Kesehatan

7 September 2021

Kanker Usus Besar: Gejala, Pengobatan, hingga Cara Mencegahnya

Cegah dengan perbanyak makan buah dan sayur
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Kanker adalah salah satu penyakit mematikan yang jarang diketahui gejalanya. Semua organ bisa diserang, termasuk sistem pencernaan tubuh. Yuk, kenali bersama seluk beluk tentang kanker usus besar, Moms!

Gejala Kanker Usus Besar

Gejala Kanker Usus Besar, Moms Sering Alami yang Mana.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Kanker usus besar adalah jenis kanker yang terjadi atau menyerang usus besar pada pencernaan kita. Usus besar adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan.

Mengutip Mayo Clinic, sering dijumpai kasus ini pada orang lansia atau bisa menyerang siapa saja dari kalangan usia.

Disebut juga sebagai kanker kolerektal karena beberapa kasus terjadi bersamaan antara kanker usus besar dan kanker dubur.

Lantas, apa gejala yang bisa kita deteksi dari kanker jenis ini?

Biasanya gejala akan diawali dengan ditemukannya gumpalan kecil non-kanker (jinak) dan terbentuk di bagian dalam usus besar. Seiring waktu beberapa benjolan ini bisa menjadi kanker usus besar.

Kanker usus besar seringnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Namun, gejalanya mungkin menjadi lebih terlihat seiring perkembangannya.

Tanda dan gejala ini mungkin termasuk:

Jika kanker mulai menyebar ke lokasi tubuh lainnya, tentu gejalanya akan semakin bertambah seiring lokasi yang 'diserangnya'.

Meskipun gejala di atas terlihat sering dialami sehari-hari, tak semua akan mengacu pada kanker usus besar.

Perlu diagnosis dari dokter untuk menentukan apakah gejala yang kita derita termasuk dari tanda-tanda dini kanker yang menyerang pencernaan.

Baca Juga: Apa Perbedaan Kanker Paru-Paru Non-Perokok dengan Perokok? Ini Penjelasannya!

Pada kanker usus besar, gejala juga bisa dilihat dari stadium yang berkembang sebagai berikut.

  • Stadium 0: pada titik ini, kanker berada pada tahap yang sangat awal. Ini belum tumbuh lebih berkembang dari lapisan dalam usus besar dan biasanya akan mudah diobati.
  • Stadium 1: kanker telah tumbuh ke lapisan jaringan lainnya tetapi belum mencapai kelenjar getah bening atau organ lainnya.
  • Stadium 2: kanker telah mencapai lapisan luar usus besar, tetapi belum menyebar ke organ lainnya.
  • Stadium 3: kanker telah tumbuh di lapisan luar usus besar, dan telah mencapai kelenjar getah bening. Namun, belum menyebar ke area yang lebih jauh.
  • Stadium 4: kanker telah mencapai jaringan lain di luar dinding usus besar.

Saat stadium 4 berkembang, kanker usus besar bisa mencapai bagian tubuh yang lebih jauh.

Penyebab Kanker Usus Besar

penyebab kanker usus besar pencernaan

Foto: Orami Photo Stocks

Para ahli mengatakan bahwa penyebab spesifik dari kanker usus besar tidak diketahui pasti.

Secara umum, kanker usus besar dimulai ketika sel-sel sehat di usus besar mengalami perubahan (mutasi) dalam DNA darah mereka.

Umumnya, sel sehat akan tumbuh untuk menjaga fungsi tubuh tetap berfungsi normal.

Tetapi ketika DNA sel rusak inilah yang memicu pada pertumbuhan kanker. Ia akan terus membelah diri dan saat menumpuk, mereka akan membentuk tumor.

Seiring waktu, sel-sel kanker dapat tumbuh untuk menyerang dan menghancurkan jaringan normal di dekatnya.

Jika jaringan ini tidak dapat diatasi, dapat menyebar ke organ tubuh lain atau yang biasa disebut sebagai metastasis.

Faktor yang Meningkatkan Risikonya

kanker-usus-besar-penyebab.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Seperti kita tahu sebelumnya, kanker usus besar dapat menyerang siapa pun. Meski sebagian besarnya ditemukan pada lansia.

Namun, ada beberapa faktor yang berisiko tinggi terkena kanker mematikan satu ini.

Melansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC) beberapa faktor risiko itu di antaranya adalah:

  • Ada riwayat penyakit radang usus seperti penyakit Crohn atau kolitis ulserativa
  • Genetik keluarga
  • Kurangnya olahraga secara teratur
  • Jarang mengonsumsi sayur dan buah
  • Obesitas
  • Konsumsi alkohol
  • Kebiasaan merokok

Tentu, pola hidup seseorang juga mempengaruhi untuk terkena kanker yang menyerang pencernaan, Moms.

Baca Juga: Yuk Moms, Cari Tahu Serba-serbi Tentang Kanker Payudara Berikut Ini

Pengobatan Kanker Usus Besar

operasi cara mengobati kanker usus besar

Foto: Orami Photo Stocks

Sebagian orang yang mengalami kanker usus besar menyadarinya ketika telah mencapai stadium lanjut. Hal ini karena gejala baru timbul dan dapat dirasakan.

Lantas ketika itu terjadi, bagaimana cara mengatasinya?

Beberapa dokter dan ahli merekomendasikan beberapa pilihan di bawah sebagai cara mengobati kanker usus besar, di antaranya:

1. Operasi

Untuk beberapa kasus, operasi adalah salah satu cara dalam mengatasi kanker usus besar.

Melansir Cleveland Clinic, operasi dilakukan untuk mengangkat sebagian atau seluruh usus besar atau disebut sebagai kolektomi.

Jenis operasi lain juga dilakukan termasuk:

  • Endoskopi: prosedur operasi yang memerlukan alat dengan cahaya untuk menghilangkan jaringan kanker.
  • Operasi laparoskopi: seorang ahli bedah akan membuat beberapa sayatan kecil di perut. Ini bisa menjadi pilihan untuk menghilangkan polip dengan ukuran yang lebih besar.
  • Operasi paliatif: tujuan dari jenis operasi ini adalah untuk meredakan gejala pada kasus kanker yang tidak dapat diobati atau kanker stadium lanjut.

Jenis-jenis operasi di atas akan ditentukan oleh dokter berdasarkan diagnosis kanker usus besar yang diderita.

2. Kemoterapi

Selama pembedahan, cara mengatasi kanker juga bisa dengan kemoterapi. Adapun teknik ini digunakan untuk membunuh sel kanker dalam tubuh.

Biasanya cara ini dilakukan dengan dibarengi obat-obatan khusus untuk mengurangi gejala dari kanker tersebut.

Meski begitu, kemoterapi memungkinkan efek samping bagi sebagian orang.

Efek samping umum dari kemoterapi meliputi:

Baca Juga: Manfaat Pap Smear untuk Deteksi Kanker Serviks, Begini Prosesnya!

Para ahli atau dokter biasanya juga menggabungkan kemoterapi dengan perawatan lain.

Cara Mencegah Kanker Usus Besar

cegah kanker usus besar dengan olahraga

Foto: Orami Photo Stocks

Karena gejalanya sulit terdeksi, Moms bisa melakukan beberapa upaya pencegahan berikut ini.

Bagaimana cara mencegah kanker usus besar? Berikut cara yang bisa dilakukan:

1. Skrining Kanker

American Cancer Society merekomendasikan lansia atau mereka yang berisiko tinggi untuk mempertimbangkan skrining kanker usus besar.

Terutama bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga mengalami kondisi terkait kanker usus.

Biasanya teknik skrining ini akan disesuaikan dengan kebutuhan Moms.

Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan skrining apa yang tepat untuk mencegah kanker usus besar di kemudian hari.

Melakukan medical check up secara rutin juga bantu mengenali kanker usus besar sedari dini.

2. Mengonsumsi Sayur dan Buah

Yuk, biasakan untuk selalu rutin konsumsi sayur dan buah. Ini adalah bentuk dari mencegah kanker usus besar dan penyakit lainnya, lho!

Tingkatkan asupan buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian yang mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.

Kandungan tersebut cukup berperan dalam pencegahan kanker jenis apa pun, Moms.

3. Olahraga Rutin

Cobalah untuk berolahraga setidaknya 30 menit setiap hari. Ini adalah cara pencegahan lainnya untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh.

Tak perlu olahraga yang sulit, olahraga sederhana seperti jogging ataupun kardio pun bisa dilakukan, lho.

Dengan olahraga, ini merupakan cara untuk mencegah terjadinya obesitas. Diketahui sebelumnya, obesitas salah satu faktor yang berisiko tinggi terkena kanker usus besar.

Baca Juga: Kenali Kanker Kulit, Termasuk Tanda dan Gejalanya

Itulah serba-serbi terkait kanker usus besar yang bisa menyerang siapapun.

Seperti kata pepatah, mencegah tentu lebih baik dari mengobati kan, Moms?

  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/colon-cancer/symptoms-causes/syc-20353669
  • https://www.cdc.gov/cancer/colorectal/basic_info/risk_factors.htm#:~:text=Your%20risk%20of%20getting%20colorectal,may%20help%20lower%20your%20risk.&text=Inflammatory%20bowel%20disease%20such%20as,colorectal%20cancer%20or%20colorectal%20polyps.
  • https://www.cancer.org/cancer/colon-rectal-cancer/detection-diagnosis-staging/acs-recommendations.html
  • https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/4671-colectomy-bowel-resection-surgery#:~:text=Colectomy%20is%20surgery%20to%20remove,may%20offer%20an%20easier%20recovery.
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait