pengantin baru yang dapat diandalkan dan dianggap sebagai alat kontrasepsi terbaik bagi pasangan yang baru menikah untuk menikmati seks bebas stres.

Baca Juga: Mengikuti Program Hamil Anak Perempuan, Ini Tips dan Rincian Biayanya

3. Implan

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

Jenis KB selanjutnya yang bisa dijadikan adalah implan.

Sama seperti suntikan kontrasepsi, implan juga melepaskan progesteron ke dalam aliran darah, menghentikan ovulasi dan mengentalkan lendir di sekitar serviks.

Implan adalah batang fleksibel sepanjang 4 inci yang ditanam di lengan atas oleh dokter. Ini adalah kontrasepsi yang ideal.

Jika jangka waktu 5 tahun sejalan dengan rencana Moms dan pasangan untuk memulai sebuah keluarga, alat kontrasepsi ini patut dipertimbangkan.

Bahkan jika Moms ingin memiliki anak lebih cepat, bisa melepas implan kapan saja untuk mendapatkan kembali kesuburan.

Implan menawarkan perlindungan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa metode kontrasepsi yang lebih tradisional.

4. Intrauterine Device (IUD)

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

KB yang cocok untuk pengantin baru yang selanjutnya adalah IUD.

IUDs atau Intrauterine Devices, seperti namanya, adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim untuk mencegah sperma dan sel telur menyatu.

Alat kontrasepsi ini juga menawarkan perlindungan jangka panjang dan bisa menjadi cara menunda kehamilan untuk pengantin baru.

IUD dapat tetap efektif antara 3 dan 10 tahun, tergantung pada jenis perangkat yang digunakan.

Baca Juga: Apa IUD Bisa Berpindah Tempat?

Saat Moms ingin hamil, cukup lepaskan perangkatnya. IUD terbagi menjadi 2, yaitu:

Copper-T

Ini adalah perangkat tembaga berbentuk T kecil yang ditempatkan di dalam rahim melalui serviks.

Prosedur ini perlu dilakukan di klinik atau rumah sakit dan tidak membutuhkan waktu lama.

Copper-T dapat bertahan hingga 10 tahun dan merupakan metode kontrasepsi bebas hormon.

Jika Moms bermasalah dengan ketidakseimbangan hormon atau tidak ingin memompa tubuh dengan hormon buatan, ini adalah salah satu cara menunda kehamilan yang bisa dipilih.

IUD Hormonal

IUD hormonal sangat mirip dengan T-tembaga dalam hal penempatan, efektivitas, dan metode kontrasepsi mereka.

Faktor yang membedakan adalah bahwa IUD hormon seperti Mirena, Skyla, Kyleena dan Liletta juga diresapi dengan hormon progestin.

Selain berfungsi sebagai alat kontrasepsi, ini juga digunakan untuk mengelola perdarahan berat selama periode karena kondisi seperti endometriosis, PCOD/PCOS dan fibroid rahim.

Menurut jurnal Retained Intrauterine Device (IUD), penempatan IUD di dalam rahim biasanya merupakan prosedur ginekologi yang sederhana dan aman.

Tingkat kegagalan sekitar 0,2 persen untuk levonorgestrel melepaskan IUD dan 0,8% untuk Copper T.

Metode kontrasepsi ini memberikan perlindungan terhadap kehamilan yang tidak diinginkan dan merupakan salah satu cara menunda kehamilan bagi pengantin baru yang paling baik.

5. Diafragma

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: fpnsw.org.au

Diafragma adalah jenis KB selanjutnya. Diafragma menjadi salah satu bentuk kontrasepsi tertua yang digunakan oleh wanita dan kembali lagi ramai digunakan sebagai cara menunda kehamilan bagi pengantin baru.

Ini adalah metode penghalang di mana Moms akan memasukkan cangkir berbentuk kubah dangkal di dalam vagina.

Perangkat ditempatkan tepat di mulut serviks, untuk mencegah sperma mencapai sel telur.

Untuk menggunakannya, Moms harus berada dalam posisi yang nyaman, cubit perangkat untuk melipatnya dan dorong ke dalam.

Mengikat diafragma dengan spermisida juga umum dilakukan untuk memastikan bahwa sperma tidak melewati serviks.

Jika memilih untuk melakukan itu, pastikan jarak antara memakai diafragma dan tindakan tidak lebih dari 2 jam.

Ini memberikan tindakan pencegahan yang ideal untuk pasangan yang baru menikah.

Jika Moms mencari cara menunda kehamilan bagi pengantin baru tanpa menggunakan kondom atau metode kontrasepsi invasif, ini pilihannya.

6. Pil KB

Alat kontrasepsi untuk Pengantin Baru

Foto: Orami Photo Stock

Jenis KB selanjutnya adalah pil KB. Pil KB mungkin sudah tidak asing lagi. Ini adalah metode kontrasepsi lain yang telah teruji oleh waktu.

Jadwal minum pil ini harus disinkronkan dengan siklus menstruasi Moms agar cara menunda kehamilan ini bekerja efektif.

Bergantung pada jenis pil yang kita gunakan, Moms harus meminum satu pil setiap hari untuk jangka waktu tertentu, diikuti dengan jeda singkat, dan kemudian ulangi, hingga Moms ingin hamil.

Ini juga merupakan alat kontrasepsi hormonal dan bekerja pada jalur yang sama seperti injeksi kontrasepsi, implan atau IUD hormonal.

Satu-satunya kelemahan dari metode kontrasepsi ini adalah ketika Moms lupa minum beberapa pil yang bisa membuat "kebobolan".

Namun, jika Moms berhati-hati dan minum pil tepat waktu, ini bisa menjadi salah satu alat kontrasepsi terbaik untuk pasangan yang baru menikah.

Menurut jurnal Oral Contraceptive Pills, efektivitas bentuk kontrasepsi ini disebut sebagai penggunaan tipikal dan sempurna.

Penggunaan tipikal, artinya cara menunda kehamilan bagi pengantin baru ini mungkin tidak selalu bisa konsisten atau benar.

Tingkat kegagalan biasanya 9 dari 100 wanita di tahun pertama penggunaan metode ini.

Baca Juga: Bagaimana Cara KB Alami dengan Menghitung Masa Tidak Subur?

7. Spermisida

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: verywellhealth.com

Jenis KB selanjutnya adalah spermisida. Alat kontrasepsi ini berbentuk seperti jeli yang dan diaplikasikan di dalam vagina 30 menit sebelum berhubungan seksual.

Biasanya digunakan bersamaan dengan diafragma yang terbuat dari karet dan dipasangkan di mulut rahim.

Selain karena harus dipakai 6 jam setelah berhubungan seksual, memakai alat kontrasepsi ini akan rentan iritasi dan juga penggunanya memiliki risiko terjangkit virus kelamin.

Baca Juga: 5 Risiko Hamil Jika Moms Menggunakan Kontrasepsi IUD

8. Periode Aman atau Metode Kalender

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: Orami Photo Stock

Siklus menstruasi dimulai pada hari pertama menstruasi dan berlanjut hingga hari pertama menstruasi berikutnya.

Masa seorang wanita paling subur adalah pada saat ovulasi, atau saat sel telur dilepaskan dari ovarium kita, yang biasanya terjadi 12-14 hari sebelum haid berikutnya dimulai.

Penting untuk diingat bahwa sperma terkadang dapat bertahan di dalam tubuh hingga tujuh hari setelah berhubungan seks.

Artinya, Moms bisa hamil segera setelah menstruasi selesai jika kita berovulasi lebih awal, terutama jika siklus menstruasi kita secara alami pendek.

Itulah alasan mengapa masa aman mungkin tidak dapat diandalkan dan tidak mungkin dilakukan bagi pasangan yang baru menikah.

Namun, Moms dan Dads bisa mencoba cara menunda kehamilan bagi pengantin baru ini.

Jika siklus haid wanita bervariasi dari 26 hari sampai dengan siklus 31 hari, maka siklus terpendek (26 hari) minus 18 hari = hari ke 8.

Siklus terpanjang (31 hari) minus 10 hari = hari ke-21.

Dengan demikian, hari ke-8 hingga ke-21 setiap siklus dihitung dari hari pertama masa menstruasi dianggap masa subur.

Itu adalah periode yang tidak aman untuk berhubungan seks. Masa selain masa subur dalam satu siklus menstruasi dianggap sebagai periode aman.

9. Coitus Interruptus atau Metode Penarikan

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: Orami Photo Stock

Pria, selama hubungan seksual, bisa menarik penisnya dari vagina wanita sebelum orgasme (dan ejakulasi), dan kemudian mengarahkan ejakulasi (air mani) menjauh dari vagina.

Ini adalah jenis KB alami yang bisa dilakukan. Sayangnya, metode yang dinamakan coitus interruptus ini kurang efektif dalam mencegah kehamilan.

Preejakulasi yang dikeluarkan oleh penis sebelum ejakulasi biasanya mengandung sperma, yang akan mengganggu keefektifan metode ini.

Menggunakan metode ini membutuhkan kendali diri dan refleks yang cepat.

Itulah sebabnya mungkin agak sulit untuk dipraktikkan dan mungkin tidak terlalu efektif jika digunakan.

10. Pil Kontrasepsi Darurat

cara menunda kehamilan untuk pengantin baru

Foto: verywellhealth.com

Pil kontrasepsi darurat (umumnya dikenal sebagai I-pill) dapat disarankan untuk digunakan.

Ini harus diminum dalam 72 jam setelah berhubungan seks. Pil ini mengandung hormon tunggal dosis tinggi.

Itu dia beberapa jenis KB yang cocok sebagai cara menunda kehamilan.

Baca Juga: Pil KB Bisa Bantu Meningkatkan Kesuburan?

Menurut dr. Bramundito, risiko kegagalan dari alat kontrasepsi yang nantinya Moms dan Dads pilih adalah sebagai berikut:

  • Kondom: 5,4 dari 100 persen
  • KB Kalender: 13,9 dari 100 persen
  • Sanggama terputus: 13,4 dari 100 persen
  • Pil KB: 5,5 dari 100 persen
  • Suntik: 1,7 dari 100 persen
  • IUD (alat kontrasepsi dalam rahim): 1,4 dari 100 persen
  • Implan: 0,6 dari 100 persen

Jadi, tak lagi bingung kan memilih jenis KB yang akan digunakan?

Kalau masih bingung ingin memilih yang mana, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan.

Bicarakan juga tentang kondisi kesehatan Moms yang sedang dirasakan saat ini.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430882/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6304543/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait