Fashion & Beauty

30 November 2021

Mengenal Jerawat Hormonal, dari Penyebab hingga Cara Mengatasinya

Salah satu penyebabnya adalah hormon dalam tubuh
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Jerawat adalah masalah kulit umum yang biasa dialami oleh siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Biasa jerawat juga dikenal dengan nama jerawat hormonal.

Sementara, kondisi lainnya biasa disebut dengan jerawat vulgaris.

Kali ini kita akan membahas tentang jerawat hormonal. Mengapa disebut jerawat hormonal?

Karena jerawat ini berkembang sesuai dengan perubahan hormon dalam tubuh. Terutama saat hormon androgen meningkat, seperti hormon testosteron.

Mungkin banyak dari kita yang seringkali bermasalah dengan jerawat, apalagi wanita.

Sehingga, cara untuk mengatasinya, kita rela merogoh uang yang banyak untuk memperoleh perawatan di klinik khusus kecantikan.

Namun sebelum melakukan perawatan, Moms harus tahu dulu jenis jerawat apa yang tumbuh.

Karena jika jerawat tersebut merupakan jerawat hormonal, diperlukan teknik khusus untuk merawatnya agar tidak semakin parah.

Agar lebih jelas yuk, kita kenalan dulu dengan jerawat hormonal!

Baca Juga: Mencuci Wajah dengan Air Keran Ternyata Picu Timbulnya Jerawat

Apa Itu Jerawat Hormonal?

jerawat hormonal

Foto: Orami Photo Stock

Dikutip dari Medical News Today, Moms bisa menemukan banyak informasi seputar jerawat hormonal di internet, majalah, atau dalam obrolan dengan orang-orang di sekitar.

Ini karena belum banyak penelitian dari dokter yang menjelaskan kondisi tersebut.

Namun, beberapa ahli menyampaikan pendapatnya mengenai jerawat hormonal.

“Secara fundamental, semua jenis jerawat termasuk ke dalam jerawat hormonal,” jelas Dr. Anjali Mahto, dokter kulit di Skin55 dan penulis The Skincare Bible.

Kondisi pada kulit seringkali berkaitan dengan perubahan hormon dalam tubuh, dan ada beberapa periode, seperti:

Lebih lanjut menurut Dr. Justine Kluk, hormon dikenal juga sebagai androgen, misalnya testosteron, meningkatkan produksi sebum dan menyebabkan penebalan pada kulit.

Ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan dapat memicu timbulnya jerawat.

Nah, untuk kita para wanita, hal ini juga bisa menjadi bukti yang lebih jelas mengapa banyak jerawat muncul saat mendekati waktu menstruasi.

“Sekitar 2/3 wanita rentan terkena jerawat dan bisa muncul di mana saja, dalam waktu seminggu atau beberapa hari sebelum menstruasi tiba,” ujar Dr. Mahto.

Umumnya jerawat hormonal bisa muncul di bagian mana saja pada tubuh tanpa kita bisa menebaknya. Baik itu leher, wajah, dada, bahkan punggung.

Baca Juga: Jerawat di Punggung? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ciri-Ciri Jerawat Hormonal

jerawat-di-pipi.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Hampir sama dengan jerawat pada umumnya, jerawat hormonal juga memberikan ciri-ciri atau gejala berupa munculnya benjolan memerah yang sakit jika dipegang.

Walaupun demikian, ada ciri tertentu yang bisa menandakan bahwa ini adalah jerawat hormonal.

Melansir Aphoteco Pharmacy Group, ini dia ciri-cirinya:

1. Muncul di Area Pipi, Dagu, dan Rahang

Ciri-ciri jerawat karena hormon yang mudah dikenali adalah letak kemunculannya.

Selama masa pubertas, jerawat karena hormon akan tumbuh di area T, seperti dahi, hidung, dan dagu. 

Sementara pada orang dewasa, jerawat karena hormon akan muncul di area wajah, termasuk pipi, dagu, area rahang, bahkan sampai leher. 

Ini karena saat hormon tidak stabil, kelenjar minyak akan memproduksi lebih banyak minyak pada area pipi, dagu, dan rahang.

2. Usia Remaja

Salah satu ciri-ciri jerawat hormonal adalah kemunculannya setelah masa remaja. 

Meski usia 20-an perubahan hormon dalam tubuh sangat aktif, nyatanya usia tidak bisa menjadi patokan jerawat akan berhenti muncul. 

Melansir American Academy of Dermatology, jerawat hormonal bisa terjadi pada orang-orang berusia 20-49 tahun. 

Selain usia, faktor genetik juga berperan dalam kemunculannya.

3. Jerawat terasa menyakitkan

Berbeda dengan jerawat berupa komedo putih (whiteheads) atau komedo hitam (blackheads), jerawat hormonal merupakan jerawat kistik.

Jerawat ini juga dikenal dengan cystic acne yang benjolannya terletak lebih dalam di bawah permukaan kulit. 

Benjolan ini biasanya terasa lembut saat disentuh karena merupakan penumpukan minyak selama beberapa hari atau minggu yang mengalami peradangan. 

Oleh karena itu, dibutuhkan pengobatan medis yang tepat sebagai cara menghilangkan jerawat hormonal.

Baca Juga: Muncul Blackhead atau Komedo Hitam? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Jerawat Hormonal

jerawatttt ftr

Foto: Orami Photo Stock

Setelah mengetahui apa itu jerawat hormonal, saatnya kita mencari tahu bagaimana cara untuk mengatasi atau menghilangkan jerawat hormonal ini.

Jerawat ini tentunya bisa sangat mengganggu penampilan, terutama apabila muncul di bagian wajah.

Tentu saja, kehadirannya membuat Moms tidak percaya diri dan merasa minder saat bertemu dengan orang lain. Yuk, cari tahu cara mengatasinya!

1. Isotretinoin

“Isotretinoin adalah obat berbahan dasar vitamin A yang sangat efektif untuk mengobati jerawat yang parah dan bandel yang meninggalkan tenda luka," kata Dr. Mahto.

Di Inggris, penggunaan obat ini membutuhkan pengawasan dari dokter kulit. Lalu, bagaimana cara kerjanya?

Obat ini menghentikan kelenjar minyak agar tidak menghasilkan banyak sebum dan mempercepat pelepasan sel-sel kulit mati, yang jadi penyebab pori-pori tersumbat.

Efek sampingnya, kulit akan sedikit kering. Karenanya, Moms sebaiknya berkonsultasi dulu ke dokter kulit.

2. Jaga Makanan yang Dikonsumsi

Salah satu penyebab jerawat adalah makanan yang kita konsumsi.

Maka dari itu, sebaiknya Moms memerhatikan makanan-makanan yang akan dikonsumsi.

Hindari makanan seperti cokelat dan makanan cepat saji yang mempu meningkatkan produksi hormon pemicu minyak pada kulit.

Selai itu, kurangi konsumsi garam dan produk dari susu juga karena akan memperparah kondisi jerawat hormonal.

Baca Juga: Apa Penyebab Jerawat Bayi dan Cara Mengatasinya?

3. Gunakan Tea Tree Oil

Tea tree oil dipercaya berkhasiat untuk mengatasi masalah jerawat pada kulit, termasuk jerawat hormonal.

Kandungan ini mampu mengurangi bakteri penyebab jerawat pada kulit dan mengurangi peradangan yang terjadi.

Gunakan minyak alami ini sebagai obat oles luar untuk mengurangi merah-merah akibat jerawat ya, Moms!

4. Mengonsumsi Obat Tertentu

Jika cara-cara di atas telah dilakukan tapi jerawat hormonal tidak juga hilang, sebaiknya periksakan ke dokter kulit.

Dokter akan meresepkan obat-obatan yang dapat menyeimbangkan kadar hormon, sehingga jerawat bisa sembuh dan tidak muncul kembali.

Contoh obat-obat yang mungkin diberikan adalah pil KB dan antiandrogen.

Baca Juga: Bukan Cuma Puber, 5 Hal Ini Juga Dapat Menyebabkan Jerawat Pada Anak

Nah, sekarang Moms sudah tidak bingung lagi, kan apa itu jerawat hormonal dan cara mengatasinya?

Guna membantu pengobatan jerawat hormonal, Moms juga disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga berat badan.

Pasalnya, kelebihan berat badan atau obesitas dapat menyebabkan ketidakseimbangan kadar hormon penyebab jerawat.

Selamat mencoba!

  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21792-hormonal-acne#:~:text=Hormonal%20acne%20is%20when%20breakouts,clogs%20pores%2C%20leading%20to%20pimples.
  • https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/hormonal-acne
  • https://www.apothecopharmacy.com/blog/what-is-hormonal-acne-hormonal-acne-treatment/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5015761/
  • https://www.aad.org/public/diseases/acne/really-acne/adult-acne
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait