Kesehatan

23 Oktober 2020

Mengenal Kanker Ginjal, Mulai dari Penyebab Hingga Pencegahannya

Pengobatannya tergantung dari besar dan tingkat persebaran kankernya
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Amelia Puteri

Menurut Kidney.org, kanker ginjal adalah penyakit yang bermula di ginjal. Penyakit ini terjadi ketika sel-sel sehat dalam satu atau kedua ginjal tumbuh di luar kendali dan membentuk benjolan yang disebut tumor.

Penyakit kanker ginjal adalah salah satu kanker yang lebih umum mengalami kemunduran spontan, di mana kondisi ini dapat kembali ke tahap yang lebih keliru. Namun, insidensinya cukup rendah (sekitar 0,5%).

Lalu, apa saja penyebab, gejala, pengobatan, dan langkah pencegahan yang bisa dilakukan? Yuk, kenali lebih dalam tentang kanker ginjal berikut ini, Moms.

Baca Juga: Gejala Awal Kanker Serviks yang Sering Diabaikan dan Pengobatannya

Penyebab Kanker Ginjal

kanker ginjal-1.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Kanker ginjal umumnya terjadi pada orang dewasa di usia 60-an atau 70-an. Penyakit kanker ginjal jarang terjadi pada orang di bawah 50 tahun.

Penyebab pasti dari kanker ginjal tidak diketahui, tetapi ada beberapa hal dapat meningkatkan peluang seseorang untuk mendapatkannya.

Menurut Journal of Clinical Oncology, faktor risikonya termasuk obesitas, merokok, konsumsi alkohol, tekanan darah tinggi (hipertensi), riwayat keluarga, diabetes, beberapa kondisi penyakit ginjal kronis atau batu ginjal.

Selain itu, Mayo Clinic menjelaskan bahwa dokter tahu bahwa kanker ginjal dimulai ketika beberapa sel ginjal mengembangkan perubahan (mutasi) pada DNA mereka.

DNA sel berisi instruksi yang memberi tahu sel apa yang harus dilakukan. Perubahan tersebut memberitahu sel untuk tumbuh dan membelah dengan cepat.

Sel abnormal yang terakumulasi membentuk tumor yang dapat melampaui ginjal. Beberapa sel dapat pecah dan menyebar (bermetastasis) ke bagian tubuh yang jauh.

Menjaga berat badan yang sehat, tekanan darah yang sehat dan tidak merokok adalah cara terbaik untuk mengurangi peluang terkena kanker ginjal.

Baca Juga: Istri Ustaz Maulana Meninggal Akibat Kanker Usus, Kenali 7 Gejalanya!

Gejala Kanker Ginjal

kanker ginjal-2.jpg

Foto: medicalnewstoday.com

Kanker ginjal jarang memberikan tanda-tanda atau gejala pada tahap awal. Tetapi di tahapan selanjutnya, tanda dan gejala kanker ginjal dapat terlihat.

Mengutip National Health Service, dalam banyak kasus, pada awalnya tidak ada gejala yang jelas dari kanker ginjal dan hanya dapat ditemukan selama tes untuk kondisi atau alasan lain.

Gejala sering serupa dengan kondisi yang tidak terlalu serius, seperti infeksi saluran kemih (ISK) atau batu ginjal.

Gejalanya bisa meliputi adanya darah di air seni di mana Moms mungkin melihat warna kencing yang lebih gelap dari biasanya atau berwarna kemerahan

Selain itu, ada juga rasa sakit yang terus-menerus di punggung bawah atau samping, tepat di bawah tulang rusuk, benjolan atau bengkak di samping meskipun kanker ginjal seringkali terlalu kecil untuk dirasakan.

Kelelahan ekstrim, kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan yang tidak disengaja, tekanan darah tinggi persisten (hipertensi), suhu tinggi, keringat malam, kelenjar bengkak di leher, sakit tulang, dan batuk darah, juga termasuk dari gejala kanker ginjal.

Pada pria, gejalanya bisa termasuk pembengkakan pembuluh darah di testis.

Beberapa gejala ini hanya terjadi ketika kanker sudah lanjut dan telah menyebar ke bagian tubuh lain, seperti tulang atau paru-paru.

Sayangnya, menurut Urology Care Foundation, sayangnya tidak ada tes darah atau urine yang secara langsung mendeteksi kanker ginjal.

Paling sering tumor didiagnosis selama skrining rutin untuk orang dengan risiko genetik (misalnya penyakit Von Hippel-Lindau, tuberous sclerosis). Atau ditemukan ketika seseorang menemui dokter tentang masalah yang tidak terkait.

Baca Juga: IUD, Kontrasepsi Aman untuk Wanita Tinggi Resiko Kanker Payudara

Pengobatan Kanker Ginjal

kanker ginjal-3.jpg

Foto: runnersworld.com

Jika seseorang telah didiagnosis memiliki kanker ginjal, ada beberapa pengobatan dan perawatan yang bisa dilakukan. Perawatan kanker ginjal ini tergantung pada ukuran kanker dan apa sudah tersebar ke bagian tubuh lain.

Berikut ini beberapa perawatan utamanya:

  • Operasi untuk mengangkat sebagian atau seluruh ginjal, ini perawatan utama untuk kebanyakan orang
  • Cryotherapy atau ablasi radiofrekuensi, yaitu sel-sel kanker dihancurkan oleh pembekuan atau pemanasan
  • Terapi biologis, dengan obat-obatan yang membantu menghentikan pertumbuhan atau penyebaran kanker
  • Embolisasi, prosedur untuk memotong suplai darah ke kanker
  • Radioterapi, menggunakan radiasi energi tinggi untuk mengaktifkan sel-sel kanker dan meredakan gejalanya

Jika kankernya masih kecil dan belum menyebar ke luar ginjal, melakukan pembedahan dapat menyembuhkan kondisi kanker ginjal. Beberapa kanker kecil yang tumbuh lambat mungkin awalnya tidak memerlukan pengobatan.

Penyembuhan biasanya tidak mungkin dilakukan jika kanker telah menyebar, walaupun pengobatan terkadang dapat membantu mengendalikannya.

Baca Juga: Menyusui Mencegah Kanker, Benarkah?

Pencegahan Kanker Ginjal

pencegahan kanker ginjal

Foto: Orami Photo Stock

Mengutip Cancer.org, dalam banyak kasus, penyebab kanker ginjal tidak diketahui. Dalam beberapa kasus lain (seperti dengan kondisi yang diturunkan), bahkan ketika penyebabnya diketahui, hal itu mungkin tidak dapat dicegah.

Tetapi ada beberapa cara yang dapat lakukan untuk mengurangi risiko penyakit ini.

1. Berhenti Merokok

Jika Moms merokok, berhentilah. Ada banyak pilihan untuk berhenti, termasuk program dukungan, pengobatan, dan produk pengganti nikotin. Katakan kepada dokter bila ingin berhenti, dan diskusikan pilihan yang sesuai bersama.

2. Pertahankan Berat Badan yang Sehat

Berusahalah untuk menjaga berat badan yang sehat sebagai cara mencegah kanker ginjal.

Jika Moms kelebihan berat badan atau obesitas, kurangi jumlah kalori yang dikonsumsi setiap hari dan cobalah untuk aktif secara fisik hampir setiap hari dalam seminggu.

Tanyakan kepada dokter tentang strategi sehat lainnya untuk membantu menurunkan berat badan.

3. Kontrol Tekanan Darah

Mintalah dokter untuk memeriksa tekanan darah pada pertemuan berikutnya sebagai cara mencegah risiko kanker ginjal. Jika tekanan darah tinggi, Moms dapat mendiskusikan opsi untuk menurunkan angkanya.

Pengukuran gaya hidup seperti olahraga, penurunan berat badan dan perubahan pola makan dapat membantu. Beberapa orang mungkin perlu menambahkan obat untuk menurunkan tekanan darah.

Cancer Research UK menjelaskan, bahwa terkadang kanker ginjal dapat muncul kembali di area ginjal setelah operasi. Pasien mungkin akan menjalani lebih banyak operasi untuk mengangkat kanker atau seluruh ginjal.

Ini bisa menyingkirkan kanker sepenuhnya bagi sebagian orang.

Jika kanker muncul kembali di bagian tubuh lain, pengobatan akan tergantung di mana kanker itu berada. Pasien biasanya menjalani operasi jika memungkinkan untuk mengangkat kanker.

Jika pasien tidak dapat menjalani operasi, biasanya bisa dirawat dengan memberikan obat kanker yang ditargetkan atau imunoterapi.

Perawatan ini bertujuan untuk menghentikan pertumbuhan kanker dan menjaganya tetap terkendali. Perawatan ini dapat mengontrol kanker selama berbulan-bulan atau terkadang bertahun-tahun.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai kanker ginjal. Jika Moms merasa mengalami gejalanya atau ingin mendapatkan informasi lebih jelas, bisa langsung berkonsultasi ke dokter spesialis. Semoga informasinya berguna!

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait