Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Anak | Oct 19, 2018

Kaki O, 1 dari 5 Masalah Kaki yang Paling Sering Dialami Anak

Bagikan


Kaki O, 1 dari 5 Masalah Kaki yang Paling Sering Dialami Anak

Tak bisa dipungkiri, dengan tumbuh kembang yang begitu pesat dan tingkat aktivitas yang cukup tinggi, masalah kaki anak seringkali luput dari perhatian para orang tua.

Belum lagi,anak juga ternyata sering mengabaikan rasa sakit atau tidak nyaman pada kaki karena merasa itu adalah bagian dari pertumbuhannya.

Jadi, Moms dan Dads perlu lebih jeli melihat gejala berikut sebelum masalah kaki balita menjadi lebih parah dan sulit diperbaiki:

  • Pergelangan kaki yang kemiringan atau posisinya tidak wajar.
  • Sering kram kaki.
  • Berjalan pincang.
  • Sering merasa nyeri di kaki.
  • Kesulitan saat belajar berjalan.
  • Hilang ketertarikan untuk melakukan aktivitas fisik atau bermain.

Baca Juga : Bedong Bisa Bikin Kaki Bayi Lurus? Ini Kata Ahli

Yuk Moms, cari tahu lebih banyak tentang berbagai masalah kaki anak yang paling sering ditemui.

1. Kaki O (Bow Legs)

Kaki O, 1 dari 5 Masalah Kaki yang Paling Sering Dialami Anak

Foto : Babygearguide.co.uk

Faktanya, nyaris semua bayi terlahir dengan kondisi ini lho, Moms. Ini juga yang menjadi alasan kenapa seringkali terlihat celah kecil diantara lutut dan pergelangan kaki pada balita berusia dibawah 2 tahun yang sedang dalam posisi berdiri.

Meski begitu, kondisi kaki O tidak menyebabkan anak terlambat berjalan ataupun mengganggu proses belajar berjalan.

Kondisi tulang kaki yang cenderung melengkung keluar juga biasanya akan menjadi normal dengan sendirinya saat anak menginjak usia 2 tahun.

Moms perlu segera membawa buah hati ke dokter anak bila kondisi kaki O tidak membaik setelah usianya lebih dari 2 tahun.

2. Kaki X (Knock Knees)

Kaki O, 1 dari 5 Masalah Kaki yang Paling Sering Dialami Anak

Foto : Riversidepodiatry.com.au

Masalah kaki anak ini adalah kebalikan dari kondisi kaki O, dimana terlihat adanya celah antara kedua pergelangan kaki saat anak berdiri sambil merapatkan dengkul.

Balita berusia 2 hingga 4 tahun yang memiliki celah antar pergelangan kaki sebesar 6 cm sebenarnya masih bisa dianggap normal ya, Moms.

Kondisi kaki X juga biasanya akan normal dengan sendirinya saat anak berusia 7 atau 8 tahun.

3. Kaki Datar (Flatfeet)

Kaki O, 1 dari 5 Masalah Kaki yang Paling Sering Dialami Anak

Foto : Babycenter.com

Tahukah Moms, kalau nyaris setiap anak juga terlahir dengan kondisi kaki datar alias tanpa lengkungan di bagian dalam telapak kakinya?

Meski masalah kaki anak ini lebih sering disebabkan oleh faktor keturunan, tapi biasanya akan hilang dengan sendirinya di usia 2 atau 3 tahun.

4. Bunion

Kaki O, 1 dari 5 Masalah Kaki yang Paling Sering Dialami Anak

Foto : Triadfoot.com

Moms, pernah melihat kaki orang dewasa yang mengalami bunion alias bonggol tulang jempol kaki terlihat sangat menonjol keluar?

Ternyata, anak juga bisa mengalaminya bila terjadi kesalahan struktural pada persendian jempol kaki.

Menurut American Academy of Orthopaedic Surgeons, cara terbaik untuk mengatasi bunion pada anak bukanlah dengan operasi.

Karena tulang anak masih berkembang dan bersifat relatif “lembut,” orang tua disarankan untuk memperbaiki struktur kakinya dengan menggunakan bantalan dan sepatu khusus dari ahli ortopedi.

Baca Juga : Kenapa Telapak Tangan dan Kaki Bayi Dingin Ketika Bangun Tidur?

5. Clubfoot

Kaki O, 1 dari 5 Masalah Kaki yang Paling Sering Dialami Anak

Foto : Spectrumhealth.org

Dengan pemeriksaan USG, masalah kaki anak ini sebenarnya sudah bisa terdeteksi sejak buah hati masih dalam kandungan lho, Moms. Kondisi ini biasanya terjadi karena adanya cacat lahir yang mempengaruhi tulang dan otot kaki anak.

Perawatan biasanya akan mulai dilakukan sejak seminggu setelah anak lahir, dengan menggunakan gips kaki yang dibuat dengan teknik khusus. Bayi akan memakai gips kaki selama dua bulan, lalu dilanjutkan dengan sepatu khusus hingga usia 4 tahun.

Selain harus jeli melihat perkembangan bentuk kaki serta cara berjalan buah hati, Moms juga sebaiknya tidak mengabaikan cidera atau keluhan rasa sakit yang terjadi di area kaki.

Bagaimana dengan Si Kecil kesayangan Moms, apakah kakinya termasuk normal dan tidak bermasalah?

(WA)

Sumber: webmd.com, nhs.uk

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.