Kesehatan Umum

3 September 2021

Kanker Rahim: Jenis, Gejala, dan Perawatannya

Moms, perlu tahu apa penyebab kanker rahim yang sebenarnya!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Cholif Rahma
Disunting oleh Karla Farhana

Moms, pada banyak kasus ditemui kalau penderita kanker rahim baru mengetahui penyakit yang dideritanya pada saat penyakit sudah di stadium akhir.

Hal tersebut yang membuat penanganan dan pengobatannya sudah tidak begitu efektif.

Rahim merupakan bagian dari organ reproduksi wanita. Fungsi utamanya adalah sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya janin sebelum dilahirkan.

Sayangnya, sel-sel kanker yang muncul pada organ ini bisa membuat seorang wanita kehilangan rahim.

Menurut National Health Service, kanker rahim pada stadium awal sering kali tidak menunjukkan gejala tertentu. Oleh karena itu, Moms wajib tahu serba-serbi mengenai kanker rahim yang sebenarnya.

Yuk Moms simak penjelasan lengkap mengenai kanker rahim di bawah ini!

Baca Juga: Rahim Tipis dalam Istilah Medis dan Pengaruhnya pada Pembuahan

Apa Itu Kanker Rahim?

Semua Perempuan Wajib Tahu Penyebab Kanker Rahim

Foto: YouTube

Kanker rahim merupakan jenis penyakit yang awalanya menyerang lapisan rahim.

Namun, sifat kanker yang mampu menyebar atau dikenal dengan metastasis, membuat kanker rahim juga dapat menyebar ke bagian lain dari rahim, seperti organ rahim, dinding rahim, dan sekitarnya.

Sebagian besar wanita yang didiagnosis memilki risiko terkena kanker rahim biasanya dapat diketahui mulai usia 20-an dan 30-an.

Namun rata-rata wanita yang benar-benar didiagnosis terkena kanker rahim adalah yang sudah memasuki masa menopause, yakni di pertengahan 50-an.

Rentang usia wanita yang didiagnosis kanker didiagnosis menunjukkan kalau perkembangan kanker ini terbilang lambat.

Ini menjadi alasan mengapa setiap wanita wajib tahu tentang apa itu kanker rahim untuk dapat mencegah dan mengambil langkah-langkah untuk menghindari atau mengobati kanker ini.

Baca Juga : Ini Usia yang Tepat Melakukan Vaksin HPV Untuk Mencegah Kanker Serviks

Apa Saja Jenis Kanker Rahim?

Semua Perempuan Wajib Tahu Penyebab Kanker Rahim

Foto: Honestdocs.com

Seiring waktu, kanker rahim berpotensi menyebar dari rahim ke bagian tubuh lain.

Kanker diklasifikasikan menjadi 4 tahap berdasarkan seberapa banyak ia telah tumbuh atau menyebar dilansir dari Healhtline:

  1. Stadium 1: Kanker hanya ada di rahim.
  2. Tahap 2: Kanker hadir di rahim dan leher rahim.
  3. Stadium 3: Kanker telah menyebar ke luar rahim, tetapi tidak sampai ke rektum atau kandung kemih. Mungkin ada di saluran tuba, ovarium, vagina, dan / atau kelenjar getah bening di dekatnya.
  4. Stadium 4: Kanker telah menyebar ke luar area panggul. Mungkin ada di kandung kemih, rektum, dan / atau jaringan dan organ yang jauh.

Jenis sel kanker dimulai dari menentukan jenis kanker ovarium yang Moms miliki. Melansir American Cancer Society, jenis kanker rahim tersebut meliputi:

1. Tumor Epitel

Jenis sel kanker ini dimulai pada lapisan tipis jaringan yang menutupi bagian luar ovarium. Sekitar 90% kanker rahim rium adalah tumor epitel.

2. Tumor Stroma

Jenis ini merupakan jenis kanker yang dimulai di jaringan rahim yang mengandung sel penghasil hormon.

Tumor ini biasanya didiagnosis pada stadium lebih awal dibandingkan tumor pada rahim lainnya. Sekitar 7% kanker rahim adalah stroma.

3. Tumor Sel Germinal

Sel kanker rahim ini dimulai pada sel penghasil telur. Kanker rahim langka ini cenderung terjadi pada wanita yang lebih muda.

Baca Juga : Ternyata 3 Kelainan Rahim Ini Bikin Sulit Hamil

Apa Saja Tanda dan Gejala Kanker Rahim?

Semua Perempuan Wajib Tahu Penyebab Kanker Rahim

Foto: Parents

Kanker rahim pada stadium awal memang sering kali tidak menandakan gejala tertentu oleh sebagian penderitanya.

Namun, dalam banyak kasus pendarahan yang tidak wajar dari vagina muncul sebagai gejala yang paling umum, khususnya saat wanita sudah melewati masa menopause.

Ini dia tanda dan gejala kanker yang dilansir melalui Mayo Clinic antara lain:

1. Perdarahan Abnormal

Tanda awal kanker rahim yang paling sering dialami oleh wanita adalah pendarahan vagina yang tidak normal atau berkepanjangan.

Contohnya, pendarahan setelah menopause, di antara siklus menstruasi, dan perdarahan setelah berhubungan seks.

2. Keputihan Berbau

Keputihan yang normal umumnya berwarna jernih, tidak berbau, dan jumlahnya tidak berlebihan.

Munculnya keputihan yang berwarna merah muda atau cokelat, mengandung darah, atau disertai bau busuk bisa menjadi pertanda adanya masalah atau gangguan pada sistem reproduksi termasuk kanker rahim.

3. Nyeri Saat Berhubungan Seksual

Tanda kanker rahim berikutnya adalah munculnya rasa sakit saat berhubungan seksual. Biasanya nyeri ini akan diikuti dengan pendarahan setelah berhubungan seksual.

Baca Juga: Mengenal Mioma Uteri, Tumor Jinak yang Menyerang Rahim

4. Nyeri Panggul

Nyeri panggul juga bisa menjadi gejala kanker rahim. Nyeri panggul yang merupakan tanda kanker rahim biasanya disertai dengan munculnya rasa sakit pada perut bagian bawah pusar. 

Nyeri yang dirasakan bisa muncul terus-menerus atau  dan hilang-timbul.

5. Nyeri Saat Buang Air Kecil

Meski ini jarang terjadi, nyeri saat buang air kecil juga bisa menjadi tanda kanker rahim. Rasa nyeri ini bisa muncul akibat pertumbuhan sel kanker yang menekan kandung kemih dan saluran kemih.

Selain gejala-gejala di atas, hal lain yang bisa menjadi pertanda kanker rahim adalah hilangnya nafsu makan, penurunan berat badan secara tiba-tiba, rasa lelah yang tidak diketahui penyebabnya, nyeri punggung, nyeri kaki, hingga pembengkakan pada kaki.

Baca Juga : Bagaimana Cara Deteksi Dini Rahim Terbalik?

Apa Penyebab Kanker Rahim?

Semua Perempuan Wajib Tahu Penyebab Kanker Rahim

Foto: UVA Today

Kanker rahim disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel rahim yang tidak tumbuh dengan semestinya. Sel-sel pada tubuh akan membelah diri dan tumbuh, kemudian mati, dan tergantikan dengan sel yang baru.

Namun, saat tidak tumbuh dengan normal sel-sel tersebut bermutasi dan rusak. Sel yang rusak itu akan menumpuk dan membentuk jaringan tumor.

Sedangkan untuk penyebab mengapa sel dalam tubuh dapat bermutasi sampai saat ini masih belum ditemukan penyebab pastinya.

Namun, sebagian besar mempercayai faktor ketidakseimbangan hormon dan obesitas menjadi pemicu utama kanker rahim muncul pada seseorang.

Beberapa faktor yang mungkin bisa meningkatkan risiko wanita terkena penyakit ini, yaitu:

  • Memiliki berat badan berlebih.
  • Berusia 60 tahun ke atas.
  • Mendapat menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun.
  • Menderita diabetes dan tekanan darah tinggi.
  • Memiliki keluarga yang menderita kanker rahim.
  • Pernah menjalani terapi radiasi pada panggul.
  • Menderita tumor ovarium atau sindrom ovarium polikistik.
  • Mengonsumsi obat hormon estrogen tanpa progesteron, atau mengonsumsi obat tertentu, seperti tamoxifen untuk mengobati kanker payudara.

Baca Juga: 10 Fakta Seputar Kanker Payudara Yang Perlu Mama Tahu

Perawatan Kanker Rahim

Perawatan standar untuk kanker rahim adalah pembedahan yang disebut histerektomi total untuk mengangkat rahim dan leher rahim, serta saluran tuba dan ovarium.

Dokter bedah juga dapat melakukan pencucian panggul. Saat itulah larutan air asin membilas perut. Kemudian diperiksa sel kankernya.

Untuk beberapa wanita, operasi mungkin sudah cukup. Tetapi jika Moms memiliki tumor yang lebih besar atau kanker yang menyebar dengan cepat, mungkin memerlukan perawatan lebih lanjut. 

Sel kanker kecil mungkin telah menyebar ke luar rahim. Untuk menghindari kambuhnya kanker, Moms mungkin memerlukan perawatan seperti terapi radiasi, kemoterapi, atau brachytherapy vagina, yang mengirimkan bahan radioaktif ke sel kanker.

Jika Moms menderita kanker rahim stadium 1A dan masih ingin memiliki anak, Moms mungkin dapat menggunakan terapi progestin. 

Hormon-hormon ini dapat membantu kanker menyusut atau menghilang untuk sementara waktu sehingga Moms masih bisa hamil . 

Opsi ini bisa berbahaya jika tidak diawasi dengan ketat. Ada risiko hormon tidak bekerja dan kanker akan menyebar.

Baca Juga: Ini Biaya yang Bisa Dihemat Jika Kanker Payudara Terdeteksi Sejak Dini

Demikian Moms informasi lengkap seputar kanker rahim. Semoga menambah informasi, ya!

Sumber

  • https://www.alodokter.com/kanker-rahim
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ovarian-cancer/symptoms-causes/syc-20375941
  • https://www.cancer.org/cancer/ovarian-cancer.html
  • https://www.cancer.org/cancer/ovarian-cancer/detection-diagnosis-staging/signs-and-symptoms.html
  • https://www.healthline.com/human-body-maps/vagina
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait