Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Perilaku Balita | May 17, 2018

Jika Anak Sering Merasa Iri, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bagikan


Rasa iri merupakan salah satu jenis emosi yang pasti ada dan dirasakan oleh semua orang, baik orang dewasa maupun balita sekalipun.

Perasaan iri biasanya akan muncul secara negatif, yang tentu akan berujung pada perubahan perilaku negatif. Maka dari itulah, sudah tugas kita sebagai orang tua cara menghilangkan rasa iri pada Si Kecil.

Tapi sayang ya Moms, masih banyak orang tua yang menganggap remeh hal ini. Padahal akibatnya fatal, karena Si Kecil dapat tumbuh menjadi pribadi yang pendendam, tidak pernah bersyukur, dan akan senang melihat orang lain kesusahan. Duh, berbahaya sekali kan?

Nah makanya, yuk mulai mengajarkan balita menghilangkan rasa iri dengan 4 cara ini:

Jangan Sering Membandingkan

foto: parenting.lk

Hayo, apakah Moms masih sering membandingkan Si Kecil dengan teman-temannya? Jika iya, sebaiknya segera dihentikan ya Moms.

Rasa iri sering kali timbul karena faktor eksternal, seperti dibandingkan dengan orang lain atau perlakuan yang tidak adil.

Meskipun Si Kecil masih balita, mereka sudah mengerti jika diperlakukan berbeda lho, Moms.

Baca juga: Balita Suka Berbicara Sendiri, Normal Atau Tidak?

Jangan Terlalu Memanjakan Si Kecil

foto: sleepingshouldbeeasy.com

Nah, sifat terlalu memanjakan balita hingga ia tidak mau berusaha untuk sesuatu hal yang kecil juga termasuk penyebab rasa iri.

Bila Moms selalu memberikan apa yang Si Kecil inginkan, akan timbul perasaan dalam dirinya bahwa ia yang paling berkuasa, dan orang lain tidak boleh mendapatkan hak yang sama.

Kalau sudah begini sih, lambat laun ia dapat tumbuh jadi pribadi yang egois dan tidak mau berbagi.

Makanya, akan lebih baik jika Moms tidak terlalu memanjakan Si Kecil dengan memberikan apa yang ia mau. Buat ia berusaha terlebih dahulu, dan jangan lupa ajarkan untuk berbagi dengan sesama.

Ajak untuk Berkompetisi dengan Sehat

foto: deseretnews.com

Mengatasi rasa iri yang ada diri anak bisa dilakukan dengan cara mengajaknya untuk berkompetisi dengan sehat.

Tunjukan padanya kalau orang lain mendapatkan barang yang dia inginkan dengan usaha yang tekun.

Dengan begitu, ia akansadar bahwa berdiam diri dan menangis sambil merengek tidak akan membawa manfaat baik.

Baca juga: Manfaat Kompetisi untuk Anak

Ubah Menjadi Ambisi

foto: huffingtonpost.com

Sebelum Si Kecil memiliki rasa iri pada orang lain, coba ubah pola pikir atau pandangannya agar melihat kesuksesan orang lain sebagai penyemangat.

Arahkan rasa iri yang dimilikinya menjadi ambisi, yang sudah pasti akan memompanya untuk terus berusaha mencapai tujuannya.

Kalau sudah memiliki mindset yang seperti ini, ia tidak akan pernah punya waktu untuk berpikiran negatif terhadap orang lain.

Tidak sulit kok Moms mengajarkan Si Kecil untuk mengatasi rasa iri. Asal Moms melakukan cara-cara di atas, dan terus menjadi contoh yang baik baginya saat orang lain mendapatkan kesuksesan. Apakah Moms setuju dengan pendapat ini?

(WA)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.