Rupa-rupa

11 November 2021

6 Motif Kain Khas Papua yang Menawan dan Menarik Hati Wisatawan

Keindahan pulau Papua tertuang dalam indahnya kain-kain ini
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Kain khas Papua memiliki keindahan yang memukau bagi siapa pun yang melihatnya.

Maka tak jarang para wisatawan yang berkunjung ke Papua membawa kain khas ini untuk oleh-oleh maupun kenang-kenangan.

Belakangan ini, Papua dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021. Hal ini ternyata sangat berpengaruh pada industri kain khas Papua.

Pasalnya, banyak yang mencari edisi khusus PON 2021. Para atlet dari daerah lain pun membawanya pulang ke kampung halaman.

Papua sendiri adalah sebuah provinsi terluas Indonesia yang terletak di bagian tengah pulau Papua atau bagian paling timur West New Guinea (Irian Jaya).

Nama provinsi ini sebelumnya adalah Irian Jaya Barat yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2007 tanggal 18 April 2007, nama provinsi ini diubah menjadi Papua Barat.

Faktanya, provinsi Papua adalah provinsi terluas di Indonesia dengan luas wilayah 319.036,05 km2.

Tak hanya itu, masyarakat Papua sendiri memiliki beragam etnis yang berbeda-beda dan masing-masing memiliki ciri khasnya.

Yuk Moms, ketahui beragam aneka motif kain khas Papua beserta maknanya!

Baca Juga: 5+ Motif Batik Papua dan Filosofi 'Tersembunyi' di Baliknya

Seputar Kain Khas Papua

Kain Khas Papua.jpg

Foto: pinterest.com

Kain khas Papua sudah ada bahkan sebelum masa Kemerdekaan Indonesia.

Secara kasat mata, kain khas Papua berwarna cerah dan diramaikan motif budaya dan alam yang sangat khas.

Berbeda dengan kain khas Jawa yang menampilkan motif simetris dan warna-warna gelap.

Bicara mengenai motif batiknya, kain Papua biasanya terinspirasi dari keindahan alam Papua.

Mulai dari pola flora yang ada di Papua sampai burung Cenderawasih sebagai hewan endemik khas Papua.

Setiap goresan motif kain khas Papua memiliki makna yang berbeda. Warna dan corak batik yang khas mencirikan identitas daerah tertentu di Tanah Mutiara Hitam itu.

Kainnya ditenun dengan relung hati, memancarkan cinta kasih manusia dengan alam sekitar.

Kain khas Papua ini membuat siapa pun yang memakainya terlihat semakin elegan dan anggun.

Selain itu, kain yang digunakan juga memiliki kualitas yang tidak perlu diragukan. Namun, jika dibandingkan dengan kain pada umumnya, kain khas Papua harganya cenderung lebih mahal.

Sama halnya dengan daerah penghasil kain lainnya yang punya sentra produksi, Papua juga memiliki sentra yang berada di kota Jayapura, Provinsi Papua Barat.

Kain khas Papua kini bahkan telah menembus pangsa pasar Eropa, hal ini dibuktikan oleh Jimmy Afaar yang mampu membuat batik tulis asli Papua.

Baca Juga: 7 Motif Kain Batik Sidomukti dan Filosofinya, Cocok Dijadikan Busana!

Motif Kain Khas Papua

Karena keindahan pulau Papua yang sangat kaya, maka tidak heran jika Moms bisa menemukan banyak motif kain khas Papua yang beragam.

Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Motif Cenderawasih

motif cendrawasih.jpg

Foto: infobatik.com

Salah satu motif kain khas Papua yang sangat populer dan diminati adalah motif cendrawasih.

Burung cendrawasih menjadi ikon Papua yang memiliki julukan “Bird of Paradise" karena keindahan bulu dan ekornya tidak tertandingi.

Motif kain khas Papua ini menonjolkan kecantikan burung cendrawasih dan alat musik Tifa.

Warna-warna kainnya didominasi hijau, merah, dan kuning keemasan. Kain bermotif burung cendrawasih yang gagah memberikan kesan tegas pada pemakainya.

Untuk harganya sendiri dimulai dari Rp450.000 hingga jutaan, tergantung kesulitan dan keunikannya.

2. Motif Asmat

Motif Asmat.jpg

Foto: bergaya.id

Motif Asmat termasuk kain khas Papua yang sangat diminati. Namanya diambil dari suku asli penghuni Bumi Cendrawasih.

Kain ini umumnya didominasi corak ukiran khas suku Asmat, seperti patung-patung duduk kayu.

Warna kainnya pun memiliki ciri khas tersendiri, lebih cokelat dengan campuran warna tanah dan terakota (merah kecokelat-cokelatan).

Kain khas Papua jenis ini bisa dipakai untuk acara sehari-hari dan dipadukan dengan pakaian santai lainnya.

Warna cerah yang pas dengan kulit orang Indonesia ini semakin eksotis ketika dipakai, Moms.

Harganya sendiri hampir sama dengan motif cenderawasih sebelumnya, ya.

Baca Juga: Yuk Kenalan dengan 6 Motif Batik Bali yang Indah!

3. Motif Tifa Honai

Motif Tifa Honai.jpg

Foto: berita papua.id

Kain khas Papua bernama Tifa Honai ini, memiliki makna filosofis yang mendalam, yakni rumah yang penuhi dengan kebahagian.

Terinspirasi dari keindahan tanah Papua, seperti sumber mata air dan pemandangannya yang indah.

Selain itu, Tifa merupakan alat musik Sali dari tanah Papua. Kekhasan batik ini terletak pada motifnya yang terlihat anggun dan menarik yang menyemarakkan penampilan.

Moms bisa mengenakannya untuk aktivitas sehari-hari karena warnanya yang cerah dan meningkatkan mood.

Harganya sendiri dipatok mulai dari Rp250.000-Rp600.000.

4. Motif Prada

Motif Prada.jpg

Foto: pinterest.com

Kain khas Papua dengan motif Prada menawarkan kemewahan dan kemegahan dengan sentuhan garis-garis emas.

Kain ini biasanya juga dikombinasi warna hitam dan merah, sehingga menambah kesan anggun dan mahal.

Model yang berkelas menjadikan kain ini, paling mahal dan indah dari Papua. Produksinya menggunakan kualitas benang terbaik yang berbahan dasar sutra.

Kadang pembuatannya menggunakan bahan kain santung yang sangat mirip dengan sutra dan katun. Maka jangan diragukan lagi kelembutan kain Prada ini ya, Moms.

Karena menggunakan bahan-bahak eksklusif, maka tidak heran jika motif Prada termasuk yang paling mahal dibanding kain khas Papua lainnya.

Baca Juga: Keunikan Pakaian Adat Papua dan Jenis-Jenisnya yang Wajib Diketahui

5. Motif Kamoro

Motif Kamoro.jpg

Foto: beritappaua.id

Kain khas Papua dengan motif Kamoro memperkenalkan keindahan alam serta keunikan seni ukir Suku Kamoro.

Motif kainnya tampak melambangkan simbol Patung Berdiri membawa tombak.

Keunikannya terletak pada perbedaan gaya, ekspresi patung, baju atau aksesoris.  

Warna-warnanya pun cenderung lebih cerah, seperti kombinasi biru dan hijau, hitam dan kuning, merah dan merah muda.

Moms bisa menggunakannya di berbagai acara, baik formal maupun non formal karena warnanya yang indah.

Harga kain ini dipatok dari Rp300.000-Rp650.000.

6. Motif Sentani

Batik Sentani Papua.jpg

Foto: indonesiakaya.com

Sentani adalah sebuah distrik yang juga merupakan ibukota dari Kabupaten Jayapura.

Tidak hanya itu, namanya juga diabadikan pada salah satu kain Papua, lho.

Kain khas Papua dengan motif Sentani memiliki ciri khas gambar alur batang kayu yang melingkar-lingkar dengan jenis warna hanya 1-2 warna saja.

Selain itu, ada pula motif variasi dengan sentuhan garis-garis emas.

Kain dengan motif Sentani menggambarkan tanah Papua yang masih subur dengan hutan-hutan lebat dan segala kekayaan alamnya.

Moms akan seering menemui motif ini diberbagai toko kain di Papua karena memang sangat banyak peminatnya.

Harganya sendiri dimulai dari Rp400.000.

Baca Juga: 8 Alat Musik Papua yang Biasa Digunakan dalam Upacara Adat

Nah demikian Moms informasi seputar kain khas Papua yang sangat menawan. Tertarik untuk memilikinya?

  • https://fitinline.com/article/read/sejarah-ciri-khas-ragam-hias-dan-teknik-pembuatan-batik-papua-yang-kaya-akan-warna/
  • https://pusakapusaka.com/batik-papua-kain-tradisional-khas-papua.html
  • http://www.infobudaya.net/2017/10/batik-papua-bentuk-keanekaragaman-batik-di-indonesia/
  • https://batik-tulis.com/blog/batik-papua/
  • https://papuabaratprov.go.id/sekilas-papua-barat/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait