Gratis Ongkir minimum Rp 200.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Kesehatan Bayi | Jun 27, 2018

Kanker Saraf Neuroblastoma pada Bayi, Apa Penyebabnya?

Bagikan


Neuroblastoma merupakan penyakit kanker saraf yang menyerang bayi dan anak-anak di tahun-tahun awal kehidupan. Sel abnormal sering ditemukan di jaringan saraf bayi yang belum lahir, kemudian berkembang menjadi kanker yang terdeteksi.

Neuroblastoma jarang terjadi pada anak-anak berusia lebih dari 10 tahun, namun dalam beberapa kasus juga ditemukan pada orang dewasa. 

Sel kanker neuroblastoma dapat menyebar (bermetastasis) dengan cepat ke bagian tubuh lainnya, seperti hati, paru-paru, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, tulang, dan sumsum tulang.

Sekitar dua pertiga dari semua anak yang didiagnosis dengan neuroblastoma akan memiliki beberapa penyakit metastasis. 

Baca Juga : Bahaya Kandungan Albothyl untuk Sariawan, Dapat Menyebabkan Kanker

Neuroblastoma Disebabkan oleh Faktor Keturunan

Satu-satunya faktor risiko yang telah ditetapkan untuk kasus neuroblastoma pada bayi adalah faktor keturunan, meskipun sebagian besar neuroblastoma tidak diwarisi.

Menurut Stanford Children’s Health, penelitian terbaru menunjukkan bahwa beberapa variasi genetik melipatgandakan risiko penyakit ini. Selain itu, variasi ini meningkatkan kemungkinan anak mengembangkan bentuk penyakit yang lebih agresif. 

Usia rata-rata diagnosis pada kasus yang dikaitkan secara genetik lebih muda dibandingkan dengan kasus yang tidak diwarisi. Kanker yang ada di beberapa bagian tubuh yang berbeda sekaligus merupakan pertanda bahwa itu merupakan kanker yang diturunkan secara genetik.

Baca Juga : 5 Penyakit yang Sering Dialami Bayi dalam 1 Tahun Pertama Kehidupannya

Gejala Neuroblastoma Tergantung Dimana Sel Kanker Berada

Gejala nuroblastoma bervariasi, tergantung dimana sel kanker berada dan apakah telah menyebar.

Gejala awal bisa muncul secara samar dan sulit dikenali, dengan mudah gejala tersebut bisa salah dianggap sebagai kondisi yang lebih umum pada anak-anak.

Menurut NHS Choice, gejala-gejala neuroblastoma pada bayi meliputi:

  • Sesak napas dan kesulitan menelan
  • Perut nyeri dan membengkak, terkadang berhubungan dengan konstipasi dan sulit buang air kecil
  • Muncul benjolan biru di kulit dan memar, terutama area sekitar mata
  • Muncul benjolan pada leher
  • Kaki lemah dan tidak mampu berjalan normal, disertai dengan mati rasa pada tubuh bagian bawa, sembelit, dan susah buang air kecil
  • Sakit tulang, mudah tersinggung, dan rewel
  • Kelelahan, kulit pucat, kehilangan energi, kehilangan nafsu makan, dan mengalami penurunan berat badan
  • Gerakan mata dan otot tersentak-sentak (jarang terjadi)

Pengobatan yang Direkomendasikan Jika Bayi Terkena Kanker Saraf (Neuroblastoma)

Bayi atau anak-anak dengan neuroblastoma dan keluarganya memiliki kebutuhan khusus. Kebutuhan ini akan dapat dipenuhi dengan baik oleh pusat kanker untuk anak-anak.

Biasanya pusat kanker anak memiliki tim spesialis yang memahami perbedaan antara kanker pada orang dewasa dan anak-anak, serta kebutuhan unik dari anak-anak yang menderita kanker. 

Pengobatan neuroblastoma sangat kompleks dan seringkali membutuhkan keahlian dari berbagai dokter, perawat, dan profesional kesehatan lainnya. Para dokter di tim pengobatan seringkali bekerja bersama:

  • Dokter bedah khusus kanker anak
  • Ahli onkologi anak
  • Ahli onkologi radiasi anak

Baca Juga : Mengenal Fenilketonuria, Kelainan Genetika Langka Pada Bayi Sejak Lahir

Banyak spesialis lain yang juga terlibat dalam perawatan anak atau bayi dengan neuroblastoma. Termasuk diantaranya dokter, praktisi perawat, perawat, psikolog, pekerja sosial, spesialis rehabilitasi, dan profesional kesehatan lainnya.

Dilansir dari American Cancer Society, jenis pengobatan yang digunakan untuk neuroblastoma dapat meliputi:

  • Operasi
  • Kemoterapi
  • Terapi radiasi
  • Terapi radiasi/kemoterapi dosis tinggi dan transplantasi sel induk
  • Terapi retinoid
  • Imunoterapi

Selain itu, pengobatan neuroblastoma tergantung pada kelompok risiko kanker, usia anak, dan faktor lainnya. Termasuk mungkin mencakup lebih dari satu jenis pengobatan.

(RGW)

Sumber: stanfordchildren.org, cancer.org, kidshealth.org, cancer.net, nhs.uk 

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.