Trimester 1

28 Juli 2021

10+ Website dan Aplikasi Terpercaya untuk Jadi Kalkulator Kehamilan, Yuk Cek!

Menggunakan kalkulator kehamilan memudahkan Moms tahu usia kandungan, lho!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Di zaman yang serba canggih ini, ada berbagai website dan aplikasi terpercaya yang bisa digunakan menjadi kalkulator kehamilan sehingga mempermudah para ibu hamil untuk mencari tahu tentang usia kehamilannya.

Mencari tahu tentang kehamilan biasanya bisa diketahui dari tanda-tanda yang ditunjukkan oleh tubuh. Biasanya tanda ini disebut juga sebagai tanda kehamilan.

Melansir Obstetrics, Gynaecology and Reproductive Medicine, tanda yang paling umum terjadi pada setiap wanita biasanya adalah periode menstruasi yang terlambat. Dari situ baru bisa dihitung usia kehamilannya.

Nah sekarang Moms tidak perlu pusing untuk menghitung usia kehamilan secara manual.

Website atau aplikasi kalkulator kehamilan bisa digunakan di mana saja, karena bisa dibuka di smartphone yang pasti kita bawa ke mana pun. Usia kehamilan dan due date Moms melahirkan pun bisa diketahui, lho!

Baca Juga: 5 Ciri dan Perubahan Tubuh Moms dengan Usia Kehamilan 20 Minggu

Aplikasi Kalkulator Kehamilan Terpercaya

Sekarang saatnya untuk mencoba menghitung usia kehamilan dengan kalkulator kehamilan yuk, Moms!

Berikut ini ada beberapa rekomendasi website dan aplikasi kalkulator kehamilan yang bisa Moms gunakan. Apa saja? Mari kita simak.

1. Pregnancy Calculator

kalkulator hamil

Foto: play.google.com

Pregnancy calculator ini dibuat dalam bentuk aplikasi, sehingga untuk menggunakannya, Moms harus mengunduh terlebih dahulu.

Dengan begitu, Moms sudah bisa mengetahui perkiraan konsepsi, usia kehamilan, hingga tanggal perkiraan lahir.

Aplikasi ini sangan mudah digunakan, cukup dengan memasukkan tanggal terakhir menstruasi untuk mendapatkan perkiraan konsepsi hingga due date atau hari perkiraan lahir (HPL).

2. Luvizhea.com

kalkulator hamil

Foto: luvizhea.com

Sesuai dengan namanya, kalkulator kehamilan satu ini berbasiskan website. Luvizhea adalah media informasi online yang pada awalnya didirikan sebagai bentuk penghargaan kepada wanita yang berubah peran menjadi istri dan ibu bagi anaknya.

Oleh karena itu, website ini menyediakan berbagai informasi lengkap seputar masalah yang berhubungan dengan dunia wanita, termasuk di dalamnya kecantikan, parenting, pernikahan dan seks, juga berbagai hal lainnya.

Bahkan kalkulator kehamilan pun tersedia. Moms cukup masuk ke websitenya, lalu masukkan Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan lama siklus haid rata-rata, maka kalkulator kehamilan akan menghitung usia kehamilan saat ini.

Baca Juga: Siklus Haid Tidak Teratur, Mengapa Bisa Terjadi?

3. Ibu dan Balita

kalkulator hamil

Foto: ibudanbalita.com

Kalkulator kehamilan satu ini juga berbasis website. Cukup dengan masuk ke halaman website ini, Moms sudah bisa mengakses kalkulator kehamilannya.

Masukkan data Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT) dan lama siklus haid (rata-rata) saja, usia kehamilan Moms akan langsung terlihat.

4. Pregnancy Calculator and Calendar

kalkulator hamil

Foto: play.google.com

Jika smartphone yang Moms gunakan berbasis Android, aplikasi kalkulator kehamilan satu ini bisa Moms gunakan.

Melalui aplikasi ini, Moms bisa mengetahui perkiraan waktu due date atau persalinan. Dengan begitu, Moms bisa bersiap-siap menyambut kelahiran Si Kecil.

Setelah mengunduhnya, Moms hanya perlu mengisi data tanggal konsepsi, sehingga dapat diketahui usia kehamilan Moms saat itu. Ada informasi mengenai berat janin juga lho. Informatif banget, ya!

Baca Juga: Kerap Dianggap Sama, Ketahui Perbedaan Usia Kehamilan dan Usia Janin

5. Pregnancy Due Date & Fertility Calculator Tools

kalkulator hamil

Foto: apps.apple.com

Sebelumnya adalah aplikasi untuk pengguna Android, nah sekarang jika Moms pengguna iPhone, Moms coba unduh aplikasi Pregnancy Due Date & Fertility Calculator Tools.

Tidak hanya untuk menghitung usia kehamilan dan due date saja, aplikasi ini juga akan memberitahu masa subur Moms dan ovulasi. Bahkan juga memonitor perkembangan bayi lewat deteksi tendangannya.

Moms hanya perlu memasukkan tanggal kapan menstruasi terakhir atau last menstruation period (LMP), setelah itu akan muncul tanggal perkiraan terjadinya pembuahan dan due date.

6. Kehamilan+

Aplikasi kehamilan +.png

Foto: apps.apple.com

Ini merupakan salah satu aplikasi kalkulator kehamilan dengan tampilan kesukaan para Moms,. Aplikasi ini menyediakan berbagai tips kehamilan disertai ilustrasi-ilustrasi menarik.

Fitur perkembangan janin dalam kandungan juga disertai dengan tampilan menarik tentang rupa si bayi di dalam perut.

Di dalam aplikasi ini juga ada banyak sekali fitur dari info kehamilan harian, buku harian, catatan kehamilan, penghitung tendangan, dan masih banyak lagi fitur lainnya.

Baca Juga: Perawatan Gigi yang Tepat Sesuai Usia Kehamilan

7. Hallobumil

aplikasi hallobumil.jpg

Foto: apps.apple.com

Aplikasi kalkulator kehamilan selanjutnya adalah Hallobumil. Di dalam aplikasi kalkulator kehamilan ini Moms akan didampingi mulai dari masa persiapan kehamilan, hamil, hingga kelahiran Si Kecil.

Hallobumil terbagi menjadi tiga fase, yaitu fase persiapan kehamilan, kehamilan, dan tumbuh kembang anak yang memiliki fitur-fitur berbeda di setiap fasenya.

Pada fase persiapan kehamilan, Moms bisa menandai tanggal terakhir menstruasi. Dengan begitu, Moms bisa mengetahui masa subur dan usia kehamilan.

8. Ladytimer

Aplikasi kalkulator kehamilan.png

Foto: apps.apple.com

Nah Moms, aplikasi Ladytimer tidak hanya melacak waktu menstruasi, tetapi di aplikasi ini secara akurat menentukan hari subur hingga bisa digunakan sebagai kalkulator kehamilan.

Ladytimer menggunakan semua data yang tersedia seperti tes ovulasi, BBT, dan lendir untuk menghitung serta memprediksi waktu ovulasi yang sebenarnya.

Keunggulan lainnya adalah Moms bisa mengetahui kapan waktu berhubungan yang bisa menaikkan peluang untuk mengandung anak laki-laki atau perempuan.

Menariknya lagi, aplikasi ini memungkinkan Moms mengajukan berbagai pertanyaan seputar kehamilan.

Baca Juga: 10+ Aplikasi Karaoke Terbaik Wajib Coba untuk Moms yang Hobi Menyanyi

9. Ovia Pregnancy Tracker

Aplikasi kalkulator kehamilan Ovia Pregnancy Tracker.png

Foto: apps.apple.com

Aplikasi kalkulator kehamilan ini menjadi salah satu favorit para Moms. Ovia Pregnancy Tracker memiliki kalkulator kehamilan untuk melacak usia kandungan.

Di dalam aplikasi ini juga memiliki 2000+ artikel untuk memberikan Moms informasi penting selama kehamilan. Fitur komunitasnya juga memungkinkan Moms mengajukan berbagai pertanyaan dan bisa dilakukan secara anonim.

10. The Bump

aplikasi kalkulator kehamil the bump.png

Foto: apps.apple.com

The Bump merupakan aplikasi kalkulator kehamilan yang tidak kalah lengkap. Aplikasi ini dirancang untuk membantu Moms yang sedang mempersiapkan kehamilan.

Aplikasi The Bump juga bisa menjadi kalkulator kehamilan. Moms tinggal menandai tanggal awal dan akhir menstruasi, secara otomatis aplikasi ini akan mengetahui usia kehamilan.

Moms juga bisa mendapatkan visualisasi pertumbuhan bayi dalam gambar 3D serta artikel-artikel harian tentang kehamilan hingga mencari nama untuk Si Kecil.

11. Am I Pregnant?

kalkulator kehamilan android.png

Foto: play.google.com

Salah satu aplikasi kalkulator kehamilan lainnya adalah Am I Pregnant. Ini tersedia dalam aplikasi Android, ya Moms.

Aplikasi ini dapat mengetahui apakah kehamilan sudah dimulai atau belum. Bahkan untuk menjalani tes, Moms akan dapat memperkirakan hasilnya dengan mudah di rumah, tanpa memerlukan dokumen medis.

Am I Pregnant merupakan salah satu aplikasi kehamilan yang menunjukkan hasil paling akurat di antara tes kehamilan digital lainnya.

Baca Juga: Menggunakan Alat Pijat Listrik Saat Hamil, Apakah Aman?

Bagaimana Jika Siklus Menstruasi Moms Tidak Teratur?

Untuk Moms yang siklus menstruasinya tidak teratur tapi ingin menghitung usia kehamilan, bisa mencoba beberapa cara ini:

1. Memakai Alat Ultrasound

usg

Foto: Orami Photo Stock

Menurut American Pregnancy Association, wanita yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur, bisa menghitung usia kehamilan dengan pemeriksaan USG.

Namun ingat, janin baru dapat diukur 5-6 minggu setelah periode menstruasi terakhir.

Memeriksa bayi menggunakan ultrasonografi paling akurat pada awal kehamilan dan kurang akurat di akhir kehamilan.

Karenanya, disarankan Moms untuk melakukan pemeriksaan pada rentang waktu yang baik, yaitu pada usia kehamilan antara 8-18 minggu

2. Menggunakan Perhitungan Sederhana

Menghitung Usia Kehamilan

Foto: Orami Photo Stock

Moms mungkin termasuk dalam kategori mereka yang siklus menstruasiya tidak teratur, dan terkadang lebih lama dari siklus menstruasi rata-rata 28 hari.

Jika iya, Moms bisa menghitung usia kehamilan menggunakan beberapa perhitungan sederhana.

Mengutip Healthline, paruh kedua siklus menstruasi kita berlangsung selama 14 hari. Ini merupakan rentang waktu dari ovulasi ke periode menstruasi berikutnya.

Misalnya siklus Moms 35 hari, maka Moms mungkin mengalami ovulasi pada hari ke-21.

Jika sudah mendapatkan gambaran umumnya, Moms sudah bisa menghitung tanggal kelahiran Si Kecil.

Misalnya, jika siklus menstruasi biasanya 35 hari dan hari pertama haid terakhir adalah 1 November, maka tambahkan 21 hari untuk perkiraan ovulasi, sehingga didapati tanggal 22 November.

Setelah itu, kurangi 14 hari untuk menemukan tanggal HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir), yang adalah 8 November. Dari tanggal 8 November ini, Moms bisa langsung menyesuaikan dengan usia kehamilan di trimester 1, 2, dan 3.

Baca Juga: 5 Tanda Awal Usia Kehamilan Trimester 3 Akan Terasa Berat

3. Pemeriksaan Fisik

periksa kehamilan

Foto: Orami Photo Stock

Selanjutnya Moms bisa menghitung usia kehamilan dengan pemeriksaan fisik. Selama pemeriksaan panggul, rahim dapat dirasakan melewati tulang kemaluan sekitar 12 minggu dari periode menstruasi terakhir dan di umbilikus (pusar) sekitar 20 minggu.

"Rahim kemudian biasanya naik di atas pusar sekitar 1 cm seminggu setelahnya," ujar Dr. Anne Davis.

Namun perlu diingat, pemeriksaan fisik ini tidak selalu akurat ya Moms, bisa jadi disebabkan karena beberapa faktor, seperti hamil kembar, adanya tumor pada rahim, dan obesitas misalnya.

Oleh karenanya, ini juga bukan cara menghitung usia kehamilan yang dianjurkan ya.

Baca Juga: Seberapa Perlu USG 4 Dimensi untuk Ibu Hamil?

Sekarang, Moms sudah tidak bingung lagi kan mencari aplikasi dan website yang bisa digunakan dengan mudah untuk menghitung usia kehamilan? Selamat mencoba!

  • https://americanpregnancy.org/pregnancy-health/calculating-conception-due-date/
  • https://www.ajog.org/article/S0002-9378(02)00487-8/fulltext
  • https://www.obstetrics-gynaecology-journal.com/article/S1751-7214(14)00119-5/pdf
  • https://www.healthline.com/health/pregnancy/your-due-date#irregular-periods
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait