Newborn

29 Juli 2021

5 Jenis Susu Ibu Menyusui, Bikin ASI Makin Lancar!

Simak juga rekomendasi merek susu ibu menyusui berikut ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Sebenarnya, masih ada pro dan kontra terkait susu ibu menyusui. Salah satunya karena alergi yang bisa ditimbulkan kepada bayi.

Namun, selama alergi tersebut tidak terjadi pada Moms atau Si Kecil, Milkgenomics mengatakan bahwa ibu menyusui yang tidak alergi susu, sebaiknya minum susu sapi.

Selain itu, American Academy of Pediatrics (AAP) menyimpulkan bahwa tidak ada cukup bukti untuk merekomendasikan bahwa perempuan menghindari makanan yang menyebabkan alergi, seperti susu, selama kehamilan atau menyusui dengan tujuan untuk mencegah penyakit alergi.

Selain itu, menghindari susu biasanya malah membuat Moms berisiko mengalami kekurangan nutrisi.

Meski tidak ada bukti ilmiah bahwa mengonsumsi susu atau produk susu meningkatkan produksi ASI, namun minum susu dapat memberikan banyak sekali manfaat bagi ibu menyusui, asalkan Moms dan bayi tidak alergi.

Baca Juga: Cara Tepat Menyiapkan Susu Formula untuk Si Kecil

Ibu Menyusui Membutuhkan Susu

5 Susu Ibu Menyusui  -1

Foto: Orami Photo Stock

ASI dipengaruhi oleh banyak faktor, beberapa genetik sementara yang lain, lingkungan. Beberapa komponennya ada secara konsisten, sementara yang lain bergantung pada pola makan Moms.

Misalnya, penelitian telah menunjukkan bahwa jumlah lemak dalam ASI tidak diubah oleh konsumsi susu sapi, tetapi ada pengaruh terhadap jenis lemaknya, dilansir dari laman First Cry Parenting.

Dengan cara ini, Moms akan mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dan juga kesehatan Moms. Oleh karena itu, kebanyakan ibu meminum susu saat sedang menyusui. Banyak juga pilihan susu ibu menyusui..

Saat menyusui, Moms akan membutuhkan antara 2,25 hingga 3,1 liter cairan setiap hari, yang jumlahnya antara 9 hingga 13 cangkir. Ini dapat bervariasi tergantung pada metabolisme tubuh, tingkat aktivitas, dan sebagainya.

Cairan ini dapat dikonsumsi dalam bentuk apa pun, misalnya air, susu, jus, atau minuman sehat lainnya.

Dalam hal jumlah susu, aturan praktis yang baik adalah minum yang cukup untuk memuaskan rasa haus. Ibu baru cenderung merasa lebih haus saat menyusui, terutama jika bayinya baru lahir.

Banyak orang yang percaya bahwa teh herbal, infus, dan produk alami lainnya membantu merangsang suplai susu.

Namun sebenarnya, satu-satunya cara untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan membiarkan bayi mengosongkan payudara saat menyusui, yang kemudian membuat saluran payudara menghasilkan lebih banyak ASI.

Kalsium adalah nutrisi penting yang dibutuhkan oleh setiap organisme di bumi. Dalam tubuh manusia, kalsium penting dalam sintesis dan pemeliharaan gigi dan tulang.

Selanjutnya, ini digunakan dalam bentuk ioniknya sebagai alat transduksi sinyal baik di dalam sel maupun di antara sel yang berbeda.

Kalsium juga merupakan pembawa pesan kimiawi yang menggerakkan tindakan kontraksi dan relaksasi otot. Fungsi lain dari kalsium seperti pengangkutan sinyal saraf, pembekuan darah, mendorong pembuahan sel telur oleh sperma, dan sebagainya.

Ini semua bisa didapatkan salah satunya saat Moms mengkonsumsi susu untuk ibu menyusui.

Yang paling penting menurut Baby Center adalah, susu merupakan sumber kalsium yang baik. Jadi meski tidak ada salahnya minum banyak susu, pastikan tidak berlebihan. Tetap terhidrasi adalah kuncinya.

Baca Juga: Jangan Sampai Tertipu, Pahami 5 Cara Membedakan Susu Asli dan Palsu

Kandungan Nutrisi Susu Ibu Menyusui

5 Susu Ibu Menyusui  -2

Foto: Orami Photo Stock

Tak dapat dipungkiri, ASI adalah pilihan terbaik untuk bayi. Namun jika Moms ingin agar bayi mendapatkan semua nutrisi, vitamin dan mineral dari ASI, maka Moms juga harus mendapatkan nutrisi yang lengkap untuk ibu menyusui.

Salah satunya dengan mengonsumsi susu khusus ibu menyusui.

Dalam memilih susu yang tepat untuk ibu menyusui, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah kandungan lemaknya. Banyak Moms yang ingin segera memiliki bentuk dan ukuran badan ke ukuran sebelum melahirkan dengan cepat.

Oleh karena itu, tidak jarang yang memilih susu rendah lemak sebagai minuman pendamping saat menyusui. Dengan begitu, banyak Moms yang merasa mudah kembali langsing dan sehat.

Padahal, lemak sangat dibutuhkan untuk sumber energi terutama dalam kondisi Moms saat ini yang sedang menyusui tentunya membutuhkan banyak energi.

Bersabarlah sebentar Moms, sebab ASI yang berkualitas sangat dinantikan oleh Si Kecil. Bentuk badan akan mengikuti saat Moms tetap berolahraga meski mengkonsumsi susu ibu menyusui.

Selain lemak, pastikan susu untuk ibu menyusui yang Moms pilih juga mengandung kalsium. Sebab, pada dasarnya susu ibu menyusui yang khusus dikonsumsi untuk menghasilkan ASI yang mengandung kalsium tinggi yang dibutuhkan bayi untuk pertumbuhan tulang.

Selain itu, Moms juga harus melihat kandungan tambahan pada susu yang akan dikonsumsi. Kandungan tambahan seperti ekstrak daun katuk atau ekstrak kurma sangat bermanfaat untuk memperlancar produksi ASI.

Sehingga bayi akan selalu mendapatkan jumlah ASI sesuai kebutuhan setiap harinya. Selain itu, bayi juga mendapatkan semua nutrisi dari ASI.

Sebenarnya, susu paling spesial untuk ibu menyusui adalah yang berasal dari susu sapi. Susu ini dinilai memiliki kandungan gizi, vitamin, dan mineral lengkap yang dibutuhkan ibu menyusui.

Namun, jika Moms atau bayi alergi susu sapi, bisa diganti dengan jenis lain seperti susu kedelai atau susu kambing.

Baca Juga:

Jenis Susu Ibu Menyusui

5 Susu Ibu Menyusui  -3

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Marina Lane, MS RD CLC, seorang ahli gizi yang terdaftar dan juga konselor laktasi yang berspesialisasi dalam Nutrisi Laktasi, hal yang banyak berkaitan dengan susu ibu menyusui adalah terkait dengan alergi.

“Sebagian besar klien saya memiliki bayi dengan masalah alergi atau sensitif terhadap makanan atau mereka adalah vegan atau vegetarian dan mencari panduan untuk memastikan mereka memenuhi semua tujuan nutrisi mereka saat menyusui,” jelasnya.

Menurutnya, memiliki susu yang ‘aman’ diminum tentunya akan memudahkan dan tidak terlalu khawatir dengan alergi. Salah satu yang direkomendasilannya adalah susu ibu menyusui yang berbahan dasar nabati.

Ada beberapa jenis susu berbahan dasar nabati untuk ibu menyusui, di antaranya:

Baca Juga: 3 Cara Melepaskan Ketergantungan Anak pada Botol Susu

1. Susu Almond

susu almond.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Susu ibu menyusui yang pertama adalah susu almond. Susu ini banyak tersedia di pasaran dan rendah fosfor terutama versi tanpa pemanis yang rendah kalori dan gula.

Kalsium dan vitamin D dapat ditambahkan. Namun, susu almond sangat rendah protein dan lemak. Susu ini juga tidak cocok bagi Moms yang memilki alergi kacang.

Kandungan yang dimiliki susu almond biasanya berisi:

  • Kalori: 60
  • Lemak: 2,5 gram
  • Karbohidrat: 8 gram
  • Protein: 1 gram
  • Kalsium: 45 persen (ditambahkan)
  • Vitamin D: 25 persen (ditambahkan

Meski tidak memiliki profil nutrisi yang ideal sebagai susu untuk ibu menyusui karena terlalu sedikit lemak dan protein, namun Moms yang menyukai susu almond bisa mendapatkan vitamin tambahan dari suplemen yang ada.

2. Susu Kedelai

Susu kedelai.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Susu ibu menyusui yang selanjutnya adalah susu kedelai. Susu Kedelai memiliki lebih banyak protein daripada kebanyakan alternatif susu lainnya dengan harga yang relatif rendah. Susu kedelai dalam jumlah besar dapat mempengaruhi suplai susu karena kandungan isoflavon atau fitoestrogennya.

Kedelai adalah kepekaan makanan kedua yang paling umum pada bayi yang disusui, jadi bayi Moms mungkin tidak dapat mentolerirnya jika bayi sudah memiliki kepekaan terhadap susu. Kandungan lemak rendah hingga sedang.

Susu kedelai yang tersedia di pasaran biasanya mengandung:

  • Kalori: 110
  • Lemak: 4,5 gram
  • Karbohidrat: 9 gram
  • Protein: 8 gram
  • Kalsium: 45 persen (ditambahkan)
  • Vitamin D: 30 persen (ditambahkan)

“Saya tidak merekomendasikan susu kedelai saat menyusui karena kandungan fitoestrogennya dan kemungkinan efeknya pada produksi ASI. Jika Anda mencari alternatif produk susu yang tinggi protein, pertimbangkan ‘Susu Protein Kacang’ atau ‘Susu Kacang Protein Tinggi,” jelasnya.

3. Susu Santan/Kelapa

susu santan

Foto: Orami Photo Stock

Susu ibu menyusui yang selanjutnya adalah susu santan/kelapa. Dengan harga murah dan gampang ditemukan, susu santan juga cocok untuk Moms yang memiliki alergi kacang pohon, karena secara teknis kelapa merupakan 'buah'.

Jika Moms suka kelapa, biasanya juga akan menikmati rasa dari susu santan.

Moms mungkin mengira santan mengandung banyak lemak, tetapi versi 'non-kaleng' sebenarnya memiliki sedikit lemak dan hampir tidak mengandung protein. Kandungan nutrisi susu santan biasanya:

  • Kalori: 70
  • Lemak: 4,5 gram
  • Karbohidrat: 8 gram
  • Protein: <1 gram
  • Kalsium: 10 persen (ditambahkan)
  • Vitamin D: 30 persen (ditambahkan)

Baca Juga: Bolehkah Susu Formula Dibekukan Layaknya ASIP?

4. Susu Kacang Mete

susu kacang mete.jpg

Foto: elanaspantry.com

Susu ibu menyusui yang selanjutnya adalah susu kacang mete. Susu kacang mete memiliki rasa yang lebih lembut dari kebanyakan nutmilks lainnya.

Selain itu, susu ini juga mengandung vitamin E 'alami' yang dibutuhkan oleh tubuh. Biasanya, susu kacang mete yang beredar di pasaran sedikit rendah protein dan lemak, dan beberapa merek mengandung sangat sedikit Kalsium dan Vitamin D.

Dalam susu kacang mete mengandung:

  • Kalori: 70
  • Lemak: 4 gram
  • Karbohidrat: 8 gram
  • Protein: 2 gram
  • Kalsium: 2 persen
  • Vitamin D: 0 persen

Susu kacang mete bisa menjadi susu alternatif bagi Moms yang sedang menyusui. Untuk menambahkan rasanya, Moms bisa mencampurkannya dengan kurma sebagai pemanis atau krim kelapa.

5. Susu Gandum

susu gandum

Foto: substitutecooking.com

Susu ibu menyusui yang selanjutnya adalah susu gandum. Dari segi rasa, susu gandum sangat menarik, terutama versi 'creamier' dengan tambahan lemak sehat.

Kandungan karbohidrat dan proteinnya sangat mirip dengan ASI, dan beberapa bahkan telah menambahkan lemak sehat yang meningkatkan kandungan lemak mendekati ASI. Susu oat manis alami dan biasanya tidak memiliki tambahan gula.

Meski begitu, susu ini tidak tersedia secara luas dan harganya relatif mahal. Kandungan karbohidratnya juga lebih tinggi dari kebanyakan alternatif susu lainnya. Selain itu, kandungan protein yang juga lebih rendah dari pada susu sapi.

Biasanya, susu gandum mengandung:

  • Kalori: 120
  • Lemak: 5 gram
  • Karbohidrat: 16 gram
  • Protein: 3 gram
  • Kalsium: 25 persen (ditambahkan)
  • Vitamin D: 20 persen (ditambahkan)

“Dari segi rasa, ini adalah alternatif susu yang memiliki manis alamictanpa perlu tambahan gula dan memiliki profil nutrisi yang mirip dengan ASI. Beberapa merek telah menambahkan lemak sehat,” jelasnya.

Baca Juga: 13+ Makanan Penghambat ASI, Pantang Dikonsumsi Ibu Menyusui!

Rekomendasi Susu Ibu Menyusui

Setelah mengetahui jenis-jenis susu ibu menyusui, Moms mungkin akan tertarik untuk membeli salah satu di antaranya. Moms pun tak perlu bingung karena bisa memilih susu ibu menyusui dari beberapa rekomendasi merek di bawah ini.

1. Afis Life Susu Almond

afis life susu almond.jpg

Susu yang dapat Moms konsumsi selama menyusui Si Kecil ialah Afis Life Susu Almond.

Susu ibu menyusui ini terbuat dari California Raw Almond terbaik, juga diperkaya dengan ekstrak daun katuk, kurma dan madu yang secara keseluruhan bahan-bahan yang digunakan 100% alami. Jadi, aman dikonsumi bagi ibu menyusui maupun bayinya.

Susu ibu menyusui ini tinggi DHA yang membantu tumbuh kembang otak bayi, mengandung asam folat, vitamin B kompleks, vitamin A,C dan E, dan tinggi kalsium sehingga meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlancar ASI.

Susu ini bisa Moms pilih sesuai dengan selera karena memiliki beragam varian rasa. Mulai dari rasa Almond Original, Tropical Banana, Belgian Chocolate, French Vanilla, Italian Mocha, Sweet Guava, hingga Korean Strawberry.

Moms bisa mengonsumsinya setiap hari, baik dalam keadaan hangat maupun dingin.

2. Mama Soya Busui

mama soya busui.jpg

Rekomendasi susu ibu menyusui berikutnya ialah Mama Soya Busui. Sesuai dengan namanya, susu untuk ibu menyusui ini mengandung formula soya yang terbuat dari kacang kedelai alami yang bagus untuk membantu produksi ASI.

Susu ibu menyusui dari Mama Soya diperkaya dengan kandungan tambahan, seperti daun katuk yang mampu meningkatkan produksi ASI. Selain itu, daun katuk juga mengandung asam seskuiterna yang baik untuk memperlancar ASI.

Susu ini juga mengandung bee polen, yaitu serbuk sari dari lebah yang memiliki kandungan nutrisi seperti vitamin, protein, lemak, dan bekerja sebagai antioksidan, serta fenugreek, tanaman herbal yang dapat berfungsi menstimulasi produksi air susu pada ibu menyusui.

3. Prenagen Lactamom

prenagen lactamom.png

Selanjutnya, Moms juga bisa memilih Prenagen Lactamom sebagai susu ibu menyusui. Susu ini memiliki beberapa varian rasa, yakni French Vanilla, Groovy Mocha, dan Velvety Chocolate.

Susu ini baik dikonsumi bagi Moms yang sedang dalam menyusui Si Kecil karena mengandung nutrisi lengkap, seperti kalsium dan vitamin D yang dapat menjaga kesehatan tulang ibu, serta DHA dan Omega-3 untuk mengoptimalkan kecerdasan bayi.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Susu Beruang?

4. Anmum Lacta Susu Ibu Menyusui

anmum lacta ibu menyusui.png

Pilihan susu ibu menyusui berikutnya adalah Anmum Lacta Susu Ibu Menyusui. Susu ini dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tambahan yang dibutuhkan ibu selama masa menyusui sehingga memroduksi ASI yang berkualitas.

Anmum Lacta dilengkapi dengan kandungan Nuelipid serta GA dan DHA yang baik untuk otak Si Kecil. Selain itu, terdiri dari vitamin B kompleks untuk pembentukan energi dan mengandung serat pangan yang dapat memelihara fungsi saluran pencernaan.

Produk ini juga mengombinasikan kalsium dan zat besi di dalam susu yang mendukung pembentukan energi yang diperlukan untuk memproduksi ASI.

5. Lovamil Susu Ibu Menyusui

lovamil.jpg

Susu ibu menyusui lainnya yang bisa Moms pilih untuk membantu memenuhi nutrisi dan melancarkan ASI ialah Lovamil Susu Ibu Menyusui.

Susu dari Lovamil dapat Moms konsumsi karena mengandung zat besi, protein, kalsium, serta vitamin dan mineral yang baik untuk ibu menyusui maupun bayinya.

Hal ini karena susu Lovamil dapat membantu untuk optimalkan pertumbuhan Si Kecil dan ibu pun bisa tetap aktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Susu ibu hamil yang dalam varian bubuk ini memiliki berbagai rasa, yakni coklat, vanila, strawberry dan kacang hijau sehingga dapat disesuaikan dengan selera.

6. Lactamil Lactasis

lactamil lactasis.jpg

Lactamil Lactasis merupakan susu ibu menyusui berikutnya yang bisa Moms pilih untuk dikonsumsi selama masa menyusui Si Kecil.

Diformulasikan khusus dengan ACTIDuobio+ yang dapat memberikan manfaat ganda untuk dukung kemampuan berpikir karena diperkaya dengan asam folat, DHA, omega-6 dan ketahanan tubuh dari vitamin C, vitamin D3, vitamin E, dan sumber protein.

Selain itu, susu Lactamil Lactasis mengandung nutrisi makro, seperti sumber protein, karbohidrat, lemak dan nutrisi mikro dari 13 vitamin dan 6 Mineral yang akan memberikan manfaat nutrisi ganda yang dibutuhkan bagi Moms dan Si Kecil.

Moms bisa menikmati susu ini sesuai dengan selera karena hadir dalam varian rasa cokelat, vanilla, dan strawberry.

Itulah beragam merek susu ibu menyusui yang bisa Moms konsumsi. Pilihan yang terbaik adalah tetap mengkonsumsi susu ibu menyusui, apapun itu mereknya.

Jika alergi, cari susu alternatif lainnya ya Moms.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2659557/
  • https://milkgenomics.org/article/cows-milk-breastfeeding-moms/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait