Kesehatan

11 Oktober 2021

Pernah Mengalami Kaki Dingin? Ini Penyebabnya dan Kapan Harus ke Dokter!

Mulai dari stres hingga mengalami gangguan kesehatan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Debora
Disunting oleh Widya Citra Andini

Moms, pernahkah mengalami kondisi kaki dingin yang sering terjadi tiba-tiba?

Biasanya, kondisi yang terjadi, yaitu telapak kaki akan terasa dingin padahal cuaca sedang panas. Lantas, apa yang menjadi penyebabnya?

Sebenarnya, dilansir dari laman WebMD, kaki dingin mungkin merupakan respons normal tubuh Moms terhadap suhu yang dirasakan.

Namun, kondisi ini terkadang dapat dikaitkan dengan kondisi medis yang memerlukan perawatan.

Beberapa jenis penyakit, mulai dari diabetes hingga anemia juga bisa memengaruhi suhu kaki dan menyebabkan kaki dingin.

Lantas, adakah cara mengatasi kaki dingin dan mengembalikannya pada suhu yang normal? Perhatikan ulasan selengkapnya berikut ini.

Baca Juga: Kaki Bengkak Saat Hamil, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Mengenal Gejala Kaki Dingin

Mengenal Gejala Kaki Dingin.jpeg

Foto: Orami Photo Stock

Kondisi kaki dingin bisa terjadi pada siapa saja. Selain itu, kondisi ini kerap terjadi ketika Moms ingin tidur di malam hari.

Selain tentunya telapak kaki terasa dingin, gejala lainnya yang mungkin menyertai dari kaki dingin dan menandakan kondisi medis, di antaranya adalah:

  • Kelemahan dan rasa sakit di tangan dan kaki.
  • Sensitivitas terhadap dingin.
  • Perubahan warna pada kulit saat Moms kedinginan atau stres.
  • Perasaan mati rasa saat suhu di sekitar menjadi hangat atau stres sudah mulai menghilang.

Dilansir dari Medical News Today, kaki dingin sebenarnya menjadi salah satu reaksi normal tubuh terhadap suhu yang lebih dingin.

Ketika tubuh memasuki area yang lebih dingin, pembuluh darah di ekstremitas, seperti tangan dan kaki, juga akan menyempit.

Kondisi ini mengurangi aliran darah ke area ini, yang juga mengurangi jumlah panas yang hilang dari tubuh.

Ekstremitas adalah bagian tubuh yang terjauh dari organ vital.

Maka dari itu, mengurangi aliran darah ke ekstremitas juga membantu menjaga kehangatan dan aliran darah di bagian tubuh yang lebih penting.

Seiring waktu, aliran darah yang berkurang ini bisa menyebabkan penurunan oksigen dalam jaringan, yang dapat menyebabkannya berubah warna menjadi kebiruan.

Biasanya, kondisi ini bersifat sementara dan bisa membaik dengan sendirinya.

Simak penjelasan berikutnya untuk mengetahui beberapa penyebab lainnya apabila Moms mengalami kaki dingin, ya.

Baca Juga: 5 Kesalahan Saat Mencukur Bulu Kaki yang Sering Dilakukan

Penyebab Terjadinya Kaki Dingin

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, salah satu penyebab umum terjadinya kaki dingin, yaitu perubahan suhu.

Namun, ada beberapa penyebab lainnya dari kaki dingin yang dapat terjadi, yaitu:

1. Penurunan Sirkulasi Darah

Penurunan Sirkulasi Darah

Foto: Orami Photo Stock

Penyebab umum terjadinya kaki dingin, yaitu penurunan sirkulasi.

Dikutip dari Harvard Health Publishing, salah satu penyebab penurunan sirkulasi adalah aterosklerosis.

Kondisi ini terjadi ketika arteri menyempit oleh timbunan lemak dan menghambat aliran darah di tungkai.

Akibatnya, kaki mungkin tampak biru atau ungu saat Moms duduk, dan pucat atau putih saat Moms sedang berbaring.

Selain itu, Moms mungkin merasakan sakit di betis saat berjalan.

Dokter biasanya dapat mendeteksi kondisi ini (penyakit arteri perifer) dengan memeriksa denyut nadi di kaki.

Perlu Moms pahami, ciri-ciri arteri yang sehat yaitu, fleksibel, kuat, dan elastis.

Lapisan permukaan dalamnya licin sehingga darah dapat mengalir dengan lancar.

Namun, ketika terjadi aterosklerosis, maka bisa menghambat sirkulasi darah.

Aterosklerosis adalah kondisi saat dinding arteri menebal karena plak sehingga menghambat peredaran darah.

Baca Juga: 5 Penyebab Berbahaya Pembuluh Darah Pecah, Bisa Renggut Nyawa!

2. Mengalami Anemia

Mengalami Anemia.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Dijelaskan sebelumnya, salah satu penyebab kaki dingin bisa terjadi apabila Moms mengalami anemia. Artinya, tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah.

Atau bisa juga karena sel darah merah tidak cukup sehat untuk melakukan tugasnya mengambil oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Namun, Moms perlu memerhatikan gejala lainnya dari anemia sebelum memeriksakan diri ke dokter, ya.

Gejala-gejala yang disebabkan oleh kekurangan pasokan oksigen dalam darah ini bervariasi.

Dilansir dari Mayo Clinic, anemia bisa menyebabkan beberapa kondisi ini, yaitu:

  • Tubuh merasa kelelahan, lemah, dan kurang bertenaga
  • Kepala dapat terasa melayang
  • Sesak napas
  • Kulit pucat
  • Detak jantung tidak teratur
  • Tangan dan kaki dingin
  • Nyeri dada
  • Sakit kepala

Cara mengatasi anemia bisa disesuaikan dengan tingkat keparahannya. Maka dari itu, pola makan dan gaya hidup yang sehat juga perlu diperhatikan.

Baca Juga: Sebelum Terjadi, Ini 7 Cara Mencegah Anemia

3. Tingkat Stres yang Tinggi

Tingkat Stres yang Tinggi.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jangan pernah meremehkan stres yang dialami, ya, Moms! Benar adanya, stres bisa dialami oleh siapa saja.

Namun, tingkat stres yang tinggi bisa berpengaruh pada kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berada dalam keadaan stres atau tingkat kecemasan yang tinggi juga dapat menyebabkan kaki dingin.

Salah satu respons alami tubuh terhadap stres atau kegugupan adalah memompa adrenalin ke dalam aliran darah.

Saat bersirkulasi, adrenalin membuat pembuluh darah di perifer menyempit, yang menurunkan aliran darah ke area terluar tubuh.

Respons ini menyimpan energi dan mempersiapkan segala kerusakan tubuh yang mungkin terjadi, sebagai akibat dari tingkat stres yang tinggi.

Maka dari itu, cara mengatasinya bisa dengan belajar mengelola stres dengan baik agar mampu mengurangi ketegangan sehingga kondisi kaki dingin dapat segera diatasi.

4. Alami Diabetes Melitus

Alami Diabetes Melitus.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Jika Moms mengidap diabetes melitus, kaki atau tangan dapat terasa dingin. Mengapa demikian?

Ya, pengidap diabetes umumnya dapat mengalami masalah pada sirkulasi darah.

Kadar gula darah tinggi yang sering menyebabkan penyempitan arteri dan berkurangnya suplai darah ke jaringan, yang akhirnya menyebabkan kaki dingin.

Pada beberapa orang, diabetes bisa menyebabkan komplikasi yang akhirnya berpengaruh pada kerusakan saraf dan sebabkan kaki dingin.

Kerusakan saraf diabetes biasanya terjadi pada orang yang memiliki kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol untuk jangka waktu yang lama.

Gejala lain dari kerusakan saraf diabetes, seperti sensasi kesemutan atau tertusuk, mati rasa, atau nyeri terbakar di kaki dan tungkai.

Berbagai gejala ini akan terasa lebih buruk di malam hari.

Beberapa masalah yang berkaitan dengan komplikasi diabetes dan sebabkan masalah kaki dingin, seperti:

Neuropati Perifer

Komplikasi diabetes ini merusak saraf di kaki. Orang tanpa diabetes juga bisa mengalami neuropati perifer.

Beberapa hal yang dapat menyebabkannya adalah cedera, penyakit autoimun, kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol, kekurangan vitamin, gangguan sumsum tulang, tiroid yang kurang aktif, dan obat-obatan.

Penyakit Arteri Perifer

Kondisi ini memperlambat atau menghalangi aliran darah ke kaki. Sirkulasi yang buruk bisa membuat kaki dingin.

Kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan faktor usia juga meningkatkan peluang untuk mengalami penyakit arteri perifer.

Baca Juga: Ini Cara Mengatasi Gestational Diabetes saat Hamil

Itulah beberapa faktor penyebab terjadinya kaki dingin.

Ada baiknya, Moms segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami tanda yang menunjukkan kondisi kesehatan lebih serius, ya!

Kapan Perlu Periksa ke Dokter?

Kapan Perlu Periksa ke Dokter?.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi kaki dingin yang bisa dilakukan, yaitu dengan mengenakan kaus kaki, meregangkan kaki, merendam kaki, dan mendapatkan asupan zat besi, folat, dan vitamin B12 yang lebih banyak.

Namun, Moms sebaiknya perlu pergi ke dokter apabila mengalami beberapa masalah, seperti:

  • Tubuh merasa sangat kelelahan.
  • Penurunan atau penambahan berat badan yang signifikan.
  • Demam.
  • Mengalami nyeri sendi.
  • Terdapat pada jari tangan atau kaki yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh.
  • Perubahan kulit, seperti ruam, kulit bersisik, atau kulit menebal.

Itulah penjelasan tentang kaki dingin, gejala, penyebab, dan cara mengatasinya. Semoga membantu, ya, Moms!

  • https://www.webmd.com/a-to-z-guides/cold-feet-reasons
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/320327#home-remedies
  • https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/causes-of-cold-feet
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anemia/symptoms-causes/syc-20351360
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait