Gratis Ongkir minimum Rp 300.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Childcare | Jul 29, 2018

Kapan Bayi Boleh Digendong Menggunakan Baby Carrier?

Bagikan


Moms bisa saja meletakkan bayi di baby stroller atau car seat saat lelah menggendongnya, namun faktanya menggendong bayi dengan baby carrier memang memberikan ikatan tersendiri bagi Moms dan Si Kecil.

Selain itu, menggendong bayi dengan baby carrier juga memungkinkan tangan Moms untuk bebas mengerjakan berbagai tugas rumah sementara Si Kecil sedang tertidur.

Para ahli juga mengatakan bahwa menggendong bayi baru lahir sangat ampuh menenangkan saat bayi rewel atau kolik, membantu menurunkan risiko depresi postpartum, dan meningkatkan ikatakan ibu dan bayi.

Meskipun begitu, Moms perlu mengetahui kapan waktu yang tepat untuk menggunakan baby carrier. Apakah bayi baru lahir boleh digendong menggunakan carrier? Yuk simak tipe menggendong bayi menggunakan carrier yang ada di bawah ini.

Baca Juga : 5 Kesalahan dalam Menggendong yang Membahayakan Bayi

Kapan Bayi Boleh Digendong Menggunakan Baby Carrier?

Moms boleh menggendong Si Kecil menggunakan baby carrier segera setelah ia mampu mengangkat kepalanya dengan mantap, biasanya sekitar usia 4 hingga 6 bulan.

Moms dapat mengajak Si Kecil jalan-jalan di luar rumah menggunakan carrier dengan menghadap ke depan, meskipun beberapa bayi cenderung lebih suka posisi berhadapan dengan Moms.

Beberapa produsen baby carrier memiliki persyaratan berat minimum yang bervariasi tergantung pada merek dan model. Oleh karena itu, periksa terlebih dahulu label yang menyertai produk yang akan Moms beli.

Kebanyakan carrier dapat mengakomodasi bayi baru lahir dengan berat setidaknya 8 pon, tetapi Moms perlu menjaga Si Kecil menghadap ke Moms sampai beberapa bulan ke depan karena ia belum mampu mengendalikan kepalanya untuk digendong menggunakan front carrier.

Menggendong bayi dengan front carrier merupakan cara yang bagus untuk membuatnya dekat dengan Moms tanpa membatasi gerak tangan Moms. Jika Moms berencana menggunakan baby carrier segera setelah Si Kecil lahir, temukan produk yang dirancang secara khusus untuk bayi baru lahir.

Baca Juga : 7 Jenis Gendongan Bayi Sesuai Usia dan Berat Badan Serta Plus Minusnya

Hal-hal Penting yang Harus Diperhatikan

1. Jika usia Si Kecil di bawah 4 bulan, lahir prematur atau memiliki berat badan yang rendah, maupun memiliki masalah pernapasan atau alergi dingin, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum Moms memutuskan untuk menggunakan carrier.

2. Saat menggendong Si Kecil menggunakan carrier, sering-seringlah untuk memeriksa kondisinya. Pastinya ia tidak dalam posisi meringkuk, dagunya tidak menempel di dada dan wajahnya tidak menempel pada gendongan atau dada Moms. Posisi-posisi tersebut dapat menyebabkan mati lemas yang dapat terjadi hanya dalam waktu beberapa menit.

3. Pastikan Moms dapat melihat wajah atau mata Si Kecil di gendongan. Selain itu, Si Kecil juga harus dapat melihat Moms selama ia digendong. Kecuali Moms menggendongnya menggunakan front carrier.

Bagaimana Moms? Ternyata carrier akan lebih baik jika digunakan setelah Si Kecil berusia 4 hingga 6 bulan ya. Nah, apakah Moms selama ini sudah menggendong Si Kecil yang baru lahir menggunakan carrier?

Bagaimana reaksi Si Kecil saat digendong menggunakan carrier dan gendongan biasa?

(RGW)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.