Pernikahan & Seks

PERNIKAHAN & SEKS
12 September 2020

Mengenal 8 Jenis Penyimpangan Seksual

Beberapa penyimpangan seksual bisa diterapi agar dapat terkontrol, tetapi ada juga yang tidak bisa
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Serenata Kedang
Disunting oleh Intan Aprilia

Moms dan Dads tentu pernah menonton atau membaca berita tentang kasus kekerasan seksual pada anak-anak di bawah umur yang berada di sekitar kita.

Nah, kekerasan seksual pada anak termasuk penyimpangan seksual yang berbahaya dan patut diwaspadai. Selain pedofilia, apa lagi jenis penyimpangan seksual lainnya?

Jenis Penyimpangan Seksual

Mengacu pada Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi kelima tahun 2013, definisi penyimpangan seksual telah mengalami perubahan seiring berjalannya waktu dan budaya pada masyarakat.

Saat ini, penyimpangan seksual atau parafilia diartikan sebagai segala ketertarikan seksual yang kuat dan tetap, selain ketertarikan seksual yang normal dengan pasangan manusia yang memberikan persetujuan.

Lantas, apa saja jenis-jenis penyimpangan seksual? Simak uraiannya berikut ini.

1. Voyeurism

jenis penyimpangan seksual 1.jpg

Foto: dreepik.com

Voyeurism adalah kelainan yang dialami ketika seseorang merasa bergairah dan terangsang ketika mengintip atau menonton tanpa sepengetahuan seseorang yang sedang telanjang, berganti baju, atau sedang melakukan kegiatan seksual.

Orang yang mengidap Voyeurism dapat mengganggu privasi orang lain di dalam rumah, ruang ganti, atau area yang seharusnya menjadi ruang privat. Pelaku Voyeurism juga sering merekam atau memotret kegiatan seksual orang lain tanpa izin.

Baca Juga: Viral Fetish Kaus Kaki Setelah Kain Jarik, Ini Kronologinya

2. Exhibitionism

Orang yang mendapatkan kepuasan dan keinginan seksual dengan memperlihatkan genital mereka atau bermasturbasi di depan orang lain.

Mereka membutuhkan reaksi seperti terkejut atau diperhatikan orang lain.

Namun, biasanya mereka tidak menginginkan kontak seksual sehingga jarang melakukan kekerasan seperti perkosaan.

3. Frotteurism

jenis penyimpangan seksual 2.jpg

Foto: dreepik.com

Frotteurism adalah jenis penyimpangan seksual yang berfantasi dan memiliki dorongan seksual yang kuat untuk menyentuh payudara, kaki, bokong, atau genital orang lain tanpa persetujuan, biasanya mereka akan menggesekkan pelvis atau penis mereka ke orang lain dari belakang.

Para pengidapnya menyukai kegiatan seksual yang privat, namun dilakukan di ruang publik.

Dikategorikan sebagai kekerasan seksual, frotteurism biasanya dilakukan di tempat ramai seperti bus, kereta, lift, bahkan jalanan.

4. Masochism

Masochism adalah jenis penyimpangan seksual yang membuat pengidapnya merasa terangsang ketika dihina, dipukul, diikat, atau disakiti.

Biasanya para masokis akan berusaha mencari dan berinteraksi dengan pasangan yang mengidap kecenderungan sadism untuk memenuhi kebutuhan seksual mereka.

Baca Juga: 5 Jenis Fetish Seks Aneh yang Ada di Dunia, Sudah Tahu?

5. Sadism

jenis penyimpangan seksual 3.jpg

Foto: dreepik.com

Orang dengan sadism atau sadisme memiliki jenis penyimpangan seksual dengan merasa terangsang ketika melakukan kekerasan secara fisik maupun psikologis terhadap pasangannya.

Jika dilakukan kepada pasangan yang tidak memberikan persetujuan, sadism dapat dikategorikan sebagai tindakan kriminal.

Apabila dilakukan dengan kesepakatan, hubungan antara pengidap sadism dan masochism dapat saling memenuhi kebutuhan satu sama lain.

6. Pedophilia

Penyimpangan seksual pedophilia ditandai dengan fantasi seksual, keinginan, atau perilaku seksual yang intens dan berulang, melibatkan anak-anak dibawah 13 tahun.

Pedophilia mungkin dapat tertarik kepada anak laki-laki, anak perempuan, atau keduanya.

Sebagian pedofil memiliki kriteria khusus seperti rentang umur tertentu, memiliki hubungan darah, dan lain-lain.

Beberapa pengidap pedofil juga dapat tertarik kepada anak-anak saja, namun ada pula yang juga tertarik kepada orang dewasa.

Dari sebagian besar kasus, biasanya pelaku adalah orang yang telah dikenal anak, seperti orang tua, kerabat, guru, atau tetangga.

Baca Juga: 5 Fantasi Seksual yang Banyak Dimiliki Wanita, Moms Termasuk?

7. Fetishism

jenis penyimpangan seksual 4.jpg

Foto: dreepik.com

Fetishism adalah penggunaan sebuah objek atau bagian tubuh nongenital untuk merangsang hasrat seksual.

Orang yang memiliki fetish biasanya dapat terstimulasi secara seksual dengan beberapa cara seperti memakai, memegang, meraba, atau mengendus objek seperti sepatu wanita dan lingerie.

Bagi fetishism yang tertarik pada anggota tubuh nongenital disebut partialism.

Pengidap partialism memiliki ketertarikan khusus dan terstimulasi ketika menyentuh bagian tubuh tertentu, contohnya kaki dan jari tangan.

8. Transvestism

Transvestism adalah jenis penyimpangan seksual yang pengidapnya merasa terangsang ketika menggunakan pakaian seperti lawan jenisnya atau crossdressing.

Namun, tidak setiap orang yang crossdressing mengidap transvestism.

Orang dengan transvestism juga belum tentu menginginkan berubah menjadi lawan jenis seperti pada transgender.

Baca Juga: 5 Jenis Pelecehan Seksual di Tempat Kerja, Waspada!

Apabila Moms memiliki kenalan dengan penyimpangan seksual dan telah mengganggu aktivitas sehari-hari, sulit untuk dikendalikan, dan mengganggu orang lain, beberapa jenis penyimpangan seksual dapat diterapi agar dapat terkontrol. Namun, ada pula beberapa jenis lain tidak dapat hilang.

Artikel Terkait