Kesehatan Umum

4 November 2021

13 Jenis Protein dan Sumbernya yang Baik untuk Kesehatan, Catat!

Kenali beragam jenis protein yang diperlukan oleh tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Waritsa Asri
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Protein merupakan topik hangat dalam dunia medis dan kesehatan hari ini. Mulai dari jumlah protein yang harus dikonsumsi, hingga berbagai jenis protein nabati dan hewani serta desas-desus seputar protein alternatif.

Dilansir dari Medical News Today, Protein adalah bagian dari setiap sel dalam tubuh. Ini membantu tubuh untuk membangun dan memperbaiki sel dan jaringan. Protein merupakan komponen utama dari kulit, otot, tulang, organ, rambut, dan kuku.

Protein memainkan peran penting dalam kesehatan tubuh. Dari membantu meningkatkan massa otot dan memperkuat tulang, hingga menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan otak, protein berperan dalam hampir semua fungsi tubuh.

Jenis Protein yang Diperlukan Oleh Tubuh

Protein

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Pedoman Diet untuk Orang Amerika 2015–2020, pola makan yang sehat mencakup berbagai makanan yang mengandung protein. Makanan hewani dan nabati dapat menjadi sumber protein yang sangat baik. Lalu, berikut ini jenis protein yang diperlukan oleh tubuh:

1. Protein Struktural

Moms dan Dads, jenis protein yang diperlukan oleh tubuh yaitu protein structural yang dikenal sebagai protein berserat. Protein structural adalah komponen yang diperlukan oleh tubuh. Termasuk kolagen, keratin, dan elastin.

Seperti yang diketahui kolagen berfungsi membentuk kerangka kerja otot, tulang, tendon, kulit, dan tulang rawan. Sedangkan keratin dan elastin adalah komponen struktural utama pada rambut, kuku, gigi, dan kulit.

Baca Juga: Yu, Cari Tahu Perbedaan Tepung Terigu Protein Rendah, Sedang, dan Tinggi!

2. Protein Enzimatik

Lalu, jenis protein yang diperlukan oleh tubuh seperti protein enzimatik ini berfungsi mempercepat proses metabolisme dalam sel, termasuk fungsi hati, pencernaan lambung, pembekuan darah, dan mengubah glikogen menjadi glukosa. Contohnya adalah enzim pencernaan yang memecah makanan menjadi bentuk yang lebih sederhana agar mudah diserap tubuh Anda.

3. Protein Hormon

Hormon adalah bahan kimia berbahan protein yang dihasilkan oleh sel-sel kelenjar endrokin. Hormon yang biasanya disalurkan melalui darah, bertindak sebagai pembawa pesan kimia yang kirimkan sinyal dari satu sel ke sel lainnya.

Kemudian, setiap hormon memengaruhi sel-sel tertentu dalam tubuh yang dikenal sebagai sel target. Sel-sel tersebut memiliki reseptor spesifik di mana hormon menempelkan dirinya untuk mengirimkan sinyal. Sebagai contoh, jenis protein ini adalah insulin yang dikeluarkan oleh pankreas untuk mengatur kadar gula darah dalam tubuh.

4. Protein Pengikat

Protein pengikat terutama menyimpan ion mineral seperti kalium dalam tubuh. Zat besi, misalnya, adalah ion yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin, komponen struktural utama sel darah merah.

Ferritin yang menyimpan zat besi, termasuk jenis protein pengikat yang berfungsi dalam mengatur dan menjaga terhadap efek buruk dari kelebihan zat besi dalam tubuh.

Ovalbumin dan kasein adalah protein pengikat yang ditemukan dalam air susu ibu (ASI) dan putih telur, masing-masing berperan besar dalam perkembangan embrionik.

5. Protein Reseptor

Protein reseptor terletak di bagian luar sel berfungsi dalam mengontrol zat yang masuk dan meninggalkan sel, termasuk air dan nutrisi. Beberapa reseptor dapat mengaktifkan enzim, sementara yang lain merangsang kelenjar endokrin untuk mengeluarkan epinefrin dan insulin untuk mengatur kadar gula darah.

Baca Juga: Simak Deretan Sumber Protein Nabati untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

6. Protein Transport

Protein transport berfungsi untuk membawa bahan-bahan penting ke sel. Hemoglobin, misalnya, membawa oksigen ke jaringan tubuh dari paru-paru.

Lain halnya albumin serum yang membawa lemak dalam aliran darah Anda, sementara mioglobin menyerap oksigen dari hemoglobin dan kemudian melepaskannya ke otot. Jenis protein transport lainnya adalah calbindin yang memfasilitasi penyerapan kalsium dari dinding usus.

7. Protein Antibodi

Protein defensif atau antibodi atau juga disebut imunoglobulin, adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh virus hingga infeksi.

Antibodi sendiri terbentuk dalam sel darah putih dan bertugas menyerang bakteri, virus, dan mikroorganisme berbahaya lain yang menjadikannya tidak aktif.

Sumber Protein yang Baik untuk Tubuh

Ilustrasi protein

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui jenis protein yang diperlukan oleh tubuh, berikut ini sumber protein yang baik untuk tubuh:

8. Ikan

Sebagian besar makanan laut mengandung protein tinggi dan rendah lemak jenuh. Ikan seperti salmon, trout, sarden, teri, sablefish (black cod), dan herring juga tinggi asam lemak omega-3. Para ahli merekomendasikan makan makanan laut setidaknya dua kali seminggu.

Baca Juga: Kaya Protein, Ketahui 9 Manfaat Kacang Kedelai Berikut Ini!

9. Unggas

Menghilangkan kulit dari ayam dan kalkun secara substansial dapat mengurangi lemak jenuh. Di Amerika Serikat, unggas non-organik mungkin juga mengandung antibiotik dan dibesarkan dengan pakan transgenik yang ditanam dengan pestisida, jadi pilihlah yang organik dan jelajah bebas jika memungkinkan.

10. Produk Susu

Produk seperti susu skim, keju, dan yoghurt menawarkan banyak protein sehat. Waspadalah terhadap tambahan gula dalam yoghurt rendah lemak dan susu beraroma, dan lewati keju olahan yang sering mengandung bahan non-susu.

11. Kacang Polong

Kacang dan kacang polong dikemas penuh dengan protein dan serat. Tambahkan ke salad, sup, dan semur untuk meningkatkan asupan protein Anda.

Baca Juga: Ini Pentingnya Protein Hewani untuk MPASI Pertama Si Kecil, Jangan Ditunda!

12. Kacang-Kacangan dan biji-Bijian

Selain kaya akan protein, kacang-kacangan dan biji-bijian juga tinggi serat dan lemak “baik”. Tambahkan ke salad atau simpan untuk camilan.

13. Produk Tahu dan Kedelai

Tahu dan kedelai non-transgenik adalah alternatif daging merah yang sangat baik, tinggi protein dan rendah lemak. Cobalah “Senin tanpa daging”, sumber protein nabati seringkali lebih murah daripada daging sehingga dapat bermanfaat bagi dompet dan juga untuk kesehatan Moms serta Dads.

Setelah mengetahui jenis protein yang diperlukan tubuh, maka Moms dan Dads juga ketahui bahwa protein sangat penting untuk kesehatan kita, tidak hanya untuk membangun otot yang lebih besar, tetapi untuk menyembuhkan lebih baik dari cedera, usia yang lebih baik, dan mencegah kondisi penyakit tertentu.

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/310118#risks_and_precautions
  • https://www.helpguide.org/articles/healthy-eating/choosing-healthy-protein.htm
  • https://www.bbcgoodfood.com/howto/guide/best-sources-protein
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/196279#tips
  • https://health.gov/sites/default/files/2019-09/2015-2020_Dietary_Guidelines.pdf
  • https://www.piedmont.org/living-better/why-is-protein-important-in-your-diet
  • https://medlineplus.gov/ency/article/002467.htm
  • https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/protein
  • https://mend.me/all-about-protein/
  • https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/protein-how-much-you-need-benefits-sources-more/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait