Fashion & Beauty

30 November 2021

5 Kain Khas Kalimantan Berdasarkan Provinsinya

Pilih yang mana untuk dijadikan oleh-oleh?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Nevy
Disunting oleh Widya Citra Andini

Kain khas Kalimantan menjadi salah satu oleh-oleh khas yang biasa dijadikan sebagai buah tangan.

Kalimantan sendiri merupakan pulau nomor tiga terbesar di dunia, yang terkenal dengan hutan tropis yang terbentang sangat luas dan rimbun.

Pulau yang dikenal dengan sebutan “Borneo” di kancah internasional ini memiliki 5 provinsi utama.

Masing-masing provinsi memiliki kain khas Kalimantan yang menunjukkan identitas diri.

Kain Khas Kalimantan Beserta Corak Khasnya

Jika berkunjung ke Kalimantan, pastikan untuk membawa buah tangan khas daerah.

Salah satunya adalah kain. Berikut ini kain khas Kalimantan dari 5 provinsi utama:

1. Kalimantan Barat

Kain Kebat - www.indonesiakaya.com

Foto: www.indonesiakaya.com

Pontianak menjadi ibukota Kalimantan Barat. Kain khas Kalimantan di daerah tersebut dikenal dengan sebutan kain kebat.

Kain kebat adalah kain tenun yang dipakai oleh Suku Dayak Iban, yang merupakan pakaian mewah dan biasa digunakan dalam upacara besar.

Ciri khas kain kebat adalah pola asimetris dan motif alam, seperti tanaman dan hewan.

Moms bisa memilih sesuai selera, karena coraknya yang beragam. Harganya pun beragam, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Harga akan tergantung pada kerumitan motif dan bahan yang dipakai.

Selain kain kebat, provinsi Kalimantan Barat juga memiliki kain tenun khas lainnya, yaitu kain tenun sidan dan songket.

Ciri khasnya terletak pada warna-warna cerah dan motif garis-garis besar.

Baca juga: 13 Tempat Wisata di Tangerang untuk Liburan Akhir Tahun yang Menyenangkan

2. Kalimantan Tengah

Kain Khas Kalimantan Tengah - www.shopee.co.id

Foto: www.shopee.co.id

Selanjutnya adalah kain khas Kalimantan Tengah. Provinsi ini beribukota di Palangkaraya.

Kain khasnya biasa disebut dengan benang bintik atau batik khas Dayak Kalimantan Tengah.

Kain tenun ini memiliki motif, yaitu batang, huma betang, ukiran, senjata daerah, naga, balanga, dan campuran.

Kain ini memiliki warna dasar terang, seperti merah maroon, biru, kuning, hijau, dan merah cabai.

Jika ingin warna gelap, Moms juga bisa membeli warna coklat atau hitam. Pilihlah yang sesuai dengan selera dan budget.

Bahan baku kain khas Kalimantan Tengah ini menggunakan kain sutera, semi sutera, dan katun.

Harga dibanderol dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada kerumitan motif dan bahan dasar yang dipakai.

3. Kalimantan Selatan

Kain Khas Kalimantan Selatan - www.jayakartanews.com

Foto: www.jayakartanews.com

Kalimantan Selatan dengan ibukota Banjarmasin ini memiliki kain adat suku Banjar, yang diwariskan sejak abad XII.

Kain tersebut bernama kain sasirangan, yang dipercaya memiliki kekuatan magis.

Kain sasirangan dipercaya mampu melindungi pemakainya dan mengusir roh-roh jahat,

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, kain biasanya dibuat berdasarkan permintaan.

Kain ini sering dijadikan sebagai ikat kepala, sarung untuk lelaki, selendang, kerudung, atau kemben.

Seiring dengan perkembangan zaman, kain kerap dijadikan sebagai pakaian adat, yang digunakan oleh masyarakat biasa atau bangsawan saat upacara adat.

Harganya dibanderol dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada kerumitan motif dan bahan dasar yang dipakai.

Baca juga: 17+ Rekomendasi Tempat Wisata Puncak dan Sekitarnya untuk Keluarga, Seru!

4. Kalimantan Timur

Ulap Doyo - www.bukalapak.com

Foto: www.bukalapak.com

Provinsi dengan ibukota Samarinda ini memiliki kain khas dengan corak beragam dan warna cerah.

Kain tersebut disebut dengan sulam tumpar karena dibuat dari hasil alam, yaitu pohon ulap doyo.

Kain tersebut memiliki corak flora dan fauna, dan banyak dijadikan berbagai barang, seperti pakaian, tas, atau hiasan dinding.

Harga dibanderol dengan nilai ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada kerumitan motif dan bahan dasar yang dipakai.

5. Kalimantan Utara

Kain Khas Kalimantan Utara - www.iwarebatik.org.jpg

Foto: www.iwarebatik.org

Kain khas Kalimantan yang terakhir datang dari daerah beribukota Tanjung Selor.

Meski dikenal dengan kain tenunnya, masyarakat baru-baru ini mengembangkan motif batik.

Motif tersebut diadaptasi dari hiasan dan tradisi budaya suku Dayak, yang memiliki beragam filosofi.

Contohnya saja, pelajaran hidup, kearifan lokal daerah, atau nilai falsafah. Batik khasnya dikenal dengan nama batik tarakan.

Dibuat menggunakan bahan dan warna alami, sehingga sangat ramah bagi kelestarian lingkungan.

Corak di dalamnya terinspirasi dari flora dan fauna lokal. Batik ini biasanya dipakai pada acara-acara penting.

Harga dibanderol dengan angka ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung pada kerumitan motif dan bahan dasar yang dipakai.

Baca juga: 5 Artis yang Pergi Liburan Saat Pandemi, Seru!

Itulah 5 jenis kain khas Kalimantan berdasarkan provinsinya. Apakah Moms ingin membelinya sebagai buah tangan?

  • https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbkalbar/wp-content/uploads/sites/22/2017/10/BENANG-BINTIK-KALTENG.pdf
  • https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/keindahan-aneka-kain-tenun-tradisional-suku-dayak-iban/#:~:text=Kain%20kebat%20namanya.,Dayak%20Iban%20di%20Kalimantan%20Barat.
  • https://syamsudinnoor-airport.co.id/id/promo-rekomendasi/index/pancarkan-pesona-budaya-kalsel-dalam-balutan-kain-sasirangan
  • https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/sulam-tumpar-kain-sulam-unik-khas-kalimantan-timur/#:~:text=Jika%20Anda%20sedang%20mengunjungi%20Kalimantan,tangan%20keluarga%20Anda%20di%20rumah.
  • https://www.iwarebatik.org/north-kalimantan/?lang=id
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait