Gaya Hidup

GAYA HIDUP
17 Mei 2020

Yuk, Aktif Melakukan 4 Jenis Olahraga Saat Puasa Bulan Ramadan Ini

Buat tubuh tetap aktif dan sehat ya, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Dina Vionetta

Rutinitas makan dan tidur Moms akan berubah saat berpuasa di bulan Ramadan. Moms mungkin juga memanfaatkan waktu ini untuk membentuk pola hidup sehat.

Perlu diingat, dalam Asian Journal of Sports Medicine, puasa Ramadan tidak bisa dianggap sebagai sebuah diet yang berbeda. Alasannya karena pola dan jadwal makan, minum dan tidur berubah.

Untuk puasa yang sehat, Moms tidak hanya memerhatikan asupan makanan dan minuman saat sahur dan berbuka. Moms perlu menggerakkan tubuh dengan melakukan jenis olahraga saat puasa.

Baca Juga: Tubuh Lebih Bugar, Ini Olahraga yang Bisa Dilakukan Ibu Menyusui di Bulan Ramadan

Jenis Olahraga Saat Puasa Bulan Ramadan

Tidak ada yang salah bila Moms ingin berolahraga di bulan Ramadan. Tetapi, penting untuk memerhatikan bentuk latihan fisik tersebut sehingga tidak membuat tubuh dehidrasi sebelum waktu berbuka tiba.

Berikut ini beberapa rekomendasi jenis olahraga saat puasa Ramadan yang bisa dilakukan.

1. Jalan Cepat

jenis olahraga saat puasa-1.jpg

Foto: goodhousekeeping.com

Karena lari jadi sesuatu yang melelahkan, maka sebaiknya lakukan latihan jalan cepat sebagai gantinya. Jalan cepat memiliki ragam manfaat untuk tubuh juga lho, Moms.

Mengutip Mayo Clinic, beberapa manfaat dari olahraga jalan cepat yaitu:

  • Mempertahankan berat badan yang sehat.
  • Mencegah atau membantu mengelola berbagai kondisi, termasuk penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes tipe 2.
  • Memperkuat tulang dan otot.
  • Meningkatkan suasana hati.
  • Meningkatkan keseimbangan dan koordinasi tubuh.

Sebelum jalan cepat, Moms bisa berjalan perlahan selama 5-10 menit untuk memanaskan otot dan mempersiapkan tubuh untuk berolahraga.

Baca Juga: Si Kecil Malas Bergerak? Ini 5 Tips Agar Anak Suka Olahraga

2. Jogging Lambat

jenis olahraga saat puasa-2

Foto: Orami Photo Stock

Bila jogging biasa akan cepat membuat Moms haus, maka rekomendasi jenis olahraga saat puasa yang bisa dilakukan adalah jogging lambat atau slow jogging. Jogging lambat dapat mengurangi risiko timbulnya penyakit, seperti:

  • Diabetes
  • Kegemukan
  • Aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah karena penumpukan plak)

Saat melakukan jogging lambat, Moms dapat membakar lebih banyak kalori daripada berjalan biasa. Berjalan lambat 3-5 kilometer membakar sekitar 200-300 kkal.

Menurut National Health Service, orang dewasa harus melakukan beberapa jenis aktivitas fisik setiap hari. Aktivitas fisik apa pun lebih baik daripada tidak sama sekali.

Baca Juga: Mana yang Lebih Baik untuk Ibu Hamil, Marathon, Jogging atau Sprint?

3. Bersepeda

jenis olahraga saat puasa-3

Foto: Orami Photo Stock

Jenis olahraga saat berpuasa di bulan Ramadan yang tak kalah menarik adalah bersepeda. Jika kondisi tidak memungkinkan untuk olahraga bersepeda, Moms bisa olahraga dengan sepeda statis.

Melansir Harvard Health, ada beberapa manfaat yang dirasakan dalam melakukan olahraga bersepeda:

  • Memudahkan persendian. Posisi bersepeda dapat membuat sendi terasa lebih baik, bersepeda cocok bagi orang yang menderita nyeri atau kekakuan sendi karena usia.
  • Bagus untuk jantung. Mendorong pedal saat bersepeda merupakan latihan aerobik yang bagus untuk jantung, otak, dan pembuluh darah.
  • Membangun otot. Pada fase kekuatan mengayuh, Moms menggunakan otot glutes di bokong, paha depan, dan otot di betis. Sementara saat fase pemulihan, otot yang digunakan yaitu di bagian paha belakang dan otot di bagian depan pinggul.
  • Dapat membantu kegiatan sehari-hari. Manfaat bersepeda termasuk untuk keseimbangan, berjalan, berdiri, ketahanan, dan memanjat tangga.
  • Membangun kepadatan tulang. Kegiatan perlawanan, seperti mendorong pedal, menarik otot, dan menarik tulang, dapat meningkatkan kepadatan tulang.

Baca Juga: 4 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan Anak

4. Cross-Training

jenis olahraga saat puasa-4

Foto: Orami Photo Stock

Cross training bisa menjadi salah satu jenis gerakan olahraga yang dilakukan saat puasa Ramadan. Mengutip Wodify, beberapa gerakan cross-training yang bisa dilakukan untuk pemula yaitu:

  • Squat jump
  • Sit-up
  • Push-up
  • Lunges
  • Lompat tali

Untuk waktu olahraga, American College of Sports Medicine menyarankan durasi 150 menit olahraga per minggu, atau sekitar 30 menit selama lima hari seminggu.

Itu dia Moms, beberapa jenis gerakan olahraga saat puasa bulan Ramadan untuk menjaga tubuh tetap fit dan bugar.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait